Jakarta – Piala Liga Inggris atau yang lebih dikenal sebagai Carabao Cup kembali menyuguhkan drama tingkat tinggi seiring dengan tuntasnya rangkaian pertandingan babak keempat yang penuh kejutan. Berbagai tim papan atas Liga Inggris harus berjuang habis-habisan di tengah ketatnya jadwal kompetisi domestik demi mengamankan tiket menuju fase delapan besar. Atmosfer kompetisi pada tengah pekan ini terasa begitu membara di berbagai stadion utama Britania Raya, mempertemukan ambisi klub-klub elite dengan semangat juang tim kuda hitam.
Sorotan utama pada putaran keempat ini tertuju langsung ke Stadion Anfield ketika Liverpool harus menjamu rival abadi asal London, Chelsea. Pertandingan bertaraf blockbuster ini berjalan sangat ketat sejak peluit kick-off dibunyikan, di mana kedua pelatih menurunkan komposisi skuad terbaik demi menjaga asa meraih trofi domestik. Jual beli serangan langsung tersaji sepanjang paruh pertama babak normal, memaksa lini pertahanan kedua kesebelasan bekerja sangat keras menghalau setiap ancaman berbahaya.
Memasuki paruh akhir waktu normal, tensi pertandingan meningkat tajam ketika wasit menunjuk titik putih bagi kedua kubu akibat pelanggaran di area terlarang. Chelsea sempat unggul lebih dahulu lewat eksekusi penalti matang dari Morgan Rogers pada menit ke-40, sebelum akhirnya Liverpool mampu menyamakan kedudukan melalui cara serupa lewat sepakan penalti Cody Gakpo jelang turun minum menit ke-43. Skor imbang 1-1 tersebut bertahan hingga 90 menit waktu normal usai, tanpa adanya gol tambahan yang tercipta dari kedua belah pihak.
Karena aturan kompetisi tidak mengenal perpanjangan waktu pada fase ini, drama penentuan pemenang langsung dilanjutkan melalui babak adu penalti yang menegangkan di hadapan publik Anfield. Eksekusi demi eksekusi dilakukan secara bergantian oleh para algojo dari kedua tim dengan tingkat tekanan mental yang luar biasa tinggi. Pada akhirnya, ketenangan berpihak kepada kubu The Reds yang sukses mengunci kemenangan dramatis 6-5 di babak tos-tosan setelah Joe Gomez sukses menunaikan tugasnya sebagai penentu kemenangan krusial.
Drama serupa juga mewarnai perjuangan sang juara bertahan Manchester City saat mereka menjamu lawan tangguh Brighton & Hove Albion di Stadion Etihad. Skuad asuhan manajer papan atas langsung mendominasi penguasaan bola sejak menit awal untuk mencari celah membongkar rapatnya lini pertahanan The Seagulls. Kendati demikian, organisasi permainan disiplin yang diterapkan Brighton mampu membuat lini serang Manchester City beberapa kali frustrasi di sepertiga akhir lapangan.
Pertandingan waktu normal antara Manchester City melawan Brighton & Hove Albion ditutup dengan skor sama kuat 2-2 setelah kedua tim saling berbalas gol sepanjang jalannya laga. Ketangguhan mental kembali diuji ketika wasit memaksa kedua kesebelasan menyelesaikan pertandingan melalui babak adu penalti penentu. Dalam babak adu penalti yang mendebarkan tersebut, Manchester City akhirnya keluar sebagai pemenang dengan keunggulan tipis 4-3 atas Brighton, sekaligus memastikan satu tiket aman ke perempat final.
Sementara itu, penampilan paling perkasa di putaran keempat ini justru ditunjukkan oleh AFC Bournemouth saat menjamu Aston Villa di Stadion Vitality. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Cherries tampil sangat dominan dan sama sekali tidak memberikan ruang bernapas bagi Aston Villa. Amine Adli membuka keunggulan cepat tuan rumah pada menit ketujuh, yang kemudian digandakan oleh Lewis Cook di awal babak kedua menit ke-51.
Pesta kemenangan Bournemouth atas Aston Villa akhirnya disempurnakan oleh gol ketiga yang dicetak oleh Alvaro Rodriguez pada menit ke-69. Kemenangan telak 3-0 ini menegaskan kapasitas Bournemouth sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di ajang Carabao Cup musim ini berkat konsistensi permainan menyerang yang efektif. Aston Villa yang tertinggal jauh tak mampu mengejar ketertinggalan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan oleh pengadil lapangan.
Pertandingan sengit lainnya mempertemukan Fulham dengan Crystal Palace di Craven Cottage dalam derbi London yang berjalan sangat ketat. Crystal Palace sukses keluar sebagai pemenang berkat keunggulan tipis 1-0 atas tuan rumah Fulham melalui taktik bertahan yang disiplin serta pemanfaatan peluang emas yang efektif. Gol tunggal penentu kemenangan tersebut sudah cukup untuk mengantar The Eagles melangkah jauh ke babak delapan besar menyusul tim-tim elite lainnya.
Kejutan menarik turut tersaji di Stadium of Light tatkala Sunderland menghadapi lawan sepadan Brentford dalam duel klasik divisi sepak bola Inggris. Pertandingan ini berjalan dalam tempo sangat tinggi dengan jual beli gol yang memanjakan mata para penonton yang hadir di stadion. Sunderland akhirnya sukses keluar sebagai pemenang lewat drama lima gol dengan skor akhir 3-2 atas Brentford, memastikan diri sebagai salah satu wakil yang lolos secara gemilang.
Selain itu, kejutan dramatis juga mewarnai laga antara Fleetwood Town menghadapi Arsenal, di mana Fleetwood sukses menahan imbang The Gunners 1-1 hingga waktu normal usai. Melalui adu penalti yang menegangkan, Fleetwood Town secara mengejutkan mampu menyingkirkan Arsenal dengan skor 5-3 setelah adu penalti berakhir dramatis. Hasil ini menambah daftar panjang kejutan khas Piala Liga Inggris yang selalu menarik untuk disaksikan setiap musimnya.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda