Jakarta – Dalam dunia seni bela diri campuran (MMA) yang semakin kompetitif, munculnya bintang baru selalu menjadi sorotan para penggemar. Salah satu nama yang mulai mencuri perhatian adalah Colby Thicknesse, petarung asal Australia yang berkompetisi di divisi Bantamweight UFC. Dengan julukan “Slickness”, ia dikenal memiliki gaya bertarung freestyle yang memadukan teknik striking yang presisi dan submission yang mematikan. Sejak awal kariernya, Colby sudah menunjukkan bahwa ia bukan hanya petarung biasa, melainkan calon bintang masa depan.
Profil Lengkap
-
- Nama Lengkap: Colby Thicknesse
- Tanggal Lahir: 23 Juni 1999
- Tempat Lahir: Australia
- Kebangsaan: Australia
- Julukan: Slickness
- Divisi: Bantamweight UFC
- Gaya Bertarung: Freestyle, stance ortodoks
- Spesialisasi: Kombinasi striking & submission
- Sabuk BJJ: Hitam (sejak 2022)
- Prestasi Amatir: Juara IMMAF & WKBF
Awal Kehidupan dan Perkenalan pada Dunia Bela Diri
Lahir dan besar di Australia, Colby Thicknesse tumbuh di lingkungan yang mendorong anak-anaknya untuk berolahraga. Sejak usia remaja, ia sudah tertarik dengan dunia bela diri, dimulai dari Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ). Minatnya terhadap BJJ muncul karena keunikan tekniknya yang mengutamakan leverage dan kontrol, bukan sekadar kekuatan fisik.
Seiring bertambahnya jam latihan, bakat Colby mulai terlihat. Ia sering mengikuti turnamen BJJ lokal, dan kerap membawa pulang medali. Keberhasilan demi keberhasilan ini membuatnya semakin yakin untuk mendalami dunia bela diri, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk menjadi petarung MMA profesional.
Membangun Reputasi dan Kepercayaan Diri
Sebelum terjun ke panggung profesional, Colby mengasah kemampuannya di dunia amatir. Ia berkompetisi di ajang-ajang besar seperti:
-
- IMMAF (International Mixed Martial Arts Federation): Colby menjadi juara dunia amatir setelah mengalahkan lawan-lawan dari berbagai negara.
- WKBF (World Kickboxing Federation): Ia meraih gelar juara kickboxing, membuktikan kemampuannya dalam striking dan kontrol jarak.
Pengalaman di kedua cabang olahraga ini membentuknya menjadi petarung yang komplet – seorang striker yang mematikan sekaligus grappler berbahaya.
Dari Australia Menuju UFC
Setelah meninggalkan dunia amatir, Colby memulai karier profesionalnya di ajang regional Australia. Dua organisasi menjadi titik penting dalam perjalanan awalnya:
-
- HEX Fight Series – Tempat Colby menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan petarung profesional. Beberapa kemenangannya diraih lewat submission cepat yang memamerkan skill BJJ tingkat tinggi.
- Eternal MMA – Organisasi terbesar di Australia ini menjadi panggung utama Colby untuk membangun reputasinya. Penampilannya yang konsisten, kemampuan membaca lawan, dan mental bertarungnya menarik perhatian pencari bakat UFC.
Rekor impresifnya di level regional membuka pintu untuk bergabung dengan UFC, sebuah lompatan besar yang diimpikan oleh banyak petarung.
“Slickness” yang Sulit Ditebak
Julukan “Slickness” mencerminkan kehalusan teknik dan kecerdasannya dalam bertarung. Gaya bertarungnya mengandalkan stance ortodoks yang solid, dengan fokus pada kombinasi serangan dan transisi mulus dari striking ke grappling.
Keunggulan utamanya antara lain:
-
- Striking Efisien: Mengandalkan kombinasi jab–cross yang cepat, low kick yang menusuk, dan counter punch yang akurat.
- BJJ Mematikan: Pemegang sabuk hitam BJJ, Colby mampu mengakhiri laga dengan submission seperti rear-naked choke dan triangle choke.
- Kontrol Irama: Tidak terburu-buru menyerang, tetapi mampu memancing lawan membuat kesalahan.
Dengan kombinasi ini, ia mampu mengimbangi lawan yang unggul dalam striking maupun grappling.
Prestasi Penting
-
- Juara Dunia IMMAF (level amatir)
- Juara WKBF (World Kickboxing Federation)
- Sabuk Hitam BJJ sejak 2022
- Rekor impresif di HEX Fight Series dan Eternal MMA
- Petarung UFC Bantamweight yang menjadi salah satu prospek terbaik dari Australia
Mentalitas dan Filosofi Bertarung
Colby percaya bahwa MMA adalah perpaduan antara seni dan strategi. Ia sering menyebut bahwa bertarung di dalam oktagon adalah permainan catur fisik, di mana kesabaran, perhitungan, dan kemampuan beradaptasi menjadi kunci kemenangan. Filosofi ini tercermin dalam caranya menghadapi lawan: tidak terburu-buru, tetapi selalu mencari celah.
Target Masa Depan di UFC
Pada debutnya di UFC 312, Colby Thicknesse menghadapi Aleksandre Topuria dalam pertarungan yang berlangsung sengit di divisi Bantamweight. Meskipun menunjukkan teknik striking yang tajam dan footwork yang rapi, Colby kesulitan menandingi tekanan konstan dan kontrol grappling dari Topuria. Pertarungan berlangsung penuh selama tiga ronde, dan akhirnya dimenangkan oleh Topuria melalui keputusan bulat. Meski kalah, penampilan Colby tetap menunjukkan potensi besar sebagai petarung muda yang siap berkembang di panggung UFC.
Bagi Colby, bergabung dengan UFC hanyalah awal. Divisi Bantamweight dikenal sangat kompetitif, dihuni oleh petarung-petarung seperti Sean O’Malley, Petr Yan, Merab Dvalishvili, dan Cory Sandhagen. Ia menargetkan untuk:
-
- Masuk Top 15 UFC dalam 2–3 tahun ke depan.
- Meningkatkan variasi striking dan power punching.
- Memperkuat pertahanan takedown untuk menghadapi wrestler elit.
Dengan usia yang masih muda dan latar belakang teknik yang kuat, peluang untuk menjadi penantang gelar dunia sangat terbuka.
Analisis Potensi: Lawan yang Cocok untuk Tahap Awal di UFC
Untuk membangun momentum di UFC, Colby kemungkinan akan dipasangkan dengan lawan dari mid-tier divisi Bantamweight, seperti:
-
- Mario Bautista – Lawan dengan gaya grappling dominan, cocok untuk menguji defense BJJ Colby.
- Victor Henry – Seorang striker agresif yang bisa menguji durability dan footwork Colby.
Pertarungan seperti ini akan menjadi batu loncatan menuju peringkat atas.
Colby Thicknesse adalah gambaran petarung MMA modern: teknis, adaptif, dan penuh ambisi. Dengan fondasi kuat di BJJ, pengalaman di kickboxing, serta mental juara yang dibentuk sejak di level amatir, ia siap menjadi ancaman serius di divisi Bantamweight UFC.
Julukan “Slickness” bukan hanya label — itu adalah cerminan dari cara Colby mengendalikan setiap momen di dalam oktagon. Bagi para penggemar, namanya layak diingat, karena perjalanan menuju puncak baru saja dimulai.
(PR/timKB).
Sumber foto: regionillawarra.com.au
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda