Timnas Inggris Lumat Kroasia 7-0

Eva Amelia • 04/10/2026 • 3 min read
Timnas Inggris Lumat Kroasia 7-0

Jakarta – Tim Nasional Inggris sukses mencatatkan salah satu kemenangan tandang paling ikonik dalam sejarah modern mereka setelah membantai Kroasia dengan skor mencengangkan tujuh gol tanpa balas di Stadion Rujevica, Rijeka. Pertandingan yang digelar tanpa penonton tersebut justru menjadi panggung bagi skuad asuhan Thomas Tuchel untuk menampilkan dominasi total sejak menit awal pertandingan.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, lini tengah Inggris yang dikomandoi oleh Jude Bellingham langsung memegang kendali permainan dengan tempo tinggi. Tekanan konstan yang dilancarkan lini serang membuat lini pertahanan tuan rumah kewalahan dan melakukan celah-celah fatal. Keunggulan cepat Inggris dibuka pada menit ke-7 melalui sang kapten andalan, Harry Kane, yang memanfaatkan umpan matang di kotak penalti. Gol cepat ini langsung meruntuhkan konsentrasi mental para pemain Kroasia yang tampak kesulitan keluar dari tekanan pressing ketat lawan.

Tak butuh waktu lama bagi Three Lions untuk menggandakan keunggulan, di mana pada menit ke-21 giliran Jude Bellingham mencatatkan namanya di papan skor. Kerja sama cair antara lini kedua dan barisan penyerang sayap membuat pertahanan Kroasia kocar-kacir menahan gelombang serangan.

Menjelang akhir paruh pertama, intensitas serangan Inggris sama sekali tidak mengendur demi mengunci hasil positif secepat mungkin. Anthony Gordon memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-38 lewat aksi individunya yang ciamik di sisi kiri. Menutup paruh pertama dengan mimpi buruk bagi tuan rumah, Bukayo Saka sukses mencetak gol keempat pada menit ke-44 setelah memaksimalkan kemelut di depan gawang. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan telak 4-0 untuk keunggulan tim tamu.

Memasuki babak kedua, Kroasia mencoba melakukan rotasi pemain dengan memasukkan beberapa tenaga segar seperti Igor Matanović dan Mario Pašalić. Kendati demikian, alur permainan tetap berada di bawah kendali penuh skuad Inggris yang tampil sangat disiplin. Harry Kane kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua pribadi sekaligus gol kelima bagi Inggris pada menit ke-52. Gol ini semakin menegaskan status Kane sebagai salah satu penyerang paling mematikan di panggung sepak bola internasional.

Tidak mau ketinggalan, Bukayo Saka turut mencetak gol keduanya pada menit ke-68 memanfaatkan umpan terukur dari lini tengah. Gol keenam ini semakin membenamkan moral bertanding skuad Vatreni di kandang sendiri. Pelatih Thomas Tuchel kemudian melakukan sejumlah pergantian taktis dengan memasukkan pemain-pemain energik seperti Morgan Rogers, Eberechi Eze, dan James Garner. Penyegaran lini serang ini terbukti efektif untuk menjaga intensitas tekanan hingga menit-menit akhir laga.

Pesta gol Inggris akhirnya ditutup secara sempurna oleh pemain pengganti Morgan Rogers pada menit ke-87. Memanfaatkan umpan matang dari Jude Bellingham, Rogers dengan tenang mengecoh penjaga gol Dominik Livaković untuk mengubah skor menjadi 7-0. Kemenangan mutlak ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial di fase grup UEFA Nations League, tetapi juga menjadi kekalahan kandang terbesar dalam sejarah sepak bola Kroasia. Skuad asuhan Thomas Tuchel pulang dengan kepala tegak setelah memperlihatkan performa kelas dunia yang sempurna.

Thomas Tuchel sukses menerapkan strategi high-pressing dan sirkulasi bola cepat yang membuat lini tengah Kroasia yang diisi oleh Luka Modrić dan Mateo Kovačić tidak berkutik. Penguasaan bola Inggris mencapai 58% dengan catatan 9 tembakan tepat sasaran dari 16 percobaan total, menunjukkan efisiensi klinis yang luar biasa di depan gawang lawan. Hasil 0-7 merupakan margin kekalahan terberat yang pernah diderita Timnas Kroasia sepanjang sejarah sepak bola mereka, memicu evaluasi besar bagi skuad asuhan Zlatko Dalić.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...