Sejarah Tercipta DI Gelora Bung Karno

Eva Amelia • 06/10/2026 • 3 min read
Sejarah Tercipta DI Gelora Bung Karno

Jakarta – Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia kontra Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, semalam (Senin, 5 Oktober 2026) menyajikan salah satu drama paling ikonik dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara. Skuad Garuda sukses keluar sebagai juara setelah menundukkan Gajah Perang lewat drama adu penalti.

Stadion Utama Gelora Bung Karno dipadati puluhan ribu pendukung setia Timnas Indonesia yang memadati seisi stadion sejak sore hari. Sejak peluit kick-off dibunyikan, pasukan Garuda langsung mengambil inisiatif menyerang untuk mendikte jalannya permainan.

Dominasi lini tengah yang dimotori oleh Thom Haye membuat lini pertahanan Thailand harus bekerja ekstra keras. Sejumlah peluang emas tercipta melalui aksi Mitchell Baker dan Calvin Verdonk di paruh pertama, namun disiplinnya barisan belakang Thailand membuat skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Jual beli serangan terjadi antara kedua tim finalis elite Asia Tenggara ini. Petaka bagi Thailand mulai muncul ketika fullback mereka, Nicholas Mickelson, diganjar kartu kuning kedua berbuah kartu merah pada menit ke-81 akibat akumulasi pelanggaran.

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Indonesia langsung menekan lini pertahanan Thailand. Pada menit ke-84, publik SUGBK bergemuruh menyambut gol pembuka. Tendangan bebas terarah dari Dean James meluncur deras dan sempat mengenai badan pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sehingga mengecoh kiper Saranon Anuin. Indonesia memimpin 1-0.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berjarak tiga menit berselang, Thailand sukses membalas lewat skema serangan balik cepat. Umpan lambung matang dari Seksan Ratree berhasil diselesaikan dengan tendangan voli berkelas oleh Iklas Sanron di tiang jauh pada menit ke-87. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal 90 menit selesai, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan (extra time).

Babak extra time berjalan sangat dramatis di luar dugaan. Meskipun bermain dengan 10 orang, Thailand justru berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-110. Kesalahan komunikasi di lini belakang Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh Anan Yodsangwal yang merebut bola dan mengirimkan operan matang kepada Peeradol Chamratsamee untuk diselesaikan menjadi gol. Thailand memimpin 1-2.

Dalam situasi tertinggal dan waktu yang semakin menipis, instruksi taktik ofensif diterapkan oleh jajaran pelatih dengan mendorong Elkan Baggott naik membantu lini serang sebagai target man. Keputusan brilian tersebut membuahkan hasil manis pada menit ke-116. Kemelut di depan gawang Thailand mampu dimanfaatkan Baggott dengan sepakan cerdik yang bersarang di bawah mistar gawang. Skor 2-2 bertahan hingga extra time berakhir dan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Dalam drama adu penalti, mentalitas Skuad Garuda berbicara banyak. Empat algojo penalti Indonesia yaitu Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sementara itu, algojo ketiga Thailand Sarach Yooyen gagal mengeksekusi bola karena membentur tiang, dan penendang terakhir mereka berhasil dimentahkan oleh kiper utama Indonesia, Emil Audero.

Indonesia menang 4-2 di adu penalti dan resmi mengukuhkan diri sebagai juara baru FIFA ASEAN Cup 2026.

Keberhasilan menjuarai ajang prestisius FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya membawa trofi kebanggaan ke tanah air, tetapi juga mendongkrak perolehan poin penting dalam kalkulasi ranking FIFA.

Berkat rangkaian hasil positif dan status juara turnamen ini, ranking FIFA Timnas Indonesia kini berada di posisi ke-117 dunia. Kenaikan peringkat ini menjadi indikator progres positif konsistensi performa Skuad Garuda di bawah arahan taktik modern, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di peta persaingan sepak bola internasional

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...