Jakarta – Kejutan kembali terjadi di babak penyisihan grup. Laga Ekuador vs Jerman pada matchday terakhir Grup E Piala Dunia 2026 menghadirkan drama besar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB. Ekuador bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 atas Jerman yang sudah memastikan tiket ke fase gugur sebagai juara grup. Ini menjadi kemenangan bersejarah bagi Ekuador. Mereka belum pernah mengalahkan Jerman dalam sembilan pertemuan terakhir. Luar biasanya Ekuador mengakhiri puasa di pentas sebesar Piala Dunia 2026.
Tak cuma menjadi kemenangan perdana atas Jerman, tiga poin ini juga membuat Ekuador lolos ke babak 32 besar. Ekuador menjadi salah satu dari delapan peringkat tiga terbaik fase grup. Sudah ada dua peringkat tiga terbaik yang dipastikan lolos ke 32 besar. Ekuador menyusul Bosnia dan Herzegovina.
Jerman membuka keunggulan sangat cepat melalui Leroy Sane pada menit kedua setelah memaksimalkan kerja sama Florian Wirtz dan Aleksandar Pavlovic. Namun, keunggulan itu hanya bertahan tujuh menit karena Nilson Angulo mencetak gol penyeimbang spektakuler dari luar kotak penalti pada menit kesembilan. Kedudukan 1-1 bertahan hingga turun minum setelah kedua tim saling menciptakan peluang sepanjang babak pertama.
Memasuki babak kedua, Ekuador tampil lebih agresif setelah berhasil memutus kebuntuan gol yang telah berlangsung selama 242 menit di turnamen ini. Laga berlangsung semakin ketat ketika Jerman sempat memperoleh hadiah penalti pada menit ke-46. Akan tetapi, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR menemukan pelanggaran Leroy Sane terhadap Pedro Vite dalam proses terjadinya insiden. Gol penentu kemenangan akhirnya hadir pada menit ke-77 melalui Gonzalo Plata yang menyambar bola hasil situasi sepak pojok. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan membawa Ekuador meraih tiga poin penting dan tempat di babak 32 besar.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda