Yod-IQ Or Pimolsri: Petarung Dengan Teknik Dan Strategi Tinggi

Piter Rudai 20/05/2025 3 min read
Yod-IQ Or Pimolsri: Petarung Dengan Teknik Dan Strategi Tinggi

Jakarta – Dalam dunia Muay Thai, Thailand adalah rumah para legenda. Dari stadion-stadion bersejarah seperti Lumpinee dan Rajadamnern, lahir nama-nama besar yang menjadi simbol kekuatan, teknik, dan tradisi. Namun, di tengah nama-nama senior itu, muncul generasi baru yang membawa wajah segar dan semangat muda Muay Thai ke pentas global. Salah satu di antara mereka adalah Yod-IQ Or Pimolsri, petarung yang lahir pada 2 April 2002, dan kini berdiri tegak di atas panggung ONE Championship, siap menorehkan sejarahnya sendiri.

Dilahirkan dalam Tradisi yang Mendidik Petarung

Yod-IQ lahir di jantung Thailand, negara yang tidak hanya menjadikan Muay Thai sebagai olahraga, tetapi juga sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya nasional. Sejak kecil, ia sudah terbiasa menyaksikan pertarungan Muay Thai lokal, dan bukan hal asing baginya untuk melihat anak-anak seusianya sudah ikut berlaga demi membantu ekonomi keluarga atau mengukir nama di kampung halaman.

Namun, berbeda dari banyak petarung muda lainnya yang hanya mengandalkan fisik, Yod-IQ menunjukkan kecenderungan sebagai petarung yang “berpikir”. Julukan “IQ” bukan kebetulan, melainkan cerminan dari gaya bertarungnya yang selalu mengandalkan strategi, waktu, dan ketepatan teknik daripada sekadar agresi membabi buta.

Ia menjalani pelatihan yang keras, disiplin, dan terstruktur. Setiap pagi diawali dengan lari puluhan kilometer, diikuti sesi pad work, sparring, conditioning, dan pendinginan yang dilakukan hampir sepanjang hari. Itu bukan sekadar latihan—itu adalah gaya hidup seorang nak muay sejati.

Lumpinee sebagai Batu Loncatan

Tidak lama setelah masuk usia remaja, Yod-IQ mulai menunjukkan kelasnya di panggung Muay Thai profesional. Ia mengoleksi kemenangan demi kemenangan di stadion ternama seperti Lumpinee, tempat yang selama bertahun-tahun hanya dihuni oleh para elit Muay Thai.

Dengan tinggi badan proporsional untuk kelas Bantamweight dan gaya bertarung southpaw (kidal), Yod-IQ dikenal sebagai petarung yang sulit ditebak. Ia sering kali “mengundang” lawan untuk menyerang lebih dulu, lalu membalas dengan kombinasi yang terukur—serangan siku dari sudut sempit, tendangan tajam ke rusuk, hingga serangan lutut yang membuat lawan kehilangan napas.

Cerminan Nama “IQ” yang Diembannya

Gaya bertarung Yod-IQ benar-benar mencerminkan kecerdasannya dalam membaca situasi. Ia tidak gegabah. Setiap langkah yang ia ambil di atas ring adalah hasil perhitungan. Ia tahu kapan harus bertahan, kapan harus menyerang, dan kapan memancing lawan untuk masuk ke perangkapnya.

Ciri khas utama:

    • Tendangan kanan lurus (teep) yang akurat ke perut lawan untuk menjaga jarak.
    • Permainan clinch kuat, di mana ia sering mencetak poin melalui serangan lutut.
    • Elbow counter yang presisi saat lawan mencoba masuk ke jarak dekat.
    • Pergerakan kaki ringan, yang memungkinkannya menghindar dan mengatur posisi dengan cepat.
    • Kendali emosi tinggi, jarang terbawa provokasi atau terpancing permainan lawan.

Bergabung dengan ONE Championship

Masuknya Yod-IQ ke ONE Championship bukanlah kebetulan. ONE dikenal sebagai organisasi yang tidak hanya mencari petarung kuat, tetapi juga mereka yang bisa menyampaikan kisah seni bela diri yang otentik. Dan dalam diri Yod-IQ, ONE menemukan sosok yang tepat: seorang petarung muda, teknikal, dan mewakili akar budaya Thailand.

Di divisi Bantamweight Muay Thai, Yod-IQ berhadapan dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai belahan dunia—petarung dari Rusia, Inggris, Filipina, dan Brasil, yang membawa gaya striking unik masing-masing. Namun, Yod-IQ tetap kukuh dengan gaya klasiknya. Ia tidak berubah menjadi hybrid fighter. Ia tetap setia pada Muay Thai yang sesungguhnya.

Prestasi yang Mencolok dan Potensi Masa Depan

Meski masih muda, Yod-IQ sudah menunjukkan kualitas elite. Ia pernah mengalahkan petarung yang lebih senior, bahkan lebih tinggi ranking-nya. Pertarungannya di ONE kerap menarik perhatian karena gaya bertarungnya yang tak hanya keras, tetapi juga enak ditonton dan kaya taktik.

Beberapa pencapaian penting:

    • Juara Muay Thai regional di Thailand sebelum usia 20 tahun
    • Memenangi debutnya di ONE Championship dengan dominasi poin
    • Dikenal sebagai rising star Muay Thai dalam roster ONE
    • Diprediksi akan menjadi penantang gelar dalam 2–3 tahun ke depan

Sebuah Warisan yang Terus Diperjuangkan

Bagi Yod-IQ, Muay Thai bukan hanya olahraga. Itu adalah identitas, warisan, dan tanggung jawab. Ia bertarung bukan hanya untuk menang, tetapi untuk membawa nama keluarganya, gym-nya, dan negaranya ke puncak kejayaan. Dalam dirinya, terlihat betapa kaya dan bernyawa-nya seni bela diri Thailand.

Dan di tengah lautan petarung global yang kian ramai, Yod-IQ Or Pimolsri bersinar bukan karena ia paling bising, tetapi karena ia paling cerdas, paling konsisten, dan paling otentik.

(PR/timKB).

Sumber foto: bangkokpost.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...