Filosofi De Zerbi Dan Misi Bangkitkan Tottenham Hotspur

Yahya Pahlevy 25/08/2026 3 min read
Filosofi De Zerbi Dan Misi Bangkitkan Tottenham Hotspur

Jakarta – Setelah berhasil lolos dari degradasi secara dramatis di penghujung musim lalu, Tottenham Hotspur memasuki musim 2026/2027 dengan wajah yang jauh berbeda. Roberto De Zerbi kini menjadi sosok utama dalam proyek kebangkitan Spurs setelah klub melewati periode sulit dan dua musim beruntun finis di posisi ke-17 Premier League. Pergantian pelatih juga diikuti perubahan besar dalam komposisi tim. Tottenham melakukan investasi besar pada musim panas dan memberikan De Zerbi keleluasaan untuk membangun skuad sesuai filosofi sepak bolanya. Namun, kekalahan telak 0-3 dari Brentford pada laga pembuka menunjukkan bahwa revolusi tersebut masih membutuhkan waktu untuk menghasilkan permainan yang konsisten.

Sektor tengah menjadi bagian yang paling menarik dari proyek baru ini. Sandro Tonali didatangkan dengan nilai transfer sekitar £100 juta dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat permainan Tottenham. Ia dapat berkolaborasi dengan Mateus Fernandes, sementara Conor Gallagher juga memberikan energi, agresivitas, dan kemampuan bermain di berbagai posisi. Dengan karakter tersebut, De Zerbi memiliki lini tengah yang lebih dinamis dan cocok untuk permainan berbasis penguasaan bola. Namun, membangun koordinasi antara para pemain baru tentu menjadi pekerjaan besar karena sebagian besar dari mereka belum lama bermain bersama.

Di lini belakang, Tottenham juga melakukan pembenahan signifikan. Andy Robertson menjadi tambahan penting di sisi kiri, sementara Marcos Senesi dan Jan Paul van Hecke memberikan opsi baru di posisi bek tengah. Kevin Danso, Micky van de Ven, Destiny Udogie dan Pedro Porro tetap menjadi bagian penting dari kedalaman pertahanan, meski beberapa pemain sempat mengalami persoalan kebugaran pada awal musim. Antonín Kinský juga mendapat kesempatan besar di bawah mistar setelah Guglielmo Vicario dipinjamkan ke Juventus. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat pertahanan Spurs terlihat lebih kaya pilihan dibandingkan musim sebelumnya.

Sementara itu, lini depan masih menjadi pekerjaan rumah terbesar De Zerbi. Richarlison menjadi salah satu pilihan utama di posisi penyerang, dengan Mathys Tel dan talenta muda Mikey Moore sebagai alternatif. Tottenham juga memiliki pemain kreatif seperti Xavi Simons dan Mohammed Kudus, meski masalah cedera sempat mengurangi pilihan De Zerbi. Kedatangan Savinho dari Manchester City semakin menambah variasi di sektor sayap. Jika seluruh pemain ofensif mampu kembali fit dan beradaptasi dengan tuntutan taktik De Zerbi, Spurs memiliki potensi menghasilkan sepak bola menyerang yang jauh lebih agresif.

Filosofi De Zerbi sendiri akan menjadi salah satu daya tarik utama musim ini. Pelatih asal Italia tersebut dikenal dengan permainan yang mengutamakan penguasaan bola, keberanian membangun serangan dari lini belakang dan menciptakan superioritas di ruang antarlini. Tottenham harus mampu menjalankan prinsip tersebut tanpa kehilangan keseimbangan ketika kehilangan bola. Tantangannya semakin besar karena Spurs menghadapi jadwal awal yang berat, termasuk pertandingan melawan Newcastle United, Aston Villa dan Manchester United dalam enam pertandingan pertama Premier League.

Ekspektasi terhadap De Zerbi sangat tinggi karena investasi Tottenham pada musim panas mencapai ratusan juta pound. Klub tidak sekadar mendatangkan pemain, tetapi berusaha membentuk skuad yang benar-benar sesuai dengan visi sang pelatih. Karena itu, target Tottenham seharusnya bukan langsung mengejar gelar Premier League, melainkan kembali menjadi tim yang stabil di papan atas. Persaingan untuk posisi Liga Champions akan sangat berat, tetapi dengan skuad yang lebih dalam dan proyek jangka panjang, Spurs memiliki peluang untuk perlahan mendekati kelompok elite. Beberapa prediksi awal bahkan menempatkan Tottenham di sekitar papan tengah atas, meski performa sebenarnya masih sulit dipastikan.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...