Jakarta – Kepindahan pemain internasional RD Kongo, Yoane Wissa, dari London ke Tyneside nyaris batal di detik-detik terakhir. Insiden ini terjadi setelah ia gagal melengkapi salah satu dokumen yang disyaratkan, yang sempat menimbulkan kepanikan di internal klub. Seorang perwakilan klub harus berlari melintasi tempat latihan untuk menemukan Wissa. Sang striker kemudian dengan tergesa-gesa menandatangani formulir tersebut hanya beberapa detik sebelum perpanjangan waktu transfer berakhir. Meskipun penuh drama, transfer senilai £55 juta itu secara resmi selesai pada pukul 20:59.
Wissa dilaporkan telah berkendara semalaman dari London ke Newcastle untuk menjalani tes medis dan menyelesaikan kesepakatan. Hal ini menunjukkan betapa besar keinginannya untuk bergabung dengan The Magpies sepanjang musim panas. Meski Brentford berusaha keras untuk mempertahankannya, Wissa pada akhirnya diizinkan untuk menandatangani kontrak dengan tim asuhan Eddie Howe di hari terakhir bursa transfer. Wissa berhasil mencetak 19 gol di Liga Primer musim lalu bersama Brentford. Torehan ini membuktikan kemampuannya untuk tampil tajam di level tertinggi. Menariknya, jika gol dari tendangan penalti tidak dihitung, jumlah gol Wissa dari permainan terbuka musim lalu justru melampaui catatan gol Alexander Isak, pemain yang ia gantikan di Newcastle.
Musim sebelumnya, Wissa menampilkan performa gemilang bersama Brentford dengan menyumbang 19 gol di Premier League. Angka tersebut bahkan melewati pencapaian Alexander Isak apabila tendangan penalti tidak diperhitungkan. Produktivitas yang mengesankan itulah yang membuat Newcastle rela mengeluarkan investasi besar. Wissa diharapkan dapat menjadi generator gol baru di Tyneside. Usai resmi meneken kontrak, perhatian Wissa langsung tertuju pada timnas Republik Demokratik Kongo. Dia akan bergabung untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia kontra Sudan Selatan pada akhir pekan ini.
(bP/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda