Jakarta – Pertandingan akbar sarat gengsi tersaji di Stadion Wembley, London, dini hari tadi dalam ajang UEFA Nations League. Dua kekuatan besar sepak bola Eropa, Timnas Inggris dan Timnas Spanyol, saling bunuh demi mengamankan poin perdana di fase grup. Duel ulangan final Euro masa lalu ini langsung menarik perhatian jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia. Atmosfer megah Wembley semakin membakar semangat kedua kesebelasan untuk menampilkan permainan menyerang sejak menit pertama.
Kejutan langsung terjadi ketika pertandingan baru berjalan dua menit saja di atas lapangan. Kesalahan fatal di lini belakang Inggris dimanfaatkan dengan sempurna oleh wonderkid Spanyol, Lamine Yamal. Dengan tenang, Yamal merebut bola dari penguasaan Marc Guéhi sebelum melepaskan tembakan melengkung terarah. Si kulit bulat bersandar mulus di sudut jauh gawang Inggris, membawa La Roja memimpin cepat 1-0.
Tertinggal di awal laga membuat skuad The Three Lions tersentak dan mencoba membangun ritme permainan. Inggris perlahan keluar menyerang melalui kecepatan para pemain sayap mereka untuk membongkar rapatnya pertahanan Spanyol.Usaha keras tuan rumah akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-36 berkat serangan balik cepat. Berawal dari aksi Jude Bellingham yang merebut bola, ia memberikan operan matang kepada Anthony Gordon.
Gordon menyambut bola dengan sepakan akurat yang sukses memperdaya penjaga gawang Unai Simón. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi sama kuat 1-1 dan menghidupkan kembali harapan pendukung tuan rumah di Wembley. Belum sempat Spanyol bernapas lega, Inggris sukses membalikkan keadaan hanya selang tiga menit kemudian. Umpan silang terukur dari Nico O’Reilly disambut sundulan berbahaya oleh sang kapten, Harry Kane.
Bola sempat mengenai badan Marc Cucurella sebelum bergulir masuk ke dalam gawang Spanyol pada menit ke-40. Babak pertama yang penuh drama berintensitas tinggi ini pun ditutup dengan keunggulan sementara 2-1 untuk Inggris.
Memasuki babak kedua, Spanyol langsung meningkatkan tempo serangan untuk mencari gol penyama kedudukan. Sebaliknya, Inggris nyaris memperbesar keunggulan ketika mereka mendapat hadiah penalti usai Rodri menjatuhkan Bellingham di kotak terlarang. Sayangnya, Harry Kane yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik setelah tendangannya hanya membentur mistar gawang. Kegagalan penalti ini menjadi titik balik kebangkitan tim tamu di sisa waktu pertandingan.
Spanyol yang lolos dari hukuman penalti langsung menaikkan garis pertahanan dan menggempur lini belakang Inggris. Pada menit ke-60, Álex Baena sukses mencetak gol penyama menjadi 2-2 lewat tembakan terarah meneruskan assist Dani Olmo. Gol kemenangan La Roja akhirnya lahir pada menit ke-74 melalui pemain pengganti Mikel Oyarzabal. Memanfaatkan umpan cermat Baena, Oyarzabal melepaskan lob cantik yang gagal dijangkau kiper James Trafford, menutup laga dengan skor 3-2.
Berkat kemenangan dramatis di Wembley ini, Timnas Spanyol kini mantap bertengger di puncak klasemen sementara Grup C League A dengan koleksi 3 poin dari 1 pertandingan. Sementara itu, kekalahan pahit di kandang sendiri membuat Timnas Inggris sementara waktu tertahan di peringkat ketiga klasemen grup.
Menatap laga-laga berikutnya di UEFA Nations League, baik Inggris maupun Spanyol dihadapkan pada jadwal padat yang menuntut kedalaman skuad yang mumpuni. Inggris harus segera bangkit saat bertandang ke markas Republik Ceko dan Kroasia untuk memperbaiki posisi di klasemen Grup C, sementara Spanyol akan berusaha mempertahankan momentum positif kepemimpinan grup mereka sebelum kembali bertukar taktik dalam leg kedua penutup fase grup di kandang La Roja pada pertengahan November.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda