Vladimir Petrovic: Sang Legenda Red Star Belgrade

Eva Amelia • 21/10/2026 • 4 min read
Vladimir Petrovic: Sang Legenda Red Star Belgrade

Jakarta – Sejarah sepak bola Eropa bagian timur menyimpan banyak kisah kehebatan talenta luar biasa yang sering kali luput dari perbincangan utama publik global. Salah satu sosok paling legendaris yang mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga ini adalah Vladimir Petrović. Lahir pada 1 Juli 1955 di Beograd, Yugoslavia (sekarang Serbia), pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini dikenal luas di dunia sepak bola dengan julukan Pizon. Julukan tersebut diambil dari bahasa Prancis yang berarti burung merpati. Nama Vladimir Petrović tidak sekadar tercatat sebagai pemain biasa, melainkan diabadikan sebagai salah satu ikon terbesar yang pernah dilahirkan oleh klub raksasa Serbia, Crvena Zvezda atau Red Star Belgrade.

Karier sepak bola profesional Petrović dimulai pada usia yang sangat muda. Dia membuat debut untuk tim senior Red Star Belgrade pada tahun 1971 saat usianya baru menginjak 16 tahun. Kematangan bermain serta visi bertanding yang melampaui usianya dengan cepat menjadikan Petrović sebagai pengatur serangan utama tim. Sebagai seorang gelandang, dia memiliki kontrol bola yang sangat halus, kemampuan umpan terukur, serta ketenangan luar biasa di bawah tekanan lawan. Dalam rentang waktu sebelas tahun membela Red Star Belgrade dari tahun 1971 hingga 1982, Petrović mencatatkan 497 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 117 gol.

Kehebatan dan dedikasinya di lapangan menghadirkan berbagai gelar juara bagi publik Beograd. Selama berseragam Merah-Putih, Petrović sukses mengantarkan Red Star Belgrade meraih empat gelar Juara Liga Pertama Yugoslavia dan satu trofi Piala Yugoslavia. Pencapaian fenomenal ini melahirkan penghormatan tertinggi dari pihak klub. Petrović dinobatkan sebagai Zvezdina zvezda keempat atau Bintang Keempat Red Star Belgrade, sebuah gelar kehormatan eksklusif yang hanya diberikan kepada lima pemain paling berpengaruh sepanjang sejarah klub. Selain itu, pada tingkat individu, dia juga dianugerahi penghargaan Pesepak Bola Terbaik Yugoslavia pada tahun 1980.

Puncak penampilan Petrović di panggung antarklub Eropa terjadi pada musim 1978/1979. Memimpin rekan-rekannya sebagai kapten tim, dia membawa Red Star Belgrade melaju hingga ke partai final Piala UEFA. Sepanjang perjalanan turnamen tersebut, Petrović tampil memukau dengan menumbangkan klub-klub kuat Eropa. Meski pada akhirnya Red Star Belgrade harus merelakan gelar juara setelah kalah tipis secara agregat dari wakil Jerman Barat, Borussia Monchengladbach, performa Petrović di turnamen itu menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu gelandang terbaik di Benua Biru.

Pada akhir tahun 1982, Petrović memutuskan untuk melanjutkan kariernya di luar negeri. Berdasarkan aturan transfer olahraga Yugoslavia saat itu yang membatasi kepindahan pemain ke luar negeri sebelum mencapai usia tertentu, Petrović baru berkesempatan hijrah saat usianya matang. Klub Inggris, Arsenal, menjadi pelabuhan pertamanya di Eropa Barat setelah mendatangkannya pada Desember 1982. Walaupun durasi kariernya di Highbury terbilang singkat, yakni hanya bertahan selama setengah musim pada periode 1982/1983 dengan mencatatkan 22 penampilan dan 3 gol, Petrović berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung The Gunners. Gaya bermainnya yang elegan serta kemampuan tekniknya yang tinggi memberikan warna berbeda dalam permainan Arsenal kala itu, termasuk membantu klub mencapai babak semifinal di Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Setelah menyelesaikan perjalanannya bersama Arsenal pada musim panas 1983, Petrović melanjutkan petualangan sepak bolanya di daratan Eropa darat. Dia bergabung dengan klub Belgia, Royal Antwerp, di mana dia bertahan selama dua musim dan menjadi pilar penting di lini tengah. Kariernya kemudian berlanjut ke Prancis bersama Stade Brestois atau Brest, sebelum kembali ke Belgia untuk membela Standard Liege. Petrović akhirnya menutup karier profesionalnya sebagai pesepak bola di klub Prancis, AS Nancy, pada tahun 1988.

Di tingkat internasional, Vladimir Petrović merupakan salah satu andalan utama tim nasional Yugoslavia. Dia mengumpulkan total 34 penampilan resmi (caps) dan mencetak 5 gol untuk negaranya. Debut internasionalnya dicatatkan pada September 1973 dalam laga melawan Hungaria. Petrović dipercaya masuk ke dalam skuad Yugoslavia yang berlaga di dua putaran final Piala Dunia, yakni Piala Dunia 1974 yang berlangsung di Jerman Barat serta Piala Dunia 1982 yang diselenggarakan di Spanyol. Laga kualifikasi Kejuaraan Eropa melawan Norwegia pada Oktober 1982 menjadi penampilan terakhirnya berseragam tim nasional.

Setelah menggantung sepatu dari lapangan hijau, kecintaan Petrović terhadap dunia sepak bola tidak pernah pudar. Dia bertransisi menjadi seorang pelatih dan memulai karier kepelatihannya dari jenjang pembinaan usia muda. Pengalaman taktisnya terbukti sangat berharga saat dia dipercaya menjadi asisten pelatih Ljupko Petrović di Red Star Belgrade. Dalam peran tersebut, dia turut membimbing Red Star meraih kejayaan tertinggi sepanjang sejarah klub dengan menjuarai Piala Champions Eropa (sekarang Liga Champions UEFA) pada musim 1990/1991.

Karier Petrović sebagai pelatih kepala juga dipenuhi dengan berbagai pencapaian penting. Dia dipercaya menangani Red Star Belgrade sebagai pelatih kepala dalam dua periode terpisah, di mana dia berhasil mempersembahkan trofi Piala Nasional pada musim 1996/1997. Di level internasional, salah satu prestasi terbaik kepelatihannya adalah saat membawa tim nasional Serbia dan Montenegro U-21 menjadi runner-up pada Kejuaraan Eropa U-21 UEFA tahun 2004. Prestasi ini sekaligus mengamankan tiket kelayakan untuk berlaga di Olimpiade Athens 2004.

Petrović juga dikenal sebagai pelatih yang melanglang buana ke berbagai negara. Dia pernah sukses di Asia saat melatih klub Tiongkok, Dalian Shide, dengan meraih gelar ganda yaitu Juara Liga Super Tiongkok dan Piala FA Tiongkok pada tahun 2005. Keberhasilan itu membuatnya ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional Tiongkok pada periode 2007 hingga 2008. Selain Tiongkok, Petrović juga pernah dipercaya untuk menangani tim nasional senior Serbia pada periode 2010 hingga 2011, serta melatih tim nasional Irak dan Yaman.

Perjalanan hidup dan karier Vladimir Petrović menggambarkan pengabdian tanpa batas terhadap dunia sepak bola. Baik sebagai pemain dengan bakat mengagumkan maupun sebagai pelatih yang kaya akan pengalaman, sosok bernama Pizon ini telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Serbia dan Yugoslavia. Warisan kepemimpinan, visi bermain, serta kesetiaannya pada Red Star Belgrade akan terus dikenang oleh para pecinta sepak bola lintas generasi.

(EA/timKB)

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...