Jakarta – Piala AFF, yang kini dikenal sebagai ASEAN Championship dan menggunakan nama komersial ASEAN Hyundai Cup, merupakan turnamen sepak bola antarnegara paling bergengsi di Asia Tenggara. Kompetisi ini pertama kali digelar pada 1996 di Singapura dengan nama Tiger Cup. Sejak awal, turnamen tersebut dirancang sebagai ajang khusus untuk mempertemukan negara-negara ASEAN dalam persaingan dua tahunan. Hingga edisi 2024, sudah ada lima negara yang pernah menjadi juara, dengan Thailand sebagai penguasa terbanyak.
Gelar perdana pada 1996 menjadi milik Thailand. Dalam final di Stadion Nasional Singapura, Thailand mengalahkan Malaysia 1-0 melalui gol Kiatisuk Senamuang. Dua tahun kemudian, giliran Singapura yang mengangkat trofi setelah mengalahkan Vietnam di final 1998. Thailand kemudian kembali berjaya pada 2000 dan 2002, sekaligus menunjukkan bahwa mereka mulai membangun dominasi kuat di kawasan. Pada 2000, Thailand mengalahkan Indonesia 4-1 di final, sedangkan pada 2002 mereka kembali menjadi juara.
Memasuki pertengahan dekade 2000-an, Singapura tampil sebagai penantang utama Thailand. The Lions merebut gelar pada 2004, kemudian kembali menjadi juara pada 2007 dan 2012. Rentetan tersebut membuat Singapura menjadi negara kedua tersukses dalam sejarah kompetisi dengan empat gelar. Di antara dominasi Singapura itu, Vietnam mulai menancapkan namanya dengan meraih trofi pertama pada 2008, setelah mengalahkan Thailand di final berkat gol dramatis Lê Công Vinh pada menit-menit akhir.
Sementara itu, Malaysia mencatat sejarah pada 2010 dengan meraih gelar pertamanya. Harimau Malaya mengalahkan Indonesia dalam final dua leg dan menjadi negara keempat yang berhasil menjuarai turnamen. Setelah itu, Thailand kembali mengambil alih panggung. Mereka memenangkan edisi 2014 dan 2016, dengan Malaysia dan Indonesia masing-masing menjadi lawan di partai final. Gelar 2016 sekaligus mempertegas Thailand sebagai kekuatan paling konsisten di ASEAN.
Vietnam kemudian kembali menjadi juara pada 2018, sekaligus meraih trofi keduanya. Mereka mengalahkan Malaysia dengan agregat 3-2 dalam final dua leg. Thailand kembali berjaya pada 2020, turnamen yang pelaksanaannya terdampak pandemi COVID-19 dan berlangsung pada akhir 2021 hingga awal 2022. Thailand kemudian mempertahankan status juara pada 2022 setelah mengalahkan Vietnam di final. Dua kemenangan tersebut membawa koleksi Thailand menjadi tujuh gelar, sebuah rekor yang masih bertahan hingga hari ini.
Edisi 2024 menghadirkan perubahan peta kekuatan. Vietnam kembali menjuarai turnamen untuk ketiga kalinya setelah menundukkan Thailand dengan agregat 5-3 dalam final. Vietnam menang 2-1 pada leg pertama dan kembali menang 3-2 pada leg kedua. Hasil tersebut bukan hanya memberikan Vietnam trofi ketiga, tetapi juga menghentikan Thailand yang sebelumnya berstatus juara bertahan. Dengan demikian, hingga saat ini daftar negara juara terdiri dari Thailand tujuh kali, Singapura empat kali, Vietnam tiga kali, serta Malaysia satu kali.
Sayangnya, Indonesia belum pernah menjadi juara Piala AFF meskipun beberapa kali mencapai final. Tim Merah Putih tercatat sebagai salah satu kekuatan tradisional turnamen, tetapi selalu gagal mengakhiri kompetisi dengan trofi. Jika melihat sejarahnya, Thailand masih berada jauh di puncak dengan tujuh gelar, tetapi Vietnam mulai mendekat dengan tiga trofi dan berpotensi menjadi penantang serius dominasi Thailand di masa mendatang.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda