Curacao Kontra Ekuador Berakhir Tanpa Pemenang

Jakarta – Tim debutan, Curaçao mencetak hasil sensasional di Piala Dunia 2026. Tim asuhan pelatih kepala Dick Advocaat berhasil menahan Ekuador dengan skor 0-0 di Kansas City. Kiper Eloy Room menjadi pahlawan mutlak Curaçao berkat serangkaian penyelamatan fenomenal, yang membawa tim ini meraih satu poin pertamanya sepanjang sejarah di ajang Piala Dunia. Dengan tambahan masing-masing satu poin, Ekuador menempati peringkat ketiga grup E dan Curacao masih berada di juru kunci.

Pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium ini didominasi oleh Ekuador. Tim asal Amerika Selatan itu langsung menguasai bola sejak awal dan mengatur tempo permainan. Baru tiga menit laga berjalan, Enner Valencia nyaris membawa Ekuador unggul melalui peluang emasnya, namun Eloy Room berhasil menepis bola tersebut sehingga gagal berbuah jadi gol. Curacao tidak berdiam diri. Anak asuh Dick Advocaat itu sesekali mencoba mengancam gawang Ekuador melalui skema serangan balik.

Baca juga: Pantai Gading Menang Tipis Atas Ekuador

Room bisa dikatakan benar-benar bekerja keras di 30 menit pertama babak pertama. Ia mengamankan sejumlah peluang berbahaya dari Ekuador sehingga timnya tidak kebobolan di pertandingan ini. Di menit ke-33, Curacao melepaskan peluang berbahaya pertama mereka ke gawang Ekuador melalui sepakan Juninho Bacuna yang berhasil ditangkap oleh Galindez. Ekuador terus membombardir pertahanan Curacao, namun skor 0-0 tetap bertahan hingga jeda.

Baca juga: Jerman Pamer Kekuatan Saat Bantai Curacao 7-1

Memasuki babak kedua, Ekuador langsung tampil menekan. Mereka langsung tancap gas untuk mencetak gol ke gawang Curacao. Namun sama seperti di babak pertama, Curacao bertahan dengan sangat rapi, sehingga serangan-serangan Ekuador kesulitan menembus pertahanan mereka. Di sisi lain, Curacao juga tidak sepenuhnya parkir bus. Mereka juga beberapa kali melepaskan serangan balik berbahaya, seperti yang terjadi di menit ke-60 saat Jurgen Locadia melepaskan tembakan terarah ke gawang Ekuador yang berhasil diamankan oleh Gonzalo Plata.

Eloy Room benar-benar jatuh bangun di babak kedua ini. Pasalnya ia berulang kali menggagalkan peluang berbahaya Ekuador ke gawang Curacao di laga ini. Sadar timnya mengalami kebuntuan, Beccacece memasukkan beberapa pemain menyerang seperti Angelo Preciado dan Nilson Angulo untuk menambah daya gedor La Tri di laga ini. Serangan terus dilancarkan Ekuador, namun hingga babak kedua berakhir skor berakhir imbang dengan skor 0-0 dan kedua tim harus rela berbagi poin di laga ini.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Sempat Tertinggal, Jerman Raih Tiket Ke Babak 32 Besar

Jakarta – Jerman berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan melawan Pantai Gading menjadi kemenangan dramatis (2-1), berkat dua gol Deniz Undav di menit-menit akhir, dalam laga putaran kedua fase grup Piala Dunia 2026. Pertandingan ini jelas mengecewakan bagi Pantai Gading setelah penampilan berani yang nyaris memberi mereka kejutan bersejarah. Tambahan tiga poin membuat Jerman semakin kukuh di puncak klasemen Grup E dengan koleksi enam poin. Tim asuhan Julian Nagelsmann juga memastikan diri lolos ke babak 32 besar dengan satu pertandingan tersisa. Sementara itu, Pantai Gading tetap berada di posisi kedua dengan tiga poin. Mereka masih unggul atas Ekuador dan Curacao yang belum memainkan pertandingan kedua di grup ini.

Baca juga: Jerman Pamer Kekuatan Saat Bantai Curacao 7-1

Jerman langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal pertandingan. Kai Havertz hampir membuka keunggulan, tetapi sundulannya masih mampu diamankan Yahia Fofana. Tekanan Der Panzer berlanjut melalui Jamal Musiala pada menit ke-18. Gelandang muda tersebut mendapat ruang tembak yang baik, namun sepakannya hanya melintas tipis di sisi gawang. Pada menit ke-21, Jerman sempat merayakan gol dari Aleksandar Pavlovic. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Pantai Gading mulai memberikan ancaman serius setelah memasuki setengah jam pertandingan. Amad Diallo menciptakan peluang berbahaya sebelum Franck Kessie memecah kebuntuan lewat penyelesaian jarak dekat pada menit ke-30. Menjelang turun minum, Pantai Gading hampir menggandakan keunggulan melalui Ange-Yoan Bonny, tetapi Manuel Neuer melakukan penyelamatan penting. Jerman juga kembali mencetak gol lewat Havertz, namun lagi-lagi dianulir setelah tinjauan VAR mengonfirmasi adanya pelanggaran sebelumnya. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Baca juga: Pantai Gading Menang Tipis Atas Ekuador

Memasuki babak kedua, Jerman terus berupaya mengejar ketertinggalan melalui Jamie Leweling dan Havertz. Meski beberapa peluang tercipta, gol penyeimbang belum kunjung datang hingga pertengahan babak kedua. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-68. Deniz Undav menyambut umpan matang Nadiem Amiri sebelum melepaskan tembakan akurat ke atap gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, Jerman semakin agresif menekan pertahanan lawan. Beberapa peluang dari Undav, Nathaniel Brown, dan Amiri mampu digagalkan Fofana yang tampil cukup solid di bawah mistar. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Jerman menemukan gol kemenangan pada masa injury time. Undav memanfaatkan umpan Felix Nmecha pada menit ke-90+4 untuk mencetak gol keduanya dan memastikan Der Panzer menang 2-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Belanda Lumat Swedia 5-1

Jakarta – Die Oranje, Belanda lumat Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Minggu (21/6/2026) dini hari WIB. Hasil ini membawa mereka mengoleksi empat angka dan hampir pasti mengamankan tiket babak 32 besar. Posisi akhir mereka di klasemen akan ditentukan laga lain, termasuk partai pamungkas menghadapi Tunisia pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Sementara Swedia masih mengoleksi tiga poin berkat kemenangan 5-1 atas Tunisia di laga pembuka dan selanjutnya bersua Jepang pada waktu bersamaan.

Belanda langsung menggebrak sejak menit awal. Serangan cepat yang dibangun Brian Brobbey, Tijjani Reijnders, dan Cody Gakpo menghasilkan gol pembuka pada menit kelima. Gakpo mengirim umpan mendatar dari sisi kiri yang diselesaikan Brobbey dari jarak dekat. Gol tersebut membuat Oranje unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan permainan. Swedia mencoba merespons dua menit kemudian. Viktor Gyokeres melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti, tetapi Bart Verbruggen mampu melakukan penyelamatan penting.

Baca juga: Profil Timnas Belanda Di Piala Dunia 2026

Dominasi Belanda berlanjut. Denzel Dumfries berkali-kali mengancam lewat pergerakan di sisi kanan dan menjadi sumber masalah bagi pertahanan Swedia. Pada menit ke-17, Dumfries mengirim umpan silang rendah yang berhasil disambar Brobbey di depan gawang. Striker Belanda itu mencetak gol keduanya dan membawa timnya unggul 2-0. Setelah tertinggal dua gol, Swedia mulai menemukan ritme permainan. Alexander Isak turun lebih dalam untuk membantu membangun serangan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Belanda langsung mencetak gol ketiga. Summerville membuka ruang bagi Dumfries di sisi kanan sebelum bek sayap itu mengirim umpan matang yang diselesaikan Gakpo di tiang jauh. Tekanan Belanda tidak berhenti. Pada menit ke-54, Summerville kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Gakpo yang melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang untuk mengubah skor menjadi 4-0. Swedia akhirnya mendapat gol balasan pada menit ke-59. Alexander Isak mengirim umpan terobosan sempurna kepada Anthony Elanga yang baru masuk sebagai pemain pengganti. Elanga dengan tenang menaklukkan Verbruggen dan memperkecil skor menjadi 4-1.

Gol tersebut sempat memberi energi baru bagi Swedia. Elanga beberapa kali merepotkan lini belakang Belanda, sementara Isak nyaris mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang ditepis Verbruggen. Meski demikian, Belanda tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Koeman melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan hingga menit-menit akhir. Gol penutup hadir pada menit ke-89. Summerville merebut bola di wilayah pertahanan Swedia, menggiringnya hingga mendekati kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang. Belanda menutup laga dengan kemenangan telak 5-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Turki Disingkirkan Paraguay Dari Piala Dunia 2026

Jakarta – Kejutan kembali terjadi. Turki yang dprediksi akan menjadi kuda hitam di Piala Dunia 2026 secara mengejutkan tersingkir di fase grup. Tim asuhan Vincenzo Montella itu selalu kalah di dua laga awal di Piala Dunia 2026. Pada laga kedua Piala Dunia 2026, Turki harus mengakui keunggulan Paraguay 0-1. Turki tak berdaya melawan 10 orang pemain Paraguay. Gol tunggal Paraguay tercipta pada menit kedua melalui Matias Galarza. Paraguay harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama setelah Miguel Almiron diganjar kartu merah langsung karena menutup mulut saat berbicara dengan salah satu pemain Turki.

Baca juga: Amerika Serikat Pesta Gol Ke Gawang Paraguay

Kekalahan dari Paraguay membuat Turki terbenam di dasar klasemen Grup D setelah selalukalah di dua laga. Sebelumnya Turki keok 0-2 dari wakil Asia Australia. Dua kekalahan ini membuat Turki dipastikan tidak bisa lolos ke babak 32 besar. Turki selanjutnya akan menjalani laga hiburan melawan tuan rumah Amerika Serikat.

Baca juga: Australia Hajar Turki Dua Gol Tanpa Balas

Paraguay langsung mengejutkan Turki saat laga baru berjalan dua menit. Berawal dari sundulan tipis Julio Enciso, Mathias Galarza mengontrol bola di depan kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut kanan bawah gawang untuk membawa Paraguay unggul 1-0. Turki berusaha merespons dan mendapatkan peluang emas pada menit ke-13. Akturkoglu mengirim umpan tarik dari sisi kiri yang disambut tendangan pertama Arda Guler, tetapi bola melambung jauh di atas mistar gawang Paraguay.

Paraguay tidak tinggal diam dan nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-37 ketika Juan Caceres menyambut serangan balik cepat. Namun, penyelamatan gemilang kiper Turki menggagalkan peluang tersebut, sebelum drama besar terjadi pada masa injury time babak pertama saat Miguel Almiron menerima kartu merah langsung pada menit 45+3 karena melanggar aturan FIFA terkait menutupi mulut saat berbicara kepada lawan. Skor 1-0 untuk keunggulan Paraguay pun bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua. peluang emas didapat Turki pada menit ke-58 saat umpan lambung mengarah kepada Hakan Calhanoglu di depan gawang. Namun, gelandang berpengalaman itu gagal memanfaatkannya setelah sepakan kaki kirinya dari jarak dekat melambung di atas mistar, sebelum semenit kemudian Demiral kembali menguji Gill lewat tembakan dari luar kotak penalti yang nyaris berbuah gol.

Memasuki 15 menit terakhir, Turki menggempur habis-habisan pertahanan Paraguay. Gill tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Bardakci dan Uzun, sementara Gustavo Gomez melakukan sapuan krusial untuk mencegah Gul mencetak gol. Hingga peluit panjang berbunyi pada menit 90+7, Turki yang menciptakan begitu banyak peluang tetap gagal mencetak gol dan harus mengakui kemenangan Paraguay dengan skor tipis 0-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Brasil Pamer Skill Saat Kalahkan Haiti 3-0

Jakarta – Tim nasional Brasil memamerkan skill individu para pemainnya saat mengamankan poin penuh usai menumbangkan Haiti dengan skor telak 3-0 pada pertandingan babak penyisihan Grup C Piala Dunia 202 dalam laga yang berlangsung di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Sabtu (20/6) pagi WIB.  Hasil ini membuat Selecao menjadi pemuncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat angka, menggusur Maroko yang kini turun ke posisi kedua. Haiti sendiri kini terdampar di dasar klasemen tanpa poin sama sekali, tepat di bawah Skotlandia yang ada di posisi ketiga. Mereka dipastikan tersingkir dari gelaran Piala Dunia 2026 ini.

Brasil langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal pertandingan. Pada menit ke-2, Raphinha melakukan tusukan cepat sebelum bekerja sama dengan Casemiro, namun sentuhan terakhirnya saat masuk ke area berbahaya terlalu jauh sehingga mampu diamankan pemain Haiti yang kemudian memenangkan tendangan bebas. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-23 dan Brasil unggul 1-0. Vinicius Junior menusuk ke kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang gagal diamankan sempurna oleh Placide, lalu upaya sapuan Delcroix justru mengenai Matheus Cunha dan bergulir masuk ke gawang yang kosong.

Baca juga: Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1

Keunggulan Brasil semakin bertambah menjelang turun minum. Cunha mencetak gol keduanya pada menit ke-36 setelah menyelesaikan serangan balik yang dipimpin Vinicius. Ia melepas tembakan keras kaki kiri ke sudut atas kanan gawang. 2-0! Vinicius akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+3, lewat penyelesaian dingin memanfaatkan umpan panjang terukur Lucas Paqueta. Skor 3-0 untuk Brasil bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Brasil tetap tampil dominan setelah jeda dan berusaha meningkatkan catatan penguasaan bola mereka yang sudah mencapai 62 persen pada babak pertama. Selecao memainkan tempo yang lebih santai karena telah berada dalam posisi nyaman untuk mengamankan kemenangan. Peluang terbaik Haiti datang pada menit ke-63 melalui situasi sepak pojok yang dieksekusi Bellegarde. Umpan akuratnya disambut sundulan keras Ade dari jarak dekat, tetapi Alisson menunjukkan refleks luar biasa dengan menepis bola tepat di garis gawang untuk menjaga keunggulan Brasil.

Menjelang laga berakhir, Brasil nyaris mencetak gol keempat ketika Martinelli mengirim umpan matang kepada Ederson Silva di depan gawang kosong pada menit 90+1, namun penyelesaiannya justru melebar ke sisi jaring. Haiti masih sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Simon pada menit 90+4 yang ditepis Alisson, sebelum peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan Brasil 3-0 atas Haiti.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Gol Tunggal Saibari Bawa Maroko Kalahkan Skotlandia

Jakarta – Maroko berhasil meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia 2026. Berhadapan dengan wakil Eropa, Timnas Skotlandia, Singa Atlas berhasil menang dengan skor tipis 0-1 di laga ini. Timnas Maroko unggul berkat gol cepat Ismael Saibari di awal babak pertama. Berkat kemenangan ini, Timnas Maroko naik ke peringkat pertama grup C Piala Dunia 2026 dengan raihan empat poin, sementara Skotlandia tertahan di peringkat kedua dengan raihan tiga poin.

Baca juga: Brasil Ditahan Imbang Maroko 1-1

Maroko memulai laga dengan sempurna. Pertandingan baru berjalan dua menit mereka sudah bisa memimpin melalui gol dari Ismael Saibari. Lepas dari jebakan offside, Saibari dengan tenang melesakkan bola dari sudut sempit. Kebobolan gol cepat, Skotlandia tak bisa segera bangkit. Scott McTominay dan kawan-kawan malah kesulitan menembus pertahanan Maroko. Serangan Skotlandia mentok di luar kotak penalti Maroko. Maroko yang malah berpeluang menambah gol pada menit 35 bila saja Bilal El Khannouss lebih tenang dalam menyelesaikan peluang emas yang didapatnya. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Baca juga: Kalahkan Haiti, Skotlandia Puncaki Klasemen Grup C

Memasuki babak kedua, Saibari hampir mencetak gol cepat lagi. Tembakannya membentur salah satu pemain Skotlandia sehingga bola cuma mengenai tiang gawang. Bilal El Khannouss kembali punya peluang emas pada menit 52. Kali ini sundulannya masih bisa digagalkan kiper Skotlandia. Skotlandia mencoba lewat tendangan jarak jauh. Usaha McTominay masih bisa diblok pertahanan Maroko di menit 84. Sedangkan tendangan McTominay berikutnya masih mudah diamankan oleh kiper Yassin Bono di menit 88. Hingga peluit panjang ditiup wasit, Skotlandia gagal membalas gol tunggal Maroko ini sehingga harus menyerah 0-1.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Amerika Serikat Susul Meksiko Ke 32 Besar

Jakarta – Tuan rumah, Amerika Serikat bermain dominan saat meraih kemenangan atas wakil Asia, Australia dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan USMNT diraih berkat gol bunuh diri pemain Australia, Cameron Burgess serta gol Alex Freeman di babak pertama.  Kemenangan ini membawa Amerika Serikat memastikan kelolosan ke babak 32 besar. Sementara itu meski kalah, Australia masih memiliki peluang melaju ke fase knock out bila memenangkan laga terakhir melawan Paraguay.

Baca juga: Amerika Serikat Pesta Gol Ke Gawang Paraguay

Meski mendapat tekanan awal, Amerika Serikat perlahan mengambil kendali permainan. Hasilnya datang pada menit ke-11 ketika Folarin Balogun menunjukkan kecepatan luar biasa di sisi kiri pertahanan Australia. Penyerang AS itu mengirim umpan ke depan gawang yang justru berakhir menjadi petaka bagi Australia setelah Cameron Burgess tanpa sengaja membelokkan bola ke atap gawangnya sendiri. Tertinggal satu gol membuat Australia berusaha merespons cepat. Hanya semenit berselang, kombinasi apik Mohamed Toure dan Nishan Velupillay membuka ruang bagi Mathew Leckie. Namun, sepakan pemain senior Socceroos itu masih melebar tipis dari sasaran.

Menjelang turun minum, Amerika Serikat akhirnya mendapatkan gol kedua. Pada awalnya, gol Alex Freeman dianulir karena dianggap berada dalam posisi offside saat menyambar bola hasil kemelut di kotak penalti. Namun setelah pemeriksaan VAR, wasit memutuskan bahwa Freeman berada dalam posisi sah karena masih sejajar dengan bek Australia, Alessandro Italiano. Keputusan tersebut disambut sorak-sorai ribuan pendukung tuan rumah di stadion. Gol Freeman memastikan Amerika Serikat menutup babak pertama dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat tetap tampil agresif. Balogun memiliki peluang emas pada menit ke-51 setelah menerima umpan terobosan Tyler Adams. Akan tetapi, bek Australia Alessandro Circati melakukan penyelamatan krusial dengan memblok tembakan sang striker. Australia sempat mendapatkan kesempatan terbaik mereka pada menit ke-62. Aksi cepat Nestory Irankunda dari sisi kanan berhasil menciptakan ruang bagi Cristian Volpato. Namun, tembakan pertama Volpato justru melambung jauh di atas mistar gawang.

Menjelang akhir pertandingan, Socceroos kembali memperoleh peluang emas. Umpan silang Alessandro Italiano disambut Jordan Bos yang mengirim bola ke tengah kotak penalti. Harry Souttar gagal menyentuh bola, tetapi Jason Geria berhasil melepaskan tembakan. Sayangnya, Tyler Adams tampil sigap untuk melakukan blok penting dan menggagalkan peluang tersebut. Amerika Serikat juga nyaris menambah gol di masa injury time melalui kombinasi Balogun dan Tillman. Namun umpan terakhir yang terlalu deras membuat peluang itu terbuang sia-sia.Skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga laga berakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

The Silent Burden: Memahami Mental Load Di Kehidupan Sehari-hari

Pernahkah Anda merasa sangat lelah di penghujung hari, padahal secara fisik Anda hanya duduk di depan meja kantor atau berada di rumah sepanjang hari? Rasa lelah itu bukan berasal dari otot yang tegang, melainkan dari otak yang terasa “panas” karena terus-menerus memproses ribuan detail kecil. Fenomena ini dikenal sebagai mental load atau beban mental—sebuah beban tak kasatmata yang sering kali tidak disadari, namun secara perlahan dapat mengikis kesejahteraan psikologis seseorang. Memahami mental load adalah langkah krusial untuk mencegah burnout dan menciptakan keseimbangan hidup yang lebih sehat di tengah dunia yang menuntut kita untuk selalu serba cepat.

Apa Itu Mental Load?

Secara sederhana, mental load adalah pekerjaan kognitif yang berkaitan dengan mengelola tugas-tugas. Jika tugas fisik adalah mencuci piring, maka mental load adalah mengingat bahwa sabun cuci piring sudah hampir habis, merencanakan kapan harus membelinya, dan memastikan piring tersebut kering sebelum jam makan malam dimulai. Ini adalah peran sebagai “manajer proyek” dalam kehidupan pribadi dan keluarga.

Beban ini bersifat konstan dan tidak pernah benar-benar berhenti. Bahkan saat sedang beristirahat, otak seseorang yang memikul mental load tinggi akan tetap bekerja: memikirkan jadwal imunisasi anak, mengingat tenggat waktu laporan kantor, hingga merencanakan menu makan untuk satu minggu ke depan. Karena sifatnya yang tidak terlihat dan sering kali tidak dianggap sebagai “pekerjaan nyata”, beban ini disebut sebagai the silent burden atau beban yang membisu.

Mengapa Beban Ini Begitu Berat?

Masalah utama dari mental load bukanlah pada satu tugas besar, melainkan pada akumulasi dari ratusan tugas kecil yang harus dikelola secara bersamaan. Bayangkan otak Anda seperti sebuah peramban web dengan puluhan tab yang terbuka sekaligus. Setiap tab mewakili satu tanggung jawab: tagihan listrik, ulang tahun teman, stok bahan makanan, janji temu dokter, hingga urusan perbaikan rumah. Semakin banyak tab yang terbuka, semakin lambat sistem operasi otak Anda bekerja, hingga akhirnya terjadi “crash” atau kelelahan mental yang hebat.

Selain itu, mental load sering kali bersifat sepihak. Dalam banyak rumah tangga atau lingkungan kerja, beban ini cenderung jatuh pada satu orang saja. Orang tersebut menjadi titik pusat informasi—sosok yang harus mengetahui di mana kunci diletakkan, kapan sampah diambil, atau siapa yang harus dihubungi saat terjadi keadaan darurat. Ketidakseimbangan ini menciptakan rasa terisolasi dan kebencian (resentment), karena meskipun tugas-tugas fisik mungkin dibagi secara adil, beban emosional dan kognitif untuk mengawasi semua tugas tersebut tetap berada di satu pundak.

Dampak Psikologis dari Kelelahan Kognitif

Ketika seseorang terus-menerus memikul beban mental yang berlebihan, dampak yang muncul bisa sangat merusak. Salah satu gejala yang paling umum adalah decision fatigue atau kelelahan mengambil keputusan. Setelah seharian penuh mengambil keputusan-keputusan kecil yang melelahkan, otak akan kehilangan kemampuan untuk membuat keputusan yang bijaksana. Inilah alasan mengapa di malam hari kita sering merasa sangat sulit hanya untuk memilih menu makan malam atau merasa sangat mudah marah hanya karena hal sepele.

Dampak lainnya adalah penurunan konsentrasi dan daya ingat. Karena memori kerja (working memory) sudah penuh dengan daftar tugas, informasi baru sulit untuk diproses. Seseorang mungkin mulai sering lupa akan hal-hal penting atau merasa sulit untuk fokus pada satu pekerjaan dalam waktu lama. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, mental load yang tidak terkelola dapat memicu gangguan kecemasan, insomnia, hingga depresi klinis. Tubuh mungkin sedang beristirahat di tempat tidur, tetapi pikiran terus berlari maraton, mencegah pemulihan energi yang seharusnya terjadi saat tidur.

Mengidentifikasi Sumber Beban Anda

Langkah pertama untuk meringankan beban ini adalah dengan mengidentifikasinya secara sadar. Sering kali, kita merasa terbebani tanpa tahu apa penyebab pastinya. Cobalah untuk melakukan “brain dump” atau menuangkan semua yang ada di pikiran ke dalam kertas. Catat setiap detail kecil yang sedang Anda pikirkan saat ini, mulai dari urusan profesional hingga urusan domestik yang paling remeh.

Setelah melihat daftar tersebut, Anda mungkin akan terkejut betapa banyaknya ruang yang digunakan oleh hal-hal yang sebenarnya bisa didelegasikan atau dihilangkan. Identifikasi mana beban yang merupakan tanggung jawab Anda sepenuhnya, dan mana beban yang sebenarnya merupakan tanggung jawab orang lain yang Anda “ambil alih” secara tidak sadar karena rasa tidak tega atau keinginan untuk mengontrol segala sesuatu agar sempurna.

Strategi Meringankan Mental Load

Mengurangi mental load tidak berarti menghilangkan semua tanggung jawab, melainkan mendistribusikannya secara lebih adil dan efisien. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:

Pertama, lakukan delegasi yang bermakna. Mendelegasikan tugas bukan berarti hanya meminta bantuan untuk melakukan pekerjaan fisik. Delegasi yang benar berarti menyerahkan kepemilikan kognitif atas tugas tersebut. Jika Anda meminta pasangan untuk memasak, biarkan dia yang merencanakan menu, mengecek bahan, dan membereskan dapur setelahnya. Jika Anda masih harus mengarahkan setiap langkahnya, maka beban mental tersebut masih ada pada Anda.

Kedua, gunakan alat bantu eksternal. Jangan biarkan otak Anda menjadi satu-satunya tempat penyimpanan daftar tugas. Manfaatkan teknologi seperti kalender digital yang dibagikan, aplikasi pengelola tugas, atau pengingat otomatis untuk tagihan bulanan. Dengan memindahkan informasi dari otak ke alat bantu luar, Anda memberikan ruang bagi otak untuk benar-benar beristirahat.

Ketiga, belajar untuk menerima ketidaksempurnaan. Banyak beban mental lahir dari standar tinggi yang kita tetapkan untuk diri sendiri. Terkadang, tidak apa-apa jika rumah sedikit berantakan atau jika kita tidak bisa menghadiri setiap acara sosial. Menurunkan standar pada hal-hal yang tidak krusial dapat memberikan kelegaan mental yang luar biasa.

Pentingnya Komunikasi Terbuka

Dalam konteks hubungan, kunci utama untuk mengatasi mental load adalah komunikasi. Banyak orang tidak menyadari bahwa pasangan atau rekan kerja mereka sedang memikul beban mental yang berat karena beban tersebut tidak terlihat. Bicarakanlah. Jelaskan apa yang Anda rasakan, bukan dengan nada menyalahkan, tetapi dengan tujuan untuk mencari solusi bersama.

Gunakan kalimat yang fokus pada perasaan Anda, seperti, “Saya merasa sangat lelah secara mental karena saya merasa harus mengawasi semua jadwal rumah tangga sendirian. Bisakah kita membagi tanggung jawab ini agar saya tidak perlu terus-menerus mengingatkan apa yang harus dilakukan?” Kesadaran kolektif adalah awal dari perubahan budaya di dalam rumah maupun di tempat kerja.

Menemukan Kembali Ketenangan Pikiran

Menghadapi mental load adalah perjalanan yang berkelanjutan. Dunia modern akan terus memberikan informasi dan tuntutan baru setiap harinya. Namun, dengan memiliki pemahaman yang baik tentang kapasitas mental kita sendiri, kita bisa lebih selektif dalam memilih mana yang layak masuk ke dalam “tab” pikiran kita dan mana yang harus kita abaikan.

Menghargai waktu tenang tanpa stimulasi adalah bentuk perawatan diri yang paling efektif. Berikan waktu bagi otak untuk benar-benar kosong—tanpa ponsel, tanpa rencana, dan tanpa daftar tugas. Di tengah keheningan itulah, beban mental yang berat perlahan-lahan akan terangkat, memberikan ruang bagi kreativitas, kegembiraan, dan kejernihan berpikir untuk kembali hadir.

Ingatlah bahwa produktivitas sejati bukan berarti melakukan segalanya sendirian, melainkan memiliki pikiran yang cukup tenang untuk menikmati apa yang sedang dilakukan. Dengan mengenali dan mengelola the silent burden ini, Anda tidak hanya menyelamatkan kesehatan mental Anda, tetapi juga meningkatkan kualitas hubungan dan kehidupan Anda secara keseluruhan. Hidup terlalu berharga untuk dihabiskan hanya dengan menjadi manajer proyek bagi setiap detail kecil yang melelahkan. Mari mulai meletakkan beban yang tidak perlu dan belajar bernapas lebih lega hari ini.

(EA/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Piala Dunia 2026 Adalah Yang Terahir Bagi Manuel Neuer

Jakarta – Manuel Neuer memastikan Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhirnya bersama timnas Jerman. Kiper Bayern Munchen itu menegaskan tidak akan kembali membela Die Mannschaft setelah kompetisi berakhir. Neuer sebelumnya sempat pensiun dari timnas usai Euro 2024. Namun, penampilan impresifnya di level klub membuatnya kembali masuk skuad asuhan Julian Nagelsmann untuk Piala Dunia 2026.

Kiper berusia 40 tahun tersebut kini mengincar akhir sempurna bagi perjalanan panjangnya bersama Jerman. Ia berharap bisa menambah satu gelar dunia lagi sebelum benar-benar mengakhiri karier internasional. Jerman sendiri mengawali kiprah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao. Laga itu juga menjadi penampilan pertama Neuer bersama timnas dalam dua tahun terakhir.

Baca juga: Manuel Neuer Pensiun Dari Timnas Jerman

Sebenarnya sang kiper telah memutuskan pensiun di tahun 2024 yang lalu. Neuer mengungkapkan bahwa keputusannya pensiun setelah Euro 2024 dibuat dengan pertimbangan matang. Menurutnya, saat itu merupakan waktu yang tepat untuk menutup perjalanan bersama tim nasional. Ia merasa beban fisik dan tuntutan kompetitif akan terlalu berat jika terus bertahan selama beberapa tahun berikutnya. Karena alasan itu, ia memilih mundur setelah turnamen yang digelar di negaranya sendiri.

Meski akhirnya kembali menjadi pilihan utama di bawah Nagelsmann, Neuer menegaskan tidak akan mengubah keputusan pensiunnya lagi. Ia sudah menetapkan Piala Dunia 2026 sebagai penampilan terakhir bersama Jerman. Neuer saat ini menikmati kesempatan tampil di Piala Dunia kelima secara beruntun. Namun, ia juga mulai mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah tidak lagi mengenakan seragam tim nasional.

Kembalinya Neuer ke timnas membuat Oliver Baumann harus kembali menempati bangku cadangan. Padahal, penjaga gawang Hoffenheim itu sempat diproyeksikan menjadi starter ketika Neuer tidak berada di skuad. Meski demikian, Neuer menegaskan tidak ada masalah di antara keduanya. Ia menyebut seluruh kiper di tim nasional tetap bekerja sama demi kepentingan Jerman.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Meksiko Jadi Tim Pertama Yang Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Jakarta – Meksiko menjadi tim pertama yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Raul Jimenez dan kawan-kawan melaju setelah menang 1-0 atas Korea Selatan di laga kedua Grup A, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Kemenangan ini membuat Meksiko menyapu bersih dua laga awal. Mereka memuncaki klasemen Grup A dengan poin enam dan sudah mengunci status juara grup. Pasalnya Korea baru mendapat tiga poin. Sedangkan Republik Ceko dan Afrika Selatan baru meraih satu angka.

Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Roberto Alvarado dan Brian Gutierrez sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh, tetapi belum mampu membobol gawang Korea Selatan. Peluang pertama Meksiko hadir melalui Alvarado yang melepaskan tendangan ke arah sudut bawah gawang. Namun, Kim Seung-gyu masih sigap mengamankan bola dan menjaga skor tetap imbang. Korea Selatan juga sempat memberikan ancaman melalui kombinasi Lee Kang-in dan Son Heung-min. Upaya tersebut nyaris menghasilkan gol, tetapi pertahanan Meksiko berhasil menghalau bola sebelum melewati garis.

Baca juga: Hujan Kartu Merah Di Laga Pembukaan Piala Dunia 2026

Meksiko kembali menekan melalui Julian Quinones yang menerima umpan silang di dalam kotak penalti. Kim Seung-gyu tampil gemilang dengan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang tersebut. Menjelang turun minum, Korea Selatan mendapatkan kesempatan dari bola liar di area penalti. Namun, Young-Woo Seol gagal memaksimalkan peluang setelah tembakannya melebar dari sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Baca juga: Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Memasuki babak kedua, Meksiko meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol pembuka. Jesus Gallardo hampir membawa tuan rumah unggul, tetapi tendangannya masih melebar tipis dari gawang. Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-50. Kesalahan Kim Seung-gyu membuat Luis Romo dengan mudah memasukkan bola ke gawang kosong dan membawa Meksiko unggul 1-0. Korea Selatan berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan di lini depan. Namun, pertahanan Meksiko mampu meredam berbagai upaya dari Son Heung-min dan rekan-rekannya.

Meksiko hampir menggandakan keunggulan ketika Raul Jimenez mendapat peluang di kotak penalti. Akan tetapi, Kim Seung-gyu melakukan penyelamatan refleks untuk menjaga Korea Selatan tetap dalam pertandingan. Pada menit-menit akhir, Korea Selatan terus mencari gol penyama kedudukan. Namun, Raul Rangel tampil baik di bawah mistar dan membuat skor 1-0 bertahan hingga laga berakhir.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Kanada Raih Kemenangan Pertama Di Piala Dunia

Jakarta – Tuan rumah. Kanada mencatatkan kemenangan pertama mereka di Piala Dunia sekaligus memecahkan rekor negara CONCACAF. Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 Kanada vs Qatar bergulir di Vancouver, British Colombia, pada Jumat (19/6/2026) dini hari WIB. Timnas Kanada melumat Qatar 6-0 berkat hattrick Jonathan David (29′, 45’+3, dan 90’+2) ditambah gol Cyle Larin (16′), Nathan Saliba (64′), serta gol bunuh diri Ahmed Al Mannai (75′). Hasil akhir membuat persaingan Grup B tetap terbuka menjelang laga terakhir. Kanada akan menghadapi Swiss, sementara Bosnia dan Herzegovina bertemu Qatar pada matchday penentu

Baca juga: Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Kanada langsung tampil agresif sejak menit awal dan beberapa kali mengancam pertahanan Qatar. Jonathan David hampir mencetak gol lebih cepat, tetapi sepakannya masih mampu ditepis Abunada. Gol pertama akhirnya hadir pada menit ke-16 melalui Cyle Larin. Penyerang Kanada itu memanfaatkan bola liar di depan gawang untuk mengubah skor menjadi 1-0. Kanada terus menekan dan menggandakan keunggulan pada menit ke-29. David menyambar bola dengan tendangan voli akurat yang bersarang di sudut bawah gawang Qatar. Situasi Qatar semakin sulit setelah Homam Ahmed menerima kartu merah pada menit ke-33. Keunggulan jumlah pemain membuat Kanada semakin nyaman menguasai pertandingan. David kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 45+3 untuk menutup babak pertama dengan skor 3-0.

Baca juga: Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1

Memasuki babak kedua, Insiden serius kemudian terjadi pada menit ke-52 setelah pelanggaran Assim Madibo kepada Ismael Kone. Ternyata, kaki Kone kiri patah dan tim medis langsung bergegas ke lapangan. Pada pemain Kanada sempat mengelilingi tim medis yang merawat Kone. Alhasil, kartu kuning Madibo ditingkatkan menjadi merah dan Qatar harus bermain dengan sembilan orang. Beruntung, Kone masih bisa melambaikan tangan dan tersadar diri setelah diangkat keluar dari lapangan.

Unggul jumlah pemain membuat Kanada leluasa membangun serangan. Nathan Saliba yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol indah lewat tendangan bebas pada menit ke-64. Qatar semakin tertekan dan kebobolan lagi pada menit ke-75. Mohammed Manai tidak sengaja memasukkan bola ke gawang sendiri saat berupaya menghalau serangan Kanada. Jonathan David melengkapi penampilan gemilangnya pada menit 90+2. Bola tembakan Saliba yang membentur dirinya langsung disambar untuk mengunci kemenangan Kanada 6-0 sekaligus memastikan hattrick di Piala Dunia 2026.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Cristian Chivu Perpanjang Kontrak Dengan Inter Milan

Jakarta – Keberhasilan membawa Inter meraih Scudetto Serie A musim 2025/2026 membuat  Cristian Chivu diganjar perpanjangan kontrak yang akan mengikatnya dengan klub hingga musim panas 2028. Pengumuman resmi ini dirilis oleh Inter setelah Chivu berhasil membawa Nerazzurri meraih gelar ganda di musim pertamanya, yaitu Scudetto Serie A dan Coppa Italia.

Chivu, yang pernah menghabiskan tujuh tahun terakhir karier bermainnya di San Siro, sebelumnya menjabat sebagai pelatih untuk tim-tim junior Inter sebelum akhirnya menjadi pelatih kepala Parma pada paruh kedua musim 2024-25. Keberhasilannya menarik perhatian manajemen Inter yang kemudian memintanya kembali untuk menggantikan Simone Inzaghi pada akhir musim yang sama.

Baca juga: Inter Milan Raih Gelar Juara Kedua Musim Ini

Sebagai pelatih, Chivu telah menorehkan sejarah dengan memenangkan Scudetto ke-21 Inter dan Coppa Italia yang ke-10 dalam musim penuh pertamanya. Kiprahnya ini membuatnya diakui sebagai Pelatih Terbaik Serie A musim 2025/26. Tak hanya itu, Chivu juga dikenal sebagai sosok yang selalu mendahulukan timnya untuk bersinar, sering kali memberikan panggung kepada para pemainnya pada momen-momen penting seperti saat perayaan kemenangan Coppa Italia di Roma.

Inter mengakui bahwa Chivu memiliki kemampuan membaca permainan yang luar biasa dan telah menanamkan nilai-nilai tradisional Nerazzurri kepada para pemainnya. Prestasi ini mengingatkan kembali pada pencapaian pelatih-pelatih legendaris Inter sebelumnya, menjadikan Chivu sebagai sosok yang menginspirasi dalam perjalanan klub menuju pencapaian baru di berbagai kompetisi, termasuk Liga Champions dan Piala Super Italia.

Selain itu, Chivu juga mencetak rekor sebagai salah satu dari sedikit pelatih yang berhasil memenangkan Serie A dalam musim debutnya, bergabung dengan nama-nama besar seperti Jose Mourinho. Tidak hanya itu, dia juga telah mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang meraih Scudetto bersama tim utama dan tim Primavera Inter.

Dengan perpanjangan kontrak ini, Chivu dipastikan akan terus menjadi motor penggerak utama bagi Inter Milan, memimpin tim dengan semangat dan dedikasi hingga tahun 2028. Keberhasilannya bukan hanya karena taktik brilian, tetapi juga berkat kecintaannya yang mendalam terhadap Inter, nilai yang terus menjadi panduan dalam setiap langkahnya di dunia sepak bola.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Ibrahima Konate Diumumkan Jadi Rekrutan Anyar Real Madrid

Jakarta – Setelah kedatangan pelatih baru, Jose Mourinho, Real Madrid terus bergerak aktif di bursa transfer kali ini. Dalam manuver terbarunya, Los Blancos resmi memperkenalkan sosok Ibrahima Konate sebagai rekrutan mereka yang baru. Di musim panas ini, Real Madrid bergerak sangat aktif di bursa transfer. Semua diawali dengan keputusan mereka menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer mereka yang baru menggantikan Alvaro Arbeloa. Setelah itu, Los Blancos aktif merekrut pemain baru. Sejauh ini mereka sudah mendatangkan Marc Cucurella dan Bernardo Silva untuk memperkuat tim mereka di musim depan.

Baca juga: Benfica Resmi Lepas Jose Mourinho Ke Real Madrid

Real Madrid resmi mengumumkan perekrutan ketiga mereka di musim panas ini. Los Blancos resmi memboyong Ibrahima Konate dari klub top Inggris, Liverpool. Melalui laman resmi mereka, Real Madrid mengumumkan bahwa Konate sudah resmi menjadi bagian dari skuad Los Blancos. Bek Timnas Prancis itu akan membela panji Real Madrid hingga tahun 2030 mendatang dengan status bebas transfer. “Real Madrid CF dan Ibrahima Konate telah mencapai kesepakatan bahwa dirinya akan menjadi pemain Real Madrid untuk empat musim ke depan hingga 30 Juni 2030,” tulis pernyataan resmi Real Madrid.

Real Madrid sendiri diketahui tidak perlu keluar uang sepeser-pun untuk merekrut Konate dari Liverpool di musim panas ini. Kontrak Konate di Anfield habis pada tanggal 30 Juni 2026 mendatang. Kubu The Reds sempat beberapa kali menego Konate untuk menambah durasi kontraknya namun usaha mereka itu tidak berhasil. Konate sendiri akhirnya mengumumkan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Anfield dan ia juga menolak sejumlah tawaran bermain di klub lain demi menjadi bagian dari skuad Los Blancos.

Hampir dipastikan bahwa ini bukan rekrutan terakhir Los Blancos musim panas ini. Real Madrid masih akan belanja pemain baru lagi dalam waktu dekat ini. Terbaru, nama Enzo Fernandez jadi incaran utama Jose Mourinho untuk memperkuat lini tengah Real Madrid di musim depan.

(Yp/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Gebuk Bosnia, Swiss Bertengger DI Puncak Klasemen Grup B

Jakarta – Laga Swiss vs Bosnia-Herzegovina digelar di Stadion Los Angeles, California, Amerika Serikat, berakhir dengan kemenangan Swiss 4-1. Kemenangan krusial Swiss terwujud berkat performa gemilang Johan Manzambi yang memborong dua gol pada menit ke-74 dan 90. Dengan kemenangan ini, Swiss bertengger di puncak klasemen sementara Grup B Piala Dunia 2026 dengan empat poin. Sementara Bosnia-Herzegovina harus puas untuk menempati peringkat tiga dengan mengoleksi torehan satu poin. Pada pekan selanjutnya, Swiss menghadapi Kanada, sedangkan Bosnia-Herzegovina akan melawan Qatar.

Baca juga: Qatar Tahan Imbang Swiss 1-1

Dan Ndoye serta Breel Embolo. Granit Xhaka menjadi motor serangan dengan sejumlah umpan terobosan yang merepotkan lini belakang Bosnia. Peluang terbaik Swiss pada babak pertama datang melalui Ndoye yang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola hanya menghantam sisi luar jaring sehingga skor tetap tidak berubah. Bosnia dan Herzegovina lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Edin Dzeko sempat menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-31, tetapi tidak ada rekan setim yang mampu menyambut umpannya. Menjelang turun minum, Swiss hampir melakukan kesalahan fatal saat kehilangan bola di area pertahanan sendiri. Beruntung bagi Swiss, penyelesaian akhir Dzeko masih dapat diblok sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Baca juga: Kanada Paksakan Hasil Imbang Dengan Bosnia

Memasuki babak kedua, Swiss langsung menekan pertahanan lawan. Kiper Bosnia, Nikola Vasilj, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya. Momen penting terjadi pada menit ke-74 ketika Johan Manzambi mencetak gol pembuka. Pemain yang masuk pada menit ke-71 itu langsung mencetak gol melalui tendangan voli tajam dari dekat titik penalti. Situasi Bosnia semakin sulit setelah Tarik Muharemovic menerima kartu merah pada menit ke-80. Bek Bosnia itu dihukum keluar lapangan karena menjatuhkan Embolo yang sedang berlari menuju gawang.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Swiss dengan sangat baik. Vargas menggandakan skor pada menit ke-84 sebelum Manzambi mencetak gol keduanya enam menit kemudian. Mahmic memberi sedikit hiburan bagi Bosnia melalui gol spektakuler pada masa injury time. Akan tetapi, penalti Xhaka pada menit ke-90+7 menutup pertandingan dengan kemenangan 4-1 untuk Swiss.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Republik Ceko Dan Afrika Selatan Berbagi Poin Di Matchday 2

Jakarta – Dua kesebelasan yang mengalami kekalahan di matchday pertama, bertemu dalam laga hidup dan mati untuk tetap bertahan di Piala Dunia 2026. Republik Ceko dan Afrika Selatan bermain imbang 1-1 pada persaingan Grup A Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB. Republik Ceko dan Afrika Selatan kini sama-sama baru mengoleksi satu poin hasil dua pertandingan. Setelahnya persaingan Grup A berlanjut Kamis (25/6/2026) pagi WIB. Republik Ceko dijadwalkan bersua Meksiko dan Afrika Selatan meladeni Korea Selatan.

Baca juga: Republik Ceko Kena Comeback Korea Selatan

Laga dimulai dengan tempo sedang. Ceko mencoba untuk langsung tampil menekan di awal babak pertama ini. Baru enam menit babak pertama dimulai, Ceko berhasil mencetak gol lebih dahulu. Menerima umpan pendek dari Sojka, Sadilek melepaskan tembakan mendatar dan masuk ke gawang Afrika Selatan. Skor berubah 1-0 untuk Ceko. Berada dalam posisi tertinggal, Afrika Selatan mulai menaikkan tempo permainan. Mereka mulai aktif menyerang ke gawang Ceko sehingga terjadi jual beli serangan antara kedua tim. Kedua tim sama-sama punya beberapa peluang, di mana Ceko lebih banyak mendikte jalannya pertandingan. Namun baik Ceko maupun Afrika Selatan sama-sama kesulitan membuat peluang bersih di sisa babak pertama. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Ceko bertahan hingga jeda.

Baca juga: Hujan Kartu Merah Di Laga Pembukaan Piala Dunia 2026

Memasuki babak kedua, Ceko masih mengontrol jalannya pertandingan. Mereka sempat mengancam gawang Afrika Selatan di menit ke-47 namun peluang Lukas Cerv berhasil digagalkan oleh Williams. Perlahan tapi pasti tempo pertandingan meningkat dan kedua tim sama-sama saling melepaskan jual beli serangan, di mana Afrika Selatan tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Suasana pertandingan semakin memanas karena kedua tim tidak sungkan-sungkan untuk melakukan pelanggaran.

Petaka datang bagi Ceko di menit ke-82 ketika tendangan Maseko mengenai tangan Pavel Sulc dan wasit langsung menunjuk titik putih. Teboho Mokoena yang menjadi algojo sukses mengeksekusi tendangan 12-pas tersebut menjadi gol. Skor sama kuat 1-1. Gol tersebut membuat Afrika Selatan semakin menggenjot serangan mereka. Serangan demi serangan dilancarkan Bafana-bafana untuk membalikkan keadaan. Nmaun hingga tambahan waktu berakhir, skor 1-1 tetap bertahan dan kedua tim harus rela berbagi satu poin di laga ini.

(Yp/timKB).

Sumber foto: facebook

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda