Jakarta – Dunia tinju dikejutkan oleh pernyataan Sang juara kelas Berat, Tyson Fury yang menyatakan akan mengundurkan diri usai laga melawan Dilian Whyte. Juara kelas berat WBC, Tyson Fury, sudah mantap dengan keputusan pensiun sebagai petinju setelah menjalani duel tinju dunia akhir pekan ini.
The Gypsy King dijadwalkan melakoni duel kontra Dillian Whyte di Stadion Wembley, Inggris, pada Sabtu malam waktu setempat, 23 April 2022. Sebelum gantung sarung tinju, Fury bertekad memetik kemenangan manis di hadapan sekitar 94 ribu penggemar yang akan memadati setiap sudut stadion.
Dalam pernyataannya, Fury juga menyebutkan rencana masa depannya. Setelah pensiun, pemegang sabut kelas berat WBC itu ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama istri dan melihat tumbuh kembang anak-anaknya. Fury juga berniat untuk menggelar pesta terakhir bersama sang promotor, Frank Warren, usai bertarung.

“Kami akan menggelar pertarungan hebat dan meninggalkan semuanya di atas ring,” “Saya akan meninggalkan setiap kekuatan dan energi dalam tubuh saya di ring pada Sabtu malam besok. “Sisanya biarkan Tuhan yang mengatur. Jadi, jika hal itu terwujud pada Sabtu malam, maka tebaklah Frank Warren? Kita akan minum-minum setelah bertarung, untuk malam dan karier yang berakhir sangat sukses,” kata Tyson Fury dalam pernyataannya dalam jumpa pers jelang pertandingan akhir pekan nanti.
Namun banyak pihak menyangsikan keseriusan Fury untuk gantung sepatu. Melihat usianya yang belum terlalu tua, Fury dianggap sedang berada dipuncak kariernya. Beberapa pengamat juga mengomentari bahwa ini hanyalah sekadar strategi Fury menghindari laga melawan Anthony Joshua. Kedua petinju sudah berkali kali dijadwalkan bertemu di atas ring, namun berkali kali pula mereka gagal bertarung dengan alasan masing masing.
(Yp/teamKB)
Fototitle: sportanews.com