Jakarta – Gagal menangbahkan kalah adalah hal yang biasa bagi sebuah tim, namun tidakmenang dalam empat laga beruntun adalah hal yang aneh dan samgat jarang terjadi bagi Bayern Muenchen di Bundesliga. Dominasi Bayern Muenchen sepanjang satu dekade terakhir, membuat Die Roten sangat superior di banding rivalnya di Bundesliga. Begitu superiornya Die Roten bahkan membuat kompetisi Bundesliga tidak lagi berkompetisi menjadi juara, karena sudah hampir pastui Muenchenlah yang akan jadi juaranya.
Pekan ketujuh Bundesliga 2022/23 berakhir menyedihkan untuk Bayern Munich. Mereka merasakan kekalahan perdana musim ini, kala jumpa Augsburg. Bertanding di Augsburg Arena, Sabtu (17/9) malam WIB, Bayern sebagai tim tuan rumah bermodalkan tiga laga tanpa kemenangan, alias selalu imbang. Augsburg bukan tuan rumah yang ramah, karena mereka berani mencecar tamunya, dan tampil alot untuk skuad arahan pelatih Julian Nagelsmann.
Florian Niederlechner memberikan kejutan pada Manuel Neuer di bawah mistar gawang Bayern. Lalu pada menit ke-33, Jamal Musiala berganti memberi ancaman pada gawang Augsburg. Babak pertama berakhir imbang 0-0, tak nampak perbedaan kualitas yang jauh antara Augsburg dan Bayern Munich yang notabene tim unggulan.

Memasuki babak kedua, tepatnya di menit ke-59 Augsburg Arena bersorak seiring gol dari Mergim Berisha. Penyerang kelahiran Jerman berusia 24 tahun itu menyambut bola panjang yang masuk ke kotak penalti Bayern. Die Roten dibikin frustrasi oleh permainan gigih Augsburg. Pada pengujung laga, Manuel Neuer sampai maju untuk menanduk bola, yang kemudian bisa ditepis kiper lawan, Rafał Gikiewicz.
Kedudukan 1-0 untuk Augsburg bertahan hingga laga selesai. Ini adalah kemenangan ketiga untuk Augsuburg musim ini. Nahas untuk Bayern yang biasa dominan di Bundesliga, karena kini mereka juga baru mengemas tiga kemenangan sepanjang musim berjalan, plus ini jadi kekalahan perdana mereka, ditambah hasil empat laga beruntun tanpa kemenangan.
Hasil ini membuat Muenchen tertahan di posisi keempat klasemen sementara Bundesliga, do bawah Union Berlin, Borrussia Dortmund dan Freiburg. Banyak spekulasi mengatakan bahwa kalahnya Muenchen ini karena memang disengaja, untuk kembaliu membuat Bundesliga semarak. Karena bila Muenchentampil dalam performa terbaiknya, maka tidak ada lawan yang akan mampu mengimbanginya di Bundesliga.
(Yp/timKB)
Sumber foto: facebook

Berita lainya
Waktunya Real Madrid Kudeta Barcelona
Aston Villa Kontra Arsenal Jadi Pembuka Pekan Ke-15 Liga Inggris
Jadwal Pertandingan Cabor Badminton SEA Games 2025