Jakarta – Chelsea menutup musim 2025/2026 dengan kegagalan besar setelah dipastikan absen dari seluruh kompetisi Eropa. Kekalahan pada pekan terakhir Premier League membuat klub asal London Barat itu finis di posisi ke-10, jauh dari ekspektasi awal musim. Hasil tersebut memperpanjang rangkaian buruk Chelsea sepanjang musim ini. Padahal, sebelum laga terakhir dimainkan, peluang mereka untuk menembus zona Eropa masih terbuka. Namun semuanya runtuh dalam satu malam yang mengecewakan di Stamford Bridge. Sebelumnya, harapan meraih tiket Eropa lewat jalur alternatif juga sudah lebih dulu hilang setelah mereka gagal di final kompetisi domestik. Chelsea akhirnya menutup musim tanpa trofi sekaligus tanpa kepastian tampil di level Eropa musim depan.
Baca juga: Xabi Alonso Resmi Jadi Pelatih Chelsea
Chelsea harus menelan kekalahan 1-2 saat melawan Sunderland pada pekan terakhir Liga Inggris musim ini. Hasil tersebut membuat The Blues dipastikan absen di kompetisi Eropa musim depan. Bertanding di Stadium of Light, Minggu (24/5/2026), Chelsea nyaris membuka skor pada menit ke-4, tapi tembakan Cole Palmer ditepis kiper Sunderland, Robin Roefs. Tuan rumah balas menyerang di menit ke-6, tetapi tembakan Enzo Le Fee dihalau Robert Sanchez. Chelsea kembali memperoleh kans pada menit ke-15, tapi upaya Joao Pedro gagal menemui sasaran. Sunderland memiliki peluang di menit ke-19, tapi tembakan Nordi Mukiele melebar ke kiri, sedangkan tembakan Nilson Angulo di menit ke-21 bisa diamankan Sanchez.
Upaya Sunderland akhirnya memperoleh hasil di menit ke-25. Luke O’Nien meneruskan long pass Roefs kepada Trai Hume yang menuntaskan peluang dengan tembakan first time ke sudut kanan gawang Chelsea tanpa bisa dihalau Sanchez. Tertinggal satu gol, Chelsea berupaya mengejar, tapi peluang di menit ke-38 lewat tandukan Pedro melenceng ke sisi kanan gawang. Skor 1-0 bertahan hinggaj eda.
Memasuki babak kedua, Sunderland tidak menurunkan intensitas serangan mereka. Kiper Chelsea, Robert Sánchez, sempat melakukan penyelamatan gemilang dalam situasi satu lawan satu melawan Brian Brobbey. Namun tidak lama berselang, keberuntungan berpihak pada tuan rumah. Umpan tarik Brobbey membentur bek Chelsea, Malo Gusto, yang secara tidak sengaja mengarahkan bola ke dalam gawangnya sendiri untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Chelsea langsung merespons cepat enam menit kemudian. Cole Palmer berhasil mengakhiri paceklik golnya dalam 14 pertandingan terakhir untuk klub dan negaranya dengan melepaskan tembakan rendah yang menembus penjagaan kiper Robin Roefs. Di tengah usaha mengejar ketertinggalan, petaka justru menimpa The Blues. Wesley Fofana harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat menjatuhkan Wilson Isidor. Unggul jumlah pemain membuat Sunderland leluasa menyerang, dan Habib Diarra nyaris menambah keunggulan andai sepakannya di tiang jauh tidak melambung. Hingga peluit panjang dibunyikan, Sunderland sukses mempertahankan keunggulan mereka.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda