Argentina Sang Raja Amerika Selatan

Yahya Pahlevy 13/08/2026 3 min read
Argentina Sang Raja Amerika Selatan

Jakarta – Copa América merupakan salah satu turnamen sepak bola internasional paling bersejarah di dunia. Kompetisi yang pertama kali digelar pada 1916 ini telah menjadi panggung utama bagi negara-negara Amerika Selatan untuk menunjukkan kekuatan mereka. Dalam perjalanan lebih dari satu abad, sejumlah negara berhasil membangun dinasti dan meninggalkan jejak besar. Namun, setelah Copa América 2024, satu negara resmi berdiri sendirian di puncak daftar juara terbanyak: Argentina.

Argentina kini mengoleksi 16 gelar Copa América, menjadikannya negara dengan jumlah trofi terbanyak sepanjang sejarah turnamen. Gelar ke-16 tersebut diraih pada Copa América 2024 di Amerika Serikat setelah Argentina mengalahkan Kolombia 1-0 melalui gol Lautaro Martínez pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan itu sekaligus membuat Argentina melewati Uruguay yang sebelumnya memegang rekor dengan 15 gelar.

Perjalanan Argentina menuju 16 gelar berlangsung selama lebih dari satu abad. Gelar pertama mereka diraih pada 1921, sebelum kemudian muncul sejumlah periode kejayaan. Argentina juga memiliki catatan unik sebagai satu-satunya negara yang pernah memenangkan Copa América tiga kali berturut-turut, yaitu pada 1945, 1946, dan 1947. Dominasi pada era tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam sejarah panjang La Albiceleste di turnamen kontinental.

Setelah lama menunggu gelar berikutnya, Argentina kembali mengakhiri paceklik Copa América pada 2021. Di final yang berlangsung di Stadion Maracanã, mereka mengalahkan Brasil 1-0 melalui gol Ángel Di María. Trofi tersebut menjadi sangat penting karena mengakhiri penantian panjang Argentina dan Lionel Messi untuk meraih gelar utama bersama tim nasional senior. Tiga tahun kemudian, Argentina berhasil mempertahankan mahkota dengan menjuarai Copa América 2024.

Final 2024 menghadirkan drama tersendiri. Argentina dan Kolombia bermain tanpa gol selama 90 menit sebelum pertandingan memasuki perpanjangan waktu. Pada menit ke-112, Lautaro Martínez mencetak gol yang menentukan kemenangan Argentina. Gol tersebut bukan hanya memberikan trofi, tetapi juga mengukuhkan Argentina sebagai tim tersukses dalam sejarah Copa América dengan koleksi 16 gelar.

Di belakang Argentina terdapat Uruguay dengan 15 gelar. La Celeste merupakan salah satu kekuatan paling bersejarah di Copa América dan termasuk peserta pada edisi pertama turnamen pada 1916. Uruguay sempat menjadi pemegang rekor gelar terbanyak sebelum Argentina mengambil alih posisi tersebut pada 2024. Sementara itu, Brasil berada di posisi ketiga dengan sembilan gelar.

Jika melihat daftar lengkap peraih gelar, persaingan di papan atas cukup menarik. Argentina 16 gelar, Uruguay 15, Brasil 9, Paraguay 2, Chile 2, Peru 2, Kolombia 1, dan Bolivia 1. Dengan demikian, hanya delapan negara yang pernah mengangkat trofi Copa América hingga edisi 2024. Argentina dan Uruguay menjadi dua negara yang sangat dominan, sementara Brasil berada cukup jauh di posisi ketiga dengan sembilan gelar.

Dengan 16 trofi, Argentina kini memiliki keunggulan satu gelar atas Uruguay dan tujuh gelar atas Brasil. Dominasi tersebut semakin terasa karena keberhasilan mereka dalam beberapa tahun terakhir: Copa América 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024. Era tersebut menjadikan Argentina bukan hanya negara dengan gelar Copa América terbanyak, tetapi juga salah satu tim nasional paling sukses dalam sepak bola internasional modern. Untuk saat ini, takhta Copa América jelas menjadi milik Argentina.

Argentina: 16 gelar
Juara: 1921, 1925, 1927, 1929, 1937, 1941, 1945, 1946, 1947, 1955, 1957, 1959, 1991, 1993, 2021, 2024.

Uruguay: 15 gelar
Uruguay menjadi penguasa Copa América selama bertahun-tahun sebelum Argentina merebut rekor tersebut pada 2024. Gelar terakhir mereka diraih pada 2011.

Brasil: 9 gelar
Brasil berada di posisi ketiga dengan sembilan trofi. Gelar terakhir mereka diraih pada 2019 ketika menjadi tuan rumah turnamen.

Chile: 2 gelar
Chile meraih dua gelar secara beruntun pada 2015 dan 2016. Kedua kemenangan tersebut menjadi periode paling sukses dalam sejarah mereka di Copa América.

(Yp/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Berita Lainnya

Loading next article...