Jakarta – Kompetisi UEFA Europa League menjadi salah satu turnamen paling bergengsi di Eropa setelah Liga Champions. Turnamen ini pertama kali digelar pada tahun 1971 dengan nama UEFA Cup sebelum berganti nama menjadi Europa League pada musim 2009/2010. Sejak era awal, klub-klub besar seperti Liverpool, Juventus, dan Inter Milan pernah mendominasi kompetisi ini dengan permainan yang kuat dan pengalaman di level Eropa.
Baca juga: Aston Villa Catat Sejarah Juarai Liga Europa
Pada era 1970-an hingga 1980-an, dominasi datang dari klub-klub Inggris, Italia, dan Jerman. Liverpool berhasil meraih gelar UEFA Cup pada 1973, 1976, dan 2001, sementara Juventus mencatat sejarah sebagai klub Italia pertama yang sukses menjuarai seluruh kompetisi utama UEFA. Di sisi lain, klub seperti Tottenham Hotspur, Borussia Monchengladbach, dan Real Madrid juga turut menghiasi daftar juara sepanjang periode tersebut.
Memasuki era 1990-an hingga awal 2000-an, persaingan semakin ketat dengan munculnya klub-klub baru sebagai juara. Parma menjadi salah satu tim paling sukses di era itu dengan dua gelar UEFA Cup pada 1995 dan 1999. Selain Parma, FC Porto, Galatasaray, serta Valencia juga berhasil mencatatkan nama mereka sebagai kampiun Eropa dan memperlihatkan bahwa kompetisi ini semakin terbuka bagi banyak negara.
Perubahan nama menjadi UEFA Europa League pada 2009 membuat turnamen ini semakin populer secara global. Klub-klub Spanyol mulai menunjukkan dominasi luar biasa, terutama Sevilla yang menjadi raja kompetisi dengan koleksi gelar terbanyak. Sevilla sukses meraih trofi pada 2006, 2007, 2014, 2015, 2016, dan 2023. Kehebatan mereka juga tidak lepas dari sentuhan pelatih Unai Emery yang dikenal sebagai spesialis Liga Europa.
Selain Sevilla, beberapa klub besar lain juga berhasil mencicipi gelar di era modern. Chelsea menjadi juara pada 2013 dan 2019, sementara Manchester United memenangkan trofi pada 2017. Klub-klub dari berbagai liga seperti Atletico Madrid dan Eintracht Frankfurt juga mampu tampil impresif dan memperlihatkan kualitas tinggi dalam persaingan antarklub Eropa.
Musim 2025/2026 menjadi salah satu kisah paling menarik dalam sejarah Liga Europa. Aston Villa tampil luar biasa di bawah arahan Unai Emery dan sukses menembus final menghadapi SC Freiburg. Dalam laga final yang digelar di Istanbul, Aston Villa tampil dominan dan berhasil menang 3-0 untuk memastikan gelar juara Liga Europa pertama mereka. Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang klub Inggris tersebut untuk kembali meraih trofi Eropa.
Keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa musim ini menjadi bukti bahwa kompetisi tersebut selalu menghadirkan kejutan dan cerita baru setiap tahunnya. Dari dominasi klub-klub Italia, Inggris, hingga Spanyol, kini Aston Villa berhasil menambah namanya ke dalam daftar panjang para juara Eropa. Gelar ini juga mempertegas status Unai Emery sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Liga Europa dengan koleksi lima trofi sepanjang kariernya.
(Yp/timKB).
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda