Palangboon Wor Santai: Kisah Petarung Muay Thai

Piter Rudai 21/05/2026 4 min read
Palangboon Wor Santai: Kisah Petarung Muay Thai

Jakarta – Di dunia Muay Thai, tidak semua petarung lahir dari jalur kemenangan yang mulus. Ada yang justru tumbuh dari benturan, dari kekalahan tipis, dari duel yang keras, lalu dari kemampuan untuk kembali berdiri dan membuktikan bahwa mereka belum selesai. Palangboon Wor Santai termasuk dalam kelompok itu. Ia adalah petarung Muay Thai asal Thailand, lahir pada 10 Maret 2000, dengan tinggi 167 cm, berasal dari Santai Muaythai Gym, dan aktif bertarung di panggung ONE Championship.Ia adalah atlet Thailand berusia 26 tahun dengan afiliasi jelas ke Santai Muaythai Gym.

Soal rekor, data resmi ONE saat ini : 1 kemenangan dan 2 kekalahan. Menariknya, semua hasil tersebut datang lewat decision, bukan knockout. Profil resmi ONE mencatat Palangboon kalah split decision dari Abdallah Ondash di ONE Friday Fights 33, menang split decision atas Xavier Gonzalez di ONE Friday Fights 84, lalu kembali kalah split decision dari Pansak Wor Wantawee di ONE Friday Fights 103. Itu berarti jejak kariernya di ONE sejauh ini tidak dibentuk oleh hasil-hasil sepihak, melainkan oleh pertarungan yang rapat, kompetitif, dan sering diputuskan tipis.

Di situlah letak daya tarik Palangboon Wor Santai. Ia bukan petarung yang datang dengan catatan penyelesaian cepat, tetapi justru petarung yang sudah menunjukkan bahwa ia sanggup bertahan dan bersaing ketat di level ONE Friday Fights. Dalam Muay Thai, terutama di Lumpinee, kekalahan split decision sering kali jauh lebih berbicara daripada yang terlihat di angka. Itu berarti selisih kualitasnya tidak jauh, dan pertandingan bisa bergeser ke salah satu sisi hanya karena beberapa momen kecil. Palangboon, sejauh ini, hidup di wilayah seperti itu: tipis, keras, dan sangat kompetitif.

Perjalanan Palangboon di ONE mulai mendapat perhatian saat ia menghadapi Abdallah Ondash di ONE Friday Fights 33 pada 2023. Malam itu ia harus menerima kekalahan tipis lewat split decision. Meski hasilnya tidak memihaknya, laga seperti ini sangat penting dalam membentuk seorang petarung. Ia memperlihatkan sejak awal bahwa dirinya cukup layak untuk berbagi ring dengan lawan yang serius dan cukup kuat untuk memaksa pertandingan berjalan hingga keputusan akhir. Dalam banyak karier Muay Thai, debut atau penampilan awal yang berakhir tipis seperti ini justru menjadi titik pembelajaran terbesar.

Namun, kualitas seorang petarung tidak pernah dinilai hanya dari satu hasil. Jawaban Palangboon datang pada ONE Friday Fights 84, saat ia menghadapi petarung asal Spanyol, Xavier Gonzalez. Kali ini, ia berhasil menang lewat split decision. Hasil tersebut dikonfirmasi baik oleh profil resmi ONE maupun hasil cepat dari data lainnya. Kemenangan ini punya arti yang besar, karena memperlihatkan bahwa Palangboon tidak sekadar mampu bersaing ketat, tetapi juga mampu mengubah pertarungan tipis menjadi kemenangan. Ia menunjukkan bahwa ketika detail-detail kecil berpihak padanya, ia cukup matang untuk menutup laga sebagai pemenang.

Kemenangan atas Xavier Gonzalez juga memberi warna penting pada profilnya sebagai petarung. Gaya bertarung Palangboon adalah ortodoks dengan fokus striking Muay Thai, dan hasil laga-laganya sangat mendukung deskripsi ini. Tidak ada jejak submission, tidak ada konteks MMA, dan seluruh kiprahnya yang terlihat di ONE berputar di sekitar pertukaran berdiri, kontrol ritme, serta pembacaan jarak. Ia tampil seperti petarung Thailand yang dibentuk oleh kultur gym klasik: sabar, teknis, dan siap bertukar bila perlu, tetapi tidak gegabah.

Lalu datang salah satu pertarungan yang paling penting dalam kisahnya sejauh ini, yakni melawan Pansak Wor Wantawee di ONE Friday Fights 103. Hasil akhirnya adalah kekalahan split decision untuk Palangboon, tetapi detail pertandingannya justru membuat namanya semakin menarik. Artikel hasil resmi ONE menulis bahwa Pansak berhasil “survive early knockdown” sebelum akhirnya mencuri kemenangan. Dengan kata lain, Palangboon sebenarnya memulai laga itu dengan sangat kuat. Ia menjatuhkan Pansak lewat left hook, lalu menambah tekanan dengan siku-siku keras yang sempat membuat lawannya tersungkur dekat tali ring. Namun Pansak bertahan, bangkit, lalu membalikkan arah laga.

Dari tiga pertarungan resminya di ONE, terlihat pola yang cukup jelas. Palangboon bukan petarung yang mudah dihancurkan atau dipatahkan. Semua laganya berjalan penuh hingga keputusan, dan dua di antaranya berakhir split decision. Ini menunjukkan bahwa ia selalu berada dalam jarak yang sangat dekat dari kemenangan, bahkan ketika kalah. Bagi petarung usia pertengahan 20-an yang masih aktif membangun nama, ini adalah fondasi yang sangat penting. Ia belum punya rekor besar, tetapi ia sudah punya reputasi sebagai lawan yang tidak pernah mudah.

Dari sisi prestasi, mungkin Palangboon belum memiliki kontrak global besar atau status bintang utama di ONE. Namun fondasinya cukup layak dihargai. Ia sudah meraih 1 kemenangan resmi di ONE, menghadapi lawan-lawan internasional dari Lebanon dan Spanyol, serta tampil sangat kompetitif melawan Pansak Wor Wantawee. Ditambah lagi, sumber dari Santai Muaythai Gym memberi gambaran bahwa ia punya latar belakang prestasi stadion dan turnamen Thailand yang tidak kecil. Itu membuat sosoknya terasa seperti petarung yang masih punya ruang besar untuk berkembang bila mampu mengubah duel-duel tipis itu menjadi kemenangan yang lebih konsisten.

Pada akhirnya, Palangboon Wor Santai adalah kisah tentang petarung Muay Thai Thailand yang sedang ditempa oleh ring. Ia lahir pada 10 Maret 2000, berlatih di Santai Muaythai Gym, bertarung dengan gaya ortodoks yang berfokus pada striking, dan sejauh ini membangun perjalanan di ONE lewat laga-laga yang keras dan sangat kompetitif. Rekornya memang baru 1 menang dan 2 kalah, tetapi angka itu tidak bercerita penuh. Yang lebih penting adalah bagaimana ia kalah dan bagaimana ia menang: tipis, berani, dan cukup dekat untuk membuat orang percaya bahwa cerita terbaiknya mungkin belum datang.

(PR/timKB).

Sumber foto: onefc.com

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...