Kita tentunya sangat menyadari dan memperhatikan kesehatan fisik. Berolahraga atau hanya sekedar jogging dan stretching pasti sudah kita lakukan. Lalu kita juga memperhatikan pola makan dan istirahat cukup. Apalagi dengan tambahan lain seperti minum vitamin dan suplemen. Semakin sehatkah kita?
Kesehatan ternyata bukan hanya soal fisik kita saja. Pernahkah Anda berpikir bagaimana dengan kesehatan mental Anda? Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Sayangnya kesehatan mental jarang kita sadari. Kita lebih sering fokus untuk memperkuat fisik dengan berolahraga, minum suplemen, makan makanan sehat dan tidur cukup. Padahal kesehatan mental sangat berpengaruh pada kesehatan fisik.
Kesehatan mental dapat terganggu loh. Banyak faktor yang dapat memengaruhi kesehatan mental kita. Contohnya stres, pergaulan, kecemasan, faktor sosial dan lain lain. Mental berkaitan dengan batin kita, rangkaian kondisi yang memberikan dampak pada kesehatan mental itu sendiri. Itulah sebabnya kita harus senantiasa memahami diri kita seberapa sehat kita secara mental.

Perasaan tenang, tentram, damai dan bahagia adalah kondisi dimana mental kita sehat. Kondisi dimana kita bisa menikmati hari-hari kita dan sekitar kita tanpa menganalisanya. Kehidupan seperti ini menjadi dambaan semua orang tentunya. Kita bisa mulai memperhatikan kesehatan mental kita dengan hal-hal yang sederhana. Misalnya dengan selalu bersyukur, berkata-kata positif untuk diri sendiri dan mengolah emosi yang muncul.
Mengenali kondisi diri sendiri secara mental sangat membantu kita untuk mengolah diri menjadi sehat jasmani dan rohani. Lalu bagaimana cara efektifnya? Pertama kita dapat belajar untuk fokus pada diri sendiri dengan mengenal kelebihan dan kekurangan kita, merangkulnya menjadi suatu kesatuan utuh dan menerima diri sebagaimana adanya diri kita, atau sering disebut self-love, mencintai diri sendiri. Hal ini bisa dianggap mudah, tapi jika kita gali lebih dalam lagi, terkadang kita sulit untuk menerima kenyataan diri, terutama jika itu menyangkut nilai-nilai tertentu yang bersentuhan dengan sifat atau karakter kita.
Kenali diri lebih dalam, tidak usah terburu-buru. Cintai diri sendiri secara penuh, otomatis kita pun bisa membagikan cinta kasih itu kepada orang lain. Rasa damai, tentram dan bahagia dapat menjadi bagian dari diri kita sehari-hari.
(DK/TimKB)
Sumber Foto : Google