Jakarta – Arsenal melaju ke final Piala Liga usai menekuk Chelsea 1-0 Rabu dini hari, unggul agregat 4-2. The Gunners tak banyak menyerang di Emirates karena hanya perlu mempertahankan keunggulan, dan pada akhirnya tim tamu gagal memberikan ancaman berarti yang bisa membahayakan posisi mereka di partai puncak yang akan digelar melawan pemenang antara Manchester City kontra Newcastle United. Laga Man City melawan Newcastle United baru akan digelar dini hari nanti.
Baca juga: Arsenal Lolos Ke Semifinal Carabao Cup Lewat Adu Penalti
Chelsea tampil mendominasi sepanjang babak pertama demi mengejar ketertinggalan agregat dari Arsenal. Pada menit ke-7, Liam Delap membuka peluang untuk Chelsea, tetapi sepakan kaki kirinya masih melebar. Arsenal membalas lewat tendangan jarak jauh Pioer Hincapie, tetapi masih dapat ditepis oleh Robert Sanchez. Trevoh Chalobah juga melakukan hal yang sama meski masih belum mengarah ke gawang Kepa Arrizabalaga. Arsenal memiliki dua kesempatan beruntun pada menit ke-34 dan 35 melalui Gabriel Martinelli dan Viktor Gyokeres, tetapi sama-sama masih diblok pertahanan Chelsea. Babak pertama ditutup dengan sepakan Enzo Fernandez dari luar kotak penalti yang dapat diamankan oleh Kepa. Skor 0-0 tetap bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah dengan kedua tim masih bermain aman. Arsenal tetap nyaman menguasai bola, sementara Chelsea menunggu celah untuk melakukan serangan balik. Chelsea mencoba memecah kebuntuan lewat situasi bola mati pada menit ke-64, namun sepakan Marc Cucurella dari jarak jauh melambung di atas mistar. Beberapa menit berselang, Enzo Fernandez kembali mencoba peruntungan, tetapi bola kembali melenceng dari sasaran.
Arsenal merespons lewat peluang dari situasi tendangan bebas pada menit ke-77. Sundulan Gabriel nyaris berbuah gol sebelum digagalkan oleh blok gemilang Cucurella di depan gawang. Kontroversi muncul pada menit ke-85 saat Gabriel Martinelli terjatuh di kotak penalti usai berduel dengan Trevoh Chalobah. VAR menilai kontak tersebut wajar dan memutuskan tidak menghadiahi Arsenal penalti.
Puncak drama terjadi di masa injury time ketika Arsenal melancarkan serangan balik saat Chelsea terlalu agresif menyerang. Kai Havertz menuntaskan peluang kreasi Declan Rice dengan dingin untuk memastikan kemenangan 1-0 dan mengantar Arsenal melaju dengan agregat 4-2.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda