Batistuta, Striker Flamboyan Argentina Yang Jadi Cappocannoniere Serie A Italia

Eva Amelia 31/05/2023 2 min read
Batistuta, Striker Flamboyan Argentina Yang Jadi Cappocannoniere Serie A Italia

Jakarta – Dari sekian banyak striker top dunia asal Argentina, para fans pasti akan selalu terkenang dengan nama Gabriel Batistuta. Striker berpenampilan flamboyan dengan rambut emasnya yang terurai menambah kesan macho wajahnya yang tampan namun berubah sebagai monster menakutkan di depan gawang lawan lawannya. Mempunyai karier luar biasa baik di timnas Argentina maupun di Serie A Italia yang menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang masa. Namun sayangnya Batistuta tidak sempat meraih trofi juara sepanjang kariernya.

Gabriel Omar Batistuta dilahirkan pada 1 Februari 1969 Avellaneda, Santa Fé, Argentina. Telah menunjukkan minat dan bakat sebagai pemain sepakbola seperti kebanyakan anak laki laki di Argentina, Bautista bergabung dengan tim junior Platense lokal. Saat bersama Platense dia terpilih untuk tim Reconquista yang memenangkan kejuaraan provinsi menyusul kemenangan atas Newell’s Old Boys. Dua gol Batistuta menarik perhatian pelatih tim lawan Marcelo Bielsa, dan dia menandatangani kontrak profesional dengan Newell pada tahun 1988.

Setelah itu Batistuta mulai naik ke panggung sepakbola elite Eropa dengan bergabung ke klub Serie A Fiorentina. Namanya mulai semakin dikenal sebagai striker berbahaya di Serie A. Selama membela Fiorentina sejak 1991 hingga 2000, dirinya berhasil mencetak 167 gol yang menjadikannya legenda di Fiorentina dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak/ Cappocannoniere sepanjang masa bagi Fiorentina dan Serie A Italia.

Foto: okezone.com

Usai hampir satu dekade berjaya bersama Fiorentina, Batistuta memutuskan pindah ke klub yang lebih besar guna memenuhi ambisinya meraih sebuah trofi dalam kariernya dengan bergabung dengan AS Roma. Bersama Roma kariernya tidak semoncer saat bersama Fiorentina dan hanya berhasil mencetak 30 gol selama tiga musim bergabung dengan Roma.

Merasa kariernya sudah mulai habis, Batistuta meninggalkan Italia ke Qatar pada tahun 2003, bergabung dengan Al-Arabi dengan status bebas transfer dalam kesepakatan senilai $8 juta. Batistuta mengakhiri musim dengan mencetak 25 gol, sehingga melampaui rekor gol terbanyak yang sebelumnya dipegang oleh legenda Qatar Mansour Muftah.

Sementara penampilannya bersama timnas Argentina juga sangat mengesankan. Batistuta menjadi pencetak gol terbanyak kedua timnas Argentina dengan 56 gol. Jumlah golnya hanya kalah dari seorang Lionel Messi. Sementara striker penerusnya seperti Gonzalo Higuain dan Sergio Aguero belum berhasil melewati catatan golnya bagi timnas Argentina.

Bersama para mantan pemain dan legenda sepakbola Argentina lainnya, Batistuta hadir di tribun khusus menyaksikan partai final Piala Dunia 2022 yang akhirnya dimenangkan oleh Argentina dengan Lionel Messi sebagai kapten sekaligus pemain terbaik sepanjang Piala Dunia 2022.

(EA/timKB).

Sumber foto: tribunews.com

Berita Lainnya

Loading next article...