Para Raja Liga Champions Asia

Yahya Pahlevy 12/08/2026 3 min read
Para Raja Liga Champions Asia

Jakarta – Liga Champions Asia bukan sekadar panggung bagi klub-klub besar Asia saat ini. Jauh sebelum kompetisi berganti nama menjadi AFC Champions League, turnamen antarklub elite Asia telah melahirkan sejumlah dinasti sepak bola yang bertahan selama puluhan tahun. Dalam catatan resmi AFC, sejarah tersebut bermula dari Asian Club Championship dan kemudian berkembang menjadi AFC Champions League. Karena itu, daftar gelar sepanjang masa biasanya menghitung kedua era tersebut sebagai bagian dari sejarah kompetisi yang sama.

Di puncak daftar terdapat Al Hilal dari Arab Saudi. Klub asal Riyadh tersebut telah mengoleksi empat gelar kontinental, masing-masing pada 1991, 2000, 2019 dan 2021. Al Hilal menjadi klub pertama yang mampu berdiri sendirian sebagai pemegang rekor empat gelar setelah mengalahkan Pohang Steelers pada final 2021. AFC sendiri menyebut kemenangan tersebut sebagai gelar kontinental keempat Al Hilal dan menempatkan mereka di posisi teratas dalam daftar klub tersukses.

Di bawah Al Hilal terdapat Pohang Steelers dari Korea Selatan dan Urawa Red Diamonds dari Jepang yang sama-sama telah meraih tiga gelar. Pohang menjadi juara pada 1997, 1998 dan 2009. Bahkan, pada 2009 mereka menjadi klub pertama yang mencapai tiga gelar dalam sejarah kompetisi Asia pada saat itu. Sementara Urawa meraih trofi pada 2007, 2017 dan 2022, menjadikannya salah satu kekuatan terbesar Asia dari Jepang.

Kelompok berikutnya sangat padat karena sejumlah klub telah mengoleksi dua gelar. Di antaranya adalah Al Ittihad, Suwon Samsung Bluewings, Jeonbuk Hyundai Motors, Al Sadd, Seongnam, Thai Farmers Bank, Maccabi Tel Aviv dan Esteghlal. Masing-masing memiliki kisah tersendiri dalam sejarah kompetisi. Al Ittihad, misalnya, menjadi juara dua musim beruntun pada 2004 dan 2005, sebuah pencapaian yang kembali disamai oleh Al Ahli Saudi pada era modern.

Khusus Al Ittihad, keberhasilan dua kali berturut-turut tersebut menjadi salah satu periode paling bersejarah bagi sepak bola Arab Saudi. Mereka menaklukkan Seongnam pada final 2004 dan Al Ain pada 2005. Lebih dari dua dekade kemudian, rival sekota mereka, Al Ahli Saudi, mengikuti jejak tersebut. Al Ahli menjuarai AFC Champions League Elite pada 2025 dan berhasil mempertahankan gelar pada 2026 setelah mengalahkan FC Machida Zelvia 1-0 melalui gol Feras Al Brikan di masa perpanjangan waktu.

Korea Selatan juga memiliki tempat istimewa dalam sejarah kompetisi. Selain Pohang yang mengoleksi tiga gelar, Suwon Samsung Bluewings dan Jeonbuk Hyundai Motors masing-masing memiliki dua gelar dalam daftar sepanjang masa. Jeonbuk meraih gelar pada 2006 dan 2016, sedangkan Suwon berjaya pada dua musim berturut-turut, 2001 dan 2002. Dominasi klub-klub Korea tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Korea Selatan selalu menjadi kekuatan tradisional dalam kompetisi antarklub Asia.

Dari Jepang, selain Urawa Red Diamonds, sejumlah klub lain juga pernah mengangkat trofi. Jubilo Iwata menjadi juara pada 1999, Gamba Osaka pada 2008, sementara klub-klub seperti Furukawa Electric dan Yomiuri juga pernah menjadi juara pada era Asian Club Championship. Ini menunjukkan bahwa kekuatan sepak bola Jepang di level klub sebenarnya telah memiliki sejarah panjang sebelum lahirnya era AFC Champions League modern.

Dengan demikian, Al Hilal masih menjadi raja Asia dengan empat gelar, diikuti Pohang Steelers dan Urawa Red Diamonds dengan tiga. Di bawah mereka terdapat sejumlah klub dengan dua gelar, termasuk Al Ittihad dan Al Ahli Saudi. Menariknya, perkembangan kompetisi membuat persaingan di papan atas masih terbuka. Dengan kekuatan finansial klub-klub Arab Saudi yang semakin besar dan tradisi kuat klub-klub Korea serta Jepang, rekor Al Hilal bukan tidak mungkin suatu hari kembali dikejar.

Daftar Klub dengan Gelar Liga Champions Asia Terbanyak

  1. Al Hilal (Arab Saudi) 4 kali
  2. Pohang Steelers (Korea Selatan) 3 kali
  3. Urawa Red Diamonds (Jepang) 3 kali
  4. Al Ittihad (Arab Saudi) 2 kali
  5. Suwon Samsung Bluewings (Korea Selatan) 2 kali

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...