Jakarta – Lahir di Philadelphia pada 21 Agustus 1936, Wilton Norman Chamberlain tumbuh dengan bakat alami untuk olahraga, khususnya bola basket. Namanya cepat dikenal di kalangan lokal berkat kemampuannya yang luar biasa di lapangan basket. Dengan tinggi 7 kaki 1 inci, Chamberlain dengan cepat mendapat julukan “Wilt The Stilt” dan “The Big Dipper”.
Pencapaian di NBA
Chamberlain memulai kariernya di NBA dengan Philadelphia/San Francisco Warriors pada tahun 1959. Ia kemudian bermain untuk Philadelphia 76ers dan Los Angeles Lakers. Sepanjang kariernya, Chamberlain dikenal sebagai salah satu pemain paling dominan dalam sejarah NBA. Dengan rata-rata 30,1 poin per pertandingan sepanjang kariernya, Chamberlain memegang beberapa rekor NBA, termasuk mencetak 100 poin dalam satu pertandingan pada tahun 1962, rekor yang hingga kini belum terpecahkan.
Rekor dan Penghargaan
Selama kariernya, Chamberlain meraih berbagai penghargaan. Dia terpilih sebagai pemain paling berharga (MVP) NBA sebanyak empat kali dan dinobatkan sebagai pemain All-Star NBA sebanyak tiga belas kali. Selain itu, dia berhasil memenangkan dua kejuaraan NBA, pertama kali dengan Philadelphia 76ers pada tahun 1967 dan kemudian dengan Los Angeles Lakers pada tahun 1972. Selain itu ia juga pernah mendapatkan penghargaan Rookie of the Year, satu kali MVP Final, dan satu kali MVP All-Star Game; dia terpilih ke dalam tiga belas All-Star Games dan sepuluh All-NBA Teams (tujuh tim Pertama dan tiga tim Kedua). Dia memenangkan tujuh gelar pencetak angka, sebelas rebound, sembilan daya tahan, dan sembilan gelar persentase tembakan dari lapangan; dia adalah satu-satunya pemain tengah yang memimpin liga dalam hal total assist.
Pensiun dan Warisan
Setelah pensiun dari NBA pada tahun 1973, Chamberlain terus aktif dalam dunia bola basket, termasuk bermain dalam liga lain dan berkontribusi sebagai pelatih serta komentator. Prestasinya di lapangan membuatnya menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah olahraga ini. Pada tahun 1978, Chamberlain diterima ke dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame, sebuah penghargaan yang pantas baginya.
Kehidupan setelah Pensiun dan Kematiannya
Meskipun telah pensiun dari bola basket, Chamberlain tetap aktif dalam berbagai kegiatan, termasuk berakting, bermain bola voli, dan bahkan menerbitkan otobiografi. Sayangnya, pada 12 Oktober 1999, dunia kehilangan salah satu bintang basket terbesarnya. Chamberlain meninggal pada usia 63 tahun di rumahnya di Los Angeles.
Wilton Norman Chamberlain bukan hanya seorang pemain bola basket. Dia adalah fenomena, pionir, dan salah satu pemain terhebat dalam sejarah olahraga tersebut.
Dengan rekor dan prestasi yang mengesankan, Chamberlain meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah NBA dan bola basket dunia. Meskipun sudah tiada, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar dalam dunia bola basket.
(EA/timKB).
Sumber foto: nba.com
