Hitam-Putih dari Indonesia

Boas Simanjuntak 23/08/2022 2 min read
 Hitam-Putih dari Indonesia

Salah dua warna yang identik dengan monokrom adalah hitam dan putih. Sering diartikan sebagai dua sisi berbeda, buruk dan baik. Tetapi, dua warna tersebut merupakan bagian dari taktik yang harus dijalankan untuk meraih kemenangan. Menang atau kalah ditentukan di atas sebuah papan hitam putih, papan catur.

Pada Olimpiade Catur 2022 yang ke 44, di Chennai, India, Indonesia mengirimkan empat pecatur perempuan. Mereka adalah Woman Grand Master (WGM) Medina Warda Aulia, International Master (IM) Irine Kharisma Sukandar, Woman International Master (WIM) Dewi Ardhiani Anastasia Citra, dan Master Nasional Wanita (MNW) Farina Mariroh. 

Tim catur Indonesia, mengutip Tempo, sanggup memperbaiki peringkat. Pada Olimpiade Catur 2018 di Batumi, Georgia, tim Indonesia menempati peringkat ke-35. Pada Olimpiade tahun ini, berhasil berada di peringkat ke-24 dari 162 negara.

Foto: PB PERCASI

Di saat yang hampir bersamaan, ketua umum PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia), Grand Master (GM) Utut Adianto, terpilih sebagai Presiden Zona 3.3 Asia yang terdiri dari 17 negara anggota FIDE (Federasi Catur Internasional). Negara-negara tersebut adalah: 10 negara anggota ASEAN, Timor Leste, Hongkong, Jepang, Korea Selatan, Makau, Mongolia, dan Taiwan.

Mengutip PB PERCASI, FIDE membagi 185 negara anggotanya ke dalam beberapa Zona. Untuk kawasan Asia, Oceania, hingga Australia yang terdiri dari 52 negara, dibagi ke dalam Zona 3.1 sampai Zona 3.7. Demikian juga untuk Kawasan Eropa, Amerika, Amerika Latin, Rusia, hingga Afrika dibagi ke dalam beberapa zona yang berbeda.

Utut Adianto adalah nama besar dalam catur Indonesia. Kecintaannya pada catur dilanjutkan dengan berkembangnya Sekolah Catur. Berawal dari Sekolah Catur Enerpac hingga berganti nama menjadi Sekolah Catur Utut Adianto. 

Awal berdiri pada tahun 1993 di Jakarta. Bersama kedua rekannya, Eka Putra Wijaya dan Kristianus Liem, mereka mempunyai ambisi luar biasa, menciptakan pecatur kelas dunia dan membangun kecerdasan intelekual serta mental anak-anak Indonesia.

Ternyata, catur baik bagi perkembangan anak. Mengutip Parenting, catur mampu memberikan pelajaran bagi anak untuk berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, catur pun bisa melatih anak untuk mengendalikan diri. 

Penyebabnya, karena salah satu bagian otak yang berkembang pada masa anak-anak adalah korteks prefrontal, bagian yang bertanggungjawab pada pengendalian diri. Perkembangan korteks prefrontal sangat dipengaruhi pada aktivitas berpikir yang strategis dan kritis pada permainan catur. Terbiasa bermain catur, ketika dewasa memiliki pengendalian diri yang baik.

(BS/timKB)

Sumber Foto: PB PERCASI

 

Loading next article...