Jakarta – PSS Sleman berhasil meraih poin pertama pada musim ini selepas bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC di Stadion Manahan. Bagi PSS, raihan poin ini sangat berarti. Sebab, mereka mengawali Liga 1 dengan membawa poin minus tiga akibat sanksi komite disiplin (Komdis) PSSI. Walau begitu, tambahan satu angka tidak mengubah posisi PSS di dasar klasemen dengan minus dua poin. Sedangkan hasil ini membuat Borneo FC gagal mengambil alih puncak klasemen dari genggaman PSM Makassar. Tim Pesut Etam tetap berada di posisi kedua, meski mengumpulkan poin sama sepuluh.
Borneo FC mengawali pertandingan dengan permainan ofensif di babak pertama. Tim besutan Pieter Huistra itu mengandalkan kreativitas Berguinho dan Kei Hirose untuk merusak lini pertahanan PSS Sleman. Permainan ofensif ini membuat Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman- kerepotan. Namun demikian, PSS Sleman melawan balik dengan skema pressing ke barisan pertahanan Borneo FC. Pada menit ke-12, Borneo FC harus kehilangan sang penjaga gawang Nadeo Argawinata. Kiper Timnas Indonesia itu diusir keluar oleh wasit karena menepis bola di luar kotak penalti. Borneo FC pun harus mengakali dengan menarik Leo Guntara keluar.
Sementara, Angga Saputro dimainkan untuk menggantikan peran Nadeo. Bermain dengan 10 orang, Pesut Etam -julukan Borneo FC- justru berhasil unggul terlebih dahulu. Adalah Leo Gaucho (25’) yang berhasil mencetak gol lewat sontekkannya. Setelah gol itu, jual beli serangan antara kedua tim terjadi hingga pengujung laga babak pertama. Akan tetapi, pada akhirnya, tidak ada gol tambahan tercipta skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, PSS Sleman mencoba bermain lebih agresif. Mereka sempat mendapat peluang dari Cardoso dan Caraka. Tapi keduanya belum berbuah gol. Pada menit ke-67 Borneo mendapat peluang dari serangan balik. Tapi Alan Bernardo masih bisa mencegah gawangnya kebobolan. Pada menit ke-75, PSS Sleman akhirnya bisa mencetak gol balasan. Hokky Caraka ada di dalam kotak penalti di halfspace kiri dan mendapat umpan dari flank kiri. Ia kemudian melepas tembakan ke gawang. Bola berbelok arah setelah mengenai Christophe Nduwarugira.
Menit ke-90 PSS mendapat peluang dari sepakan melengkung Ricky Cawor dari dalam kotak penalti di sisi kiri. Bola masih bisa ditepis kiper. Bola rebound dikuasai oleh Tocantins tapi karena posisi berdirinya tak seimbang, ia tak bisa menendang bola dengan tepat dan ancaman itu dengan mudah diamankan Angga. Pada akhirnya tak ada gol tercipta. PSS Sleman 1-1 Borneo FC.
(Yp/timKB).
Sumber foto: X
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda