Ketika Sang Juara Tumbang Di Stamford Bridge

Yahya Pahlevy 05/05/2025 2 min read
Ketika Sang Juara Tumbang Di Stamford Bridge

Jakarta – Sang juara musim ini, Liverpool nampaknya ingin membuat persaingan perebutan tiket Liga Champions semakin seru jelang musim ini berakhir. Van Dijk dkk menyerah di saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge. Tidak tanggung tanggung, The Reds dihajar dengan skor telak 1-3. Dengan tambahan tiga poin, Chelsea berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 63 poin, sama dengan Newcastle di posisi keempat. Mereka hanya berselisih empat angka dari Arsenal di posisi kedua dan cuma unggul tiga angka dari Nottingham Forest di posisi kelima. Sedangkan Liverpool yang sudah memastikan diri jadi juara liga bertahan dengan 82 poin.

Baru tiga menit laga berjalan, Chelsea membuka keunggulan lewat gol Enzo Fernandez. Serangan cepat dari sisi kanan tidak mampu diantisipasi pertahanan Liverpool. Pedro Neto kemudian mengirimkan umpan tarik ke kotak penalti dan ditendang Fernandez yang bebas tanpa kawalan ke pojok gawang Alisson Becker. Skor menjadi 1-0. Setelah kebobolan, Liverpool membalas lewat peluang Cody Gakpo yang menusuk dari sisi kiri pada menit ke-5 dan diakhiri sepakan melengkung, yang tepat di tangkapan kiper Robert Sanchez.

Liverpool menguasai bola lebih banyak, tetapi beberapa kali serangan mereka dipatahkan sebelum masuk ke kotak penalti Chelsea. Chelsea baru bisa keluar dari tekanan Liverpool di lima menit akhir babak pertama. Neto punya kans bikin gol pada menit ke-42 saat menusuk dari sisi kanan dan mengakhiri dengan sepakan ke tiang dekat, tetapi bola melebar. Chelsea sempat menjebol gawang Liverpool lagi pada menit ke-44 lewat Noni Madueke, tetapi dianulir karena Nicolas Jackson sudah terjebak offside saat proses gol terjadi. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Tuan rumah menggandakan skor pada menit ke-56 setelah terjadi kemelut di kotak penalti Liverpool yang diakhiri dengan sapuan bola oleh Virgil van Dijk, tetapi mengenai dada Jarell Quansah sebelum menjebol gawang sendiri. Skor 2-0 untuk Chelsea. Peluang terbaik Liverpool di babak kedua datang dari Van Dijk pada menit ke-63 saat menanduk bola sepak pojok Kostas Tsimikas, yang berakhir di atas mistar. Setelah itu giliran Salah pada menit ke-77 yang menanduk bola umpan silang Kostas Tsimikas. Sayangnya arah bola masih melebar. Gawang Liverpool nyaris bobol lagi pada menit ke-79 andai saja Alisson tidak membendung sepakan Madueke dari jarak dekat.

Giliran Chelsea yang hampir mencetak gol pada menit ke-81. Palmer menusuk dari sisi kiri dan melepaskan percobaan dari sudut sempit, tetapi bola membentur sisi dalam tiang sebelah kiri. Liverpool baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 saat sepak pojok Alexis Mac Allister disundul Van Dijk yang tak dapat dihalau Sanchez. Skor menjadi 2-1. Chelsea mendapat hadiah penalti di penghujung laga setelah umpan tanggung Dominik Szoboszlai membuat Moises Caideo memotong bola dan akhirnya dilanggar Quansah. Palmer yang maju sebagai eksekutor dengan mulus memasukkan bola dan membuat skor akhir 3-1 untuk kemenangan Chelsea di Stamford Bridge.

(Yp/timKB).

Sumber foto: X

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...