Jakarta – Bernardo Silva benar benar mengalami perubahan nasib secara drastis dalam satu minggu terakhir ini. Dirinya menjadi penyebab kegagalan City melangkah ke semifinal Liga Champions setelah tendangan penalti konyolnya gagal menembus gawang Real Madrid. Namun dinihari tadi dirinya menjadi pahlawan dengan gol tunggal yang dicetaknya membawa Manchester City lolos ke final FA Cup. Manchester City menembus final Piala FA usai mengamankan kemenangan dengan skor tipis 1-0, kontra Chelsea di Wembley Stadium.
Nicolas Jackson hampir membawa Chelsea unggul setelah mendapatkan umpan dari Cole Palmer. Beruntung, kiper Manchester City, Stefan Ortega, mampu mengamankan gawangnya. Chelsea kembali mencoba mencetak gol melalui Palmer, tetapi upayanya digagalkan oleh Ortega. Sementara itu, Bernardo Silva mencoba membawa City memimpin, tetapi belum berhasil menemui sasaran. Hingga turun minum, kedua tim saling berbalas serangan tanpa gol tercipta.
Memasuki babak kedua, The Blues sempat mendapat dua peluang dari Jackson, tapi bisa digagalkan dengan baik oleh kiper Manchester City. Menit ke-69, Manchester City kembali mendapat kesempatan via tembakan Jeremy Doku. Namun percobaannya bisa digagalkan kiper Chelsea. Satu menit berselang, giliran De Bruyne yang mengancam gawang Chelsea. Namun, tembakan gelandang asal Belgia itu masih belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-84. Bernardo Silva mencetak gol untuk Manchester City setelah menyambar bola muntah di depan gawang Chelsea. Keunggulan Manchester City bertahan hingga pertandingan babak kedua berakhir. The Citizens menang 1-0 dan berhak melaju ke final FA Cup musim ini.
Kekalahan ini juga semakin mempertegas status pecundang Pochettino di ajang Piala FA, di mana dia selalu kalah di setiap semi-final yang dimainkannya selama karier manajerialnya. Itu terjadi pada 2017 [Chelsea 4-2 Tottenham], 2018 (Man United 2-1 Tottenham) dan laga hari ini.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook