Jakarta – Coventry City kembali ke Liga Premier setelah absen selama 25 tahun. Pemuncak klasemen Championship itu cukup meraih hasil imbang 1-1 di kandang Blackburn Rovers pada Jumat untuk merayakan promosi mereka. Setelah pertandingan, kegembiraan terasa begitu besar di kalangan manajer Frank Lampard dan para pemainnya. Tak kurang dari tujuh ribu pendukung Coventry telah berangkat ke Ewood Park. Suasana pesta besar terasa di tribun tamu, yang meledak saat Bobby Thomas mencetak gol penyeimbang pada menit ke-84.
Ada air mata dan emosi di antara para pendukung Coventry yang ikut serta. Setelah seperempat abad, The Sky Blues, dengan Milan van Ewijk sebagai bek kanan, kembali ke level tertinggi di Inggris. Coventry City mengumpulkan 86 poin dari 43 pertandingan dan unggul sebelas poin atas peringkat kedua Ipswich Town, yang memang telah memainkan dua pertandingan lebih sedikit.
Coventry terakhir kali tampil di Liga Primer pada musim 2000-2001. Mereka terdegradasi setelah kalah 2-3 dari Aston Villa pada Mei 2001. Setelah turun kasta, perjalanan klub penuh gejolak dan ketidakpastian. Coventry sempat terlempar hingga divisi keempat untuk pertama kali dalam 59 tahun. Klub juga mengalami masalah administrasi pada 2013 dan krisis kepemilikan berkepanjangan. Suporter beberapa kali menggelar protes serta aksi demonstrasi menuntut perubahan.
Lampard ditunjuk oleh dewan direksi Coventry City pada November 2024. Pada musim pertamanya, klub ini finis di peringkat kelima di Championship, yang dilanjutkan dengan babak play-off. Di semifinal, Sunderland yang kemudian promosi terbukti terlalu tangguh. Setahun kemudian, promosi akhirnya terwujud bagi Coventry City yang dominan. Musim depan, tim-tim seperti Arsenal, Manchester City, Manchester United, dan Liverpool akan bertandang ke Coventry Building Society Arena.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda