Cannigia, Pahlawan Argentina Di Piala Dunia 1990

Yahya Pahlevy 06/06/2023 2 min read
Cannigia, Pahlawan Argentina Di Piala Dunia 1990

Jakarta – Argentina sempat kehilangan mesin pencetak gol usai menjuarai Piala Dunia 1986 di Meksiko. Hanya mengandalkan Diego Maradona yang aslinya bukan sebagai seorang striker, Argentina berlaga di Piala Dunia 1990 Italia dengan status juara bertahan. Sempat menderita kekalahan dari Kamerun di partai pembukaan, Argentina berhasil melahap semua laga berikutnya hingga kembali bisa tampil di final Piala Dunia 1990 menghadapi lawan yang dikalahkannya di final 1986.

Sayangnya ulangan final Piala Dunia 1990 tidak berhasil membawa Argentina mempertahankannya. Jerman yang saat itu berhasil menjadi juara yang sekaligus mengakhiri karier spektakuler Maradona di ajang Piala Dunia, maupun di sepakbola internasional. Maradona masih tampil di Piala Dunia 1994, namun penampilannya sangat jauh dari masa keemasannya di era 80’an.

Di Piala Dunia inilah publik mengenal nama seorang striker Argentina, Caniggia. Namanya melambung karena berhasil menjadi tandem Argentina sepanjang gelaran Piala Dunia 1990. Bersama sang penjaga gawang pengganti, Sergio Goycochea, Caniggia menjadi pahlawan Argentina bersama Maradona. Namun sayangnya usai Piala Dunia nama Caniggia dan Goycochea bak ditelan bumi, karena tidak lagi terdengar di sepakbola dunia.

foto: facebook

Claudio Paul Caniggia lahir 9 Januari 1967 adalah mantan pemain sepak bola profesional Argentina yang bermain sebagai penyerang atau pemain sayap. Caniggia bermain 50 kali untuk tim nasional Argentina. Dia tampil di tiga Piala Dunia, dan merupakan anggota dari kedua klub rival River Plate dan Boca Juniors. Setelah tampil di Liga Argentina, Caniggia memulai petualangannya di Serie A Italia.

Dirinya bergabung dengan Verona selama tiga tahun sejak 1985 hingga 1988 dengan hanya mencetak 3 gol dari 21 penampilannya, sedangkan klub berikutnya di Italia adalah Atalanta. Di Atalanta tampil lebih baik dengan mencetak 26 gol dari 85 penampilannya dari 1989 hingga 1992. Sedangkan Dirinya menutup kariernya di Serie A besama AS Roma di tahun 1992-1993 dengan mencetak 4 gol dari 14 kali penampilannya.

Namanya memang tidak semoncer para striker Argentina seperti Batistuta, Higuain, Sergio Aguero maupun Lautaro Martinez. Namun para fans Argentina tidak akan melupakan perannya di Piala Dunia 1990 yang menjadikannya panggung terbesar sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional. Bersama timnas Argentina, Caniggia telah melewati 50 penampilan dengan 16 gol yang diciptakannya selama 15 tahun. Caniggia menutup kariernya dengan bergabung dengan Qatar FC di tahun 2003/2004. Di Liga Qatar dirinya masih berhasil mencetak 5 gol dari 15 laga yang diikutinya.

(Yp/timKB).

Sumber foto: kompas.com

Loading next article...