Deiveson Figueiredo: Deus Da Guerra Kelas Terbang UFC

Piter Rudai 24/07/2023 3 min read
Deiveson Figueiredo:  Deus Da Guerra Kelas Terbang UFC

Jakarta – Dalam dunia olahraga bela diri campuran (Mixed Martial Arts/MMA), ada banyak atlet yang menunjukkan kehebatan dan kecakapan mereka di atas oktagon. Salah satu nama yang tak terelakkan adalah Deiveson Alcântara Figueiredo, petarung asal Brasil yang telah mengukir prestasi gemilang dalam divisi Kelas Terbang Ultimate Fighting Championship (UFC).

Deiveson Figueiredo lahir pada tanggal 18 Desember 1987 di Soure, Pará, Brasil. Ia dikenal dengan julukan Deus Da Guerra, yang artinya Dewa Perang. Julukan tersebut mencerminkan kehebatan dan kegigihannya dalam pertarungan serta sikapnya yang agresif di atas oktagon.

Deiveson Figueiredo saat ini berkompetisi di divisi Kelas Terbang UFC, di mana ia telah menunjukkan dominasinya. Ia adalah mantan Juara Kelas Terbang UFC dua kali. Pada tanggal 14 Februari 2023, Deiveson berada di peringkat #1 dalam peringkat kelas terbang UFC, menunjukkan posisinya sebagai salah satu petarung terbaik dalam divisi tersebut.

Gaya bertarung Deiveson Figueiredo didominasi oleh Brazilian Jiu Jitsu, sebuah gaya bela diri yang fokus pada teknik grappling dan ground fighting. Deiveson juga memiliki teknik grappling favorit yaitu siku (elbow), yang sering ia gunakan untuk mengunci lawan atau melancarkan serangan dari posisi dominannya. Selain itu, dalam teknik striking, Deiveson Figueiredo mengandalkan kemampuan tinju (boxing) yang kuat dan akurat.

Foto: tapology.com

Rekor MMA Deiveson Figueiredo saat ini adalah 21-3-1 (W-L-D), yang menunjukkan tingkat keberhasilannya dalam pertarungan. Ia telah mengumpulkan sejumlah kemenangan yang mengesankan sepanjang karirnya sebagai petarung profesional. Di samping itu, Deiveson Figueiredo juga merupakan pemegang sabuk hitam Brazilian Jiu Jitsu, sebuah pencapaian yang menunjukkan tingkat keahliannya dalam bela diri tersebut.

Deiveson Figueiredo memulai karir profesionalnya pada tahun 2012 dan terus mengembangkan kemampuannya dalam dunia MMA. Pada usia sembilan tahun, ia mulai mengikuti jejak ayahnya yang berlatih luta marajoara, sebuah gaya gulat rakyat setempat di Brasil. Kemudian, ia pindah ke Belém untuk memulai pelatihan capoeira, sebuah seni bela diri tradisional Brasil yang melibatkan gerakan akrobatik dan musik.

Pada usia enam belas tahun, Deiveson Figueiredo mulai melatih MMA di bawah asuhan UFC Bantamweight, Iuri “Marajó” Alcântara. Pelatihan tersebut membantunya mengasah keterampilan dan strategi dalam pertarungan. Pada Februari 2012, Deiveson melakukan debut profesionalnya melawan Aluisio Ferreira di acara Knock Out Combat Icoaraci 3. Ia berhasil memenangkan pertarungan tersebut dengan submission di putaran pertama.

Setelah itu, Deiveson Figueiredo melanjutkan karirnya dengan menandatangani kontrak dengan Jungle Fight, salah satu organisasi MMA terkemuka di Brasil. Ia tampil impresif dalam pertandingannya di Jungle Fight 75 melawan Rayner Silva, yang ia menangkan dengan TKO di putaran kedua.

Pada tanggal 3 Juni 2017, Deiveson Figueiredo melakukan debut promosionalnya di UFC. Ia menghadapi Marco Beltran di UFC 212 dan berhasil memenangkan pertarungan tersebut melalui technical knockout di ronde kedua. Deiveson terus menunjukkan peningkatan keterampilan dan kemampuannya dalam setiap pertarungan yang ia jalani di UFC.

Salah satu pertarungan paling mencolok dalam karir Deiveson Figueiredo adalah saat ia bertarung melawan Brandon Moreno. Pertarungan keempat kali antara keduanya berlangsung pada tanggal 21 Januari 2023, di UFC 283. Meskipun Deiveson kalah dalam pertarungan tersebut dan kehilangan gelar Juara Kelas Terbang UFC, pertarungan tersebut tetap menjadi salah satu momen penting dalam kariernya.

Selama berkarir di UFC, Deiveson Figueiredo telah meraih gelar dan penghargaan yang mengesankan. Ia dua kali menjadi Juara Kelas Terbang UFC dan berhasil mempertahankan gelar tersebut. Deiveson juga telah meraih penghargaan Fight of the Night sebanyak tiga kali, dalam pertarungan melawan Alexandre Pantoja dan dua pertarungan melawan Brandon Moreno. Selain itu, ia juga mendapatkan penghargaan Performance of the Night dalam pertarungan melawan Joseph Benavidez.

Deiveson Figueiredo telah membuktikan dirinya sebagai salah satu petarung paling menonjol dalam divisi Kelas Terbang UFC. Prestasinya dan dedikasinya dalam dunia MMA telah menginspirasi banyak orang, termasuk para penggemar sepak bola di Brasil dan di seluruh dunia. Ia adalah contoh nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan kemampuan yang luar biasa dapat membawa seseorang meraih kejayaan di dunia olahraga.

(PR/timKB).

Sumber foto: inews.id

Loading next article...