Jrue Holiday Defender Menakutkan Di NBA

Bambang Parikesit 26/05/2025 2 min read
Jrue Holiday Defender Menakutkan Di NBA

Jakarta – Jrue Holiday, dengan tinggi badan 6 kaki 4 inci, membangun karier sebagai salah satu pemain bertahan paling tangguh di NBA. Dikenal karena kemampuannya untuk mematikan lawan, sifat kompetitif Holiday berakar kuat pada masa kecilnya, di mana pertahanan tidak hanya ditekankan tetapi juga dirayakan. Tumbuh dalam keluarga atlet, Jrue Holiday mempelajari pentingnya pertahanan dari orang tuanya, Toya dan Shawn, yang keduanya bermain basket di Arizona State.

Ayahnya, Shawn, khususnya, mewariskan teknik dan prinsip-prinsip pertahanan yang spesifik, yang kemudian membentuk gaya bermain Jrue. Bagi keluarga Holiday, pertahanan adalah hal yang tidak bisa ditawar, sebuah alat untuk selalu memberikan dampak pada permainan, bahkan ketika serangan goyah. Shawn memastikan bahwa anak-anaknya merangkul permainan bertahan dengan penuh semangat, mengajari mereka untuk menikmati tantangan untuk mematikan lawan.

Kehebatan Holiday dalam bertahan telah membuatnya dikenal luas. Selama 16 musim karirnya, ia telah menjadi juara NBA dua kali, peraih medali emas Olimpiade dua kali, dan secara konsisten masuk ke dalam tim All-Defensive NBA. Jrue Holiday bahkan terpilih sebagai pemain bertahan terbaik oleh para manajer umum NBA dalam tiga dari empat survei terakhir. Dia masuk dalam delapan besar dalam pemilihan Pemain Bertahan Terbaik Tahun Ini sebanyak lima kali, sebuah kehormatan yang disejajarkan dengan para pemain legendaris seperti Michael Jordan dan Gary Payton.

Kecerdasan pertahanannya sering digambarkan sebagai elit. “Dia mengambil kecenderungan dari para pemain dan membuat permainan yang menang,” kata pelatih Celtics, Joe Mazzulla. Kemampuannya untuk menjaga berbagai posisi dan memberikan tekanan tanpa henti pada bola telah mendapatkan pujian dari para bintang seperti Kevin Durant dan Damian Lillard, yang menganggapnya sebagai salah satu pemain bertahan paling tangguh dalam permainan. Namun, dedikasi Jrue Holiday untuk bertahan dimulai jauh sebelum masa-masa NBA-nya. Hal ini berawal dari pamannya, Dwight Holiday, yang bermain di University of Hawaii pada awal tahun 1970-an.

Dwight dikenal karena menjaga para pencetak angka terbaik dan memiliki reputasi sebagai pemain bertahan yang ulet. Dia mewariskan kebijaksanaan pertahanannya kepada adik laki-lakinya, Shawn, yang pada gilirannya menanamkan prinsip-prinsip yang sama kepada anak-anaknya, termasuk Jrue. Pelatihan Jrue bukan hanya tentang teknik; itu tentang menumbuhkan dorongan kompetitif tanpa henti.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...