Ya Sudahlah…

Yahya Pahlevy 10/01/2023 2 min read
Ya Sudahlah…

Jakarta – Puluhan tahun para fans timnas Indonesia merindukan timnas (senior) mempersembahkan gelar juara dan mengangkat sebuah tropi yang menjadi kebangaan seluruh rakyat Indonesia. Namun puluhan tahun masyarakat Indonesia juga harus mengelus dada dan kembali kecewa karena lagi lagi dan lagi timnas Indonesia gagal mewujudkan mimpi dan harapan dengan menjadi juara. Kurang apa lagi dukungan yang diberikan, kurang apa lagi ikhtiar dari PSSI dan pemerintah membangun timnas Indonesia, belum lagi rangkaian doa yang tidak terputus mengiringi setiap laga timnas Indonesia.

Indonesia harus memperpanjang mimpi untuk mencetak sejarah menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya setelah tersisih di semi-final edisi 2022. Pencapain terbaik pasukan Merah Putih adalah sebagai runner-up dalam enam kesempatan (2000, 2002, 2006, 2010, 2016, 2020) Mungkin ini saatnya kita mulai menerima kenyataan bahwa sepakbola hanyalah sekedar olahraga yang memberi hiburan yang menjadi favorit sebagian besar rakyat Indonesia. Kita tidak perlu lagi berharap terlalu tinggi timnas Indonesia akan meraih prestasi seperti yang kita harapkan. Kita nikmati saja setiap kali timnas bermain di semua even yang diikuti. Menang kita syujuri, kalah ya gak perlu kecewa karena memang sudah biasa…

Foto: twitter

Ambisi tim nasional Indonesia untuk lolos ke final dan menjadi juara Piala AFF untuk pertama kalinya harus sirna setelah menelan kekalahan 2-0 dalam duel leg kedua semi-final edisi 2022 di markas Vietnam, Senin (9/1). Konsentrasi menjadi kendala Skuad Garuda di laga yang berjalan di My Dihn Stadium malam ini, terbukti mereka kecolongan lewat dua gol cepat Vietnam yang dicetak oleh Nguyen Tien Linh pada menit ketiga awal babak pertama dan menit ke-47 saat paruh kedua baru dimulai.

Tersingkir di semi-final menjadi penurunan performa yang ditunjukkan anak asuh Shin Tae-yong, yang secara luar biasa menjadi runner-up edisi 2020 lalu. Secara performa, Indonesia tampil mengecewakan, terbukti tidak mampu menebar ancaman berbahaya ke gawang Vietnam sepanjang pertandingan, sama sekali tanpa tendangan tepat sasaran meski mampu melepaskan tujuh tembakan. Kali ini memang Indonesia layak kalah karena memangtampil di bawah performa dan tidak perlu lagi mencari alasan apapun juga.

(Yp/timKB)

Sumber foto: twitter

Loading next article...