Jakarta – Dalam dunia tenis, hanya sedikit pemain yang mampu mendominasi era mereka seperti Helen Newington Wills. Lahir pada 6 Oktober 1905 di Centerville, California, Amerika Serikat, Wills adalah sosok yang merevolusi tenis wanita dengan gaya bermainnya yang agresif, fisiknya yang tangguh, serta mental juara yang tidak tergoyahkan. Dikenal sebagai “Little Miss Poker Face” karena ekspresinya yang tenang di lapangan, ia memenangkan 19 gelar Grand Slam tunggal dan tetap menjadi salah satu petenis wanita paling berpengaruh dalam sejarah.
Selama hampir dua dekade, Helen Wills mengubah standar permainan tenis wanita, dengan gaya bermain yang lebih ofensif dan strategi cerdas yang membuatnya hampir tak terkalahkan. Ia adalah simbol kekuatan, keanggunan, dan determinasi dalam dunia olahraga, serta menjadi panutan bagi banyak atlet wanita setelahnya.
Profil Singkat
-
- Nama Lengkap: Helen Newington Wills
- Tanggal Lahir: 6 Oktober 1905
- Tempat Lahir: Centerville, California, Amerika Serikat
- Tanggal Meninggal: 1 Januari 1998 (usia 92 tahun)
- Tinggi: 171 cm
- Gaya Bermain: Right-handed (Forehand Dominan)
- Julukan: Little Miss Poker Face
- Total Gelar Grand Slam Tunggal: 19
- Era Dominasi: 1920-an hingga 1930-an
Perjalanan Karir
Helen Wills mulai menunjukkan bakat luar biasa dalam tenis sejak usia muda. Dibesarkan di California, ia mulai bermain tenis di usia 13 tahun dan segera menunjukkan keunggulan dibandingkan rekan-rekannya. Ia dilatih oleh Harry Cowell, seorang pelatih ternama yang membantu mengasah tekniknya dan membangun fondasi permainan yang kuat.
Pada tahun 1921, saat masih berusia 16 tahun, Wills memenangkan Kejuaraan Nasional Junior Amerika Serikat, sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa dirinya adalah bintang masa depan tenis dunia.
Mendominasi Grand Slam dan Tenis Dunia
Saat Helen Wills mulai berkompetisi di level profesional, ia dengan cepat mendominasi tenis wanita dunia. Antara tahun 1923 hingga 1938, ia memenangkan 19 gelar Grand Slam tunggal, menjadikannya salah satu petenis wanita tersukses sepanjang masa.
Gelar Grand Slam Helen Wills dalam Karirnya:
-
- Wimbledon: 8 kali (1927, 1928, 1929, 1930, 1932, 1933, 1935, 1938)
- AS Terbuka: 7 kali (1923, 1924, 1925, 1927, 1928, 1929, 1931)
- Prancis Terbuka: 4 kali (1928, 1929, 1930, 1932)
Selain kesuksesan di turnamen Grand Slam, ia juga memenangkan dua medali emas di Olimpiade Paris 1924 untuk nomor tunggal dan ganda putri, sebuah prestasi yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai petenis terbaik dunia saat itu.
Duel Legendaris: Helen Wills vs. Suzanne Lenglen
Salah satu pertandingan tenis paling bersejarah dan paling ditunggu-tunggu di dunia terjadi pada 16 Februari 1926. Helen Wills menghadapi Suzanne Lenglen, petenis asal Prancis yang merupakan ikon tenis wanita pada saat itu.
Duel yang disebut sebagai “Pertarungan Abad Ini” berlangsung di Cannes, Prancis, dan menarik perhatian luas. Meski Wills kalah dengan skor 6-3, 8-6, pertandingan ini menjadi titik balik dalam karirnya. Kekalahan tersebut membuatnya semakin berambisi untuk menjadi petenis terbaik di dunia, dan setelah pertandingan ini, ia mendominasi dunia tenis selama lebih dari satu dekade.
Rekor Tidak Terkalahkan dan Julukan Little Miss Poker Face
Dari tahun 1927 hingga 1933, Helen Wills mencatatkan rekor luar biasa dengan memenangkan 180 pertandingan berturut-turut tanpa kalah satu set pun.
Gaya bermainnya yang penuh ketenangan dan ekspresi wajahnya yang tidak berubah, membuatnya mendapat julukan “Little Miss Poker Face”. Ia dikenal sebagai petenis yang hampir mustahil dikalahkan karena mentalitas dan daya tahannya di lapangan.
Akhir Karir dan Pensiun
Helen Wills tetap menjadi salah satu petenis papan atas hingga akhir 1930-an. Setelah memenangkan gelar Wimbledon terakhirnya pada tahun 1938, ia mulai mengurangi intensitas bermainnya dan akhirnya pensiun dari tenis kompetitif.
Setelah pensiun, Wills tetap aktif di dunia seni. Ia adalah seorang pelukis berbakat dan menghasilkan karya seni yang dipamerkan di berbagai galeri seni Amerika Serikat. Ia juga menulis beberapa buku, termasuk “Tennis”(1928) dan “Fifteen Thirty: The Story of a Tennis Player” (1937).
Pada tahun 1959, ia diangkat sebagai anggota International Tennis Hall of Fame, sebuah penghormatan tertinggi bagi para pemain tenis legendaris.
Warisan dan Pengaruh Helen Wills dalam Dunia Tenis
Helen Wills bukan hanya seorang juara, tetapi juga seorang pionir dalam dunia tenis wanita. Gaya permainannya yang agresif, teknik yang sempurna, dan mentalitas juara menginspirasi banyak generasi setelahnya.
Beberapa warisan penting dari Helen Wills dalam tenis dunia:
-
- Mengubah standar permainan tenis wanita menjadi lebih profesional
- Meningkatkan popularitas tenis wanita di dunia
- Menjadi panutan bagi banyak petenis wanita modern, termasuk Billie Jean King dan Serena Williams
Prestasi dan Penghargaan
-
- 19 Gelar Grand Slam Tunggal
- 2 Medali Emas Olimpiade Paris 1924 (Tunggal dan Ganda Putri)
- Rekor 180 kemenangan beruntun tanpa kalah satu set pun
- International Tennis Hall of Fame (1959)
- Menjadi ikon tenis wanita di era 1920-an dan 1930-an
Ratu Tenis yang Tak Terkalahkan
Helen Wills adalah salah satu pemain tenis wanita terbaik sepanjang sejarah, dengan dominasi yang jarang bisa disamai oleh pemain lain. Dengan 19 gelar Grand Slam dan rekor kemenangan luar biasa, ia tetap dikenang sebagai salah satu petenis terbesar sepanjang masa.
Selain menjadi juara tenis, ia juga menunjukkan karakter yang kuat, kerja keras, dan disiplin tinggi, menjadikannya panutan bagi banyak atlet muda di seluruh dunia. Warisan Helen Wills akan terus dikenang sebagai inspirasi bagi generasi berikutnya dalam dunia olahraga.
(EA/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda