Jakarta – Dunia sepak bola internasional bersiap menyaksikan babak akhir dari sebuah era keemasan yang luar biasa panjang. Megabintang asal Argentina, Lionel Messi, dijadwalkan melakoni laga perpisahan resmi terakhirnya berseragam La Albiceleste. Momen emosional ini menjadi penutup manis atas perjalanan karier internasional sang kapten yang telah membentang selama dua dekade.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) secara khusus mengatur laga penghormatan ini agar publik tuan rumah bisa memberikan apresiasi tertinggi secara langsung. Pengumuman pensiun internasional Messi sejatinya telah diutarakan menyusul rangkaian turnamen kompetitif sebelumnya. Namun, permintaan khusus dari federasi dan jutaan pendukung membuat sang ikonik bersedia mengenakan kembali jersey kebanggaannya satu kali lagi.
Dalam rangkaian agenda persahabatan FIFA Matchday bulan Oktober ini, Argentina melakoni tiga pertandingan kandang beruntun. Pasukan La Albiceleste dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober. Kendati demikian, Lionel Messi tidak akan diturunkan pada dua laga awal tersebut dan hanya dipersiapkan khusus untuk partai pemungkas.
Timnas Benin mendapat kehormatan historis sebagai lawan terakhir yang akan menghadapi Messi di atas lapangan. Pertandingan sarat emosi ini dilangsungkan di stadion keramat Estadio Monumental, Buenos Aires, di hadapan sekitar 85.000 pendukung setia.
Menjelang laga perpisahannya, Lionel Messi membagikan cuplikan jersey khusus berdesain unik yang dirancang khusus oleh Adidas untuk satu malam spesial. Seragam tersebut mengusung warna biru langit dengan satu garis putih vertikal di tengah, serta detail ornamen emas termasuk emblem dan cetakan nama punggung. Simbol Matahari dari Mei (Sol de Mayo) turut disematkan di bagian belakang sebagai simbol identitas mendalam bagi sang legenda. Dengan tampil pada laga ini, Messi menggenapi catatan fantastis dengan total 208 penampilan resmi bersama tim senior Argentina.
Kabar mengenai kepastian “Last Dance” Lionel Messi langsung memicu gelombang reaksi emosional dari para pecinta sepak bola di seluruh penjuru dunia. Media sosial dipenuhi oleh ucapan terima kasih, apresiasi, serta rasa haru dari berbagai kalangan suporter lintas negara. Banyak fans yang menyebut bahwa sepak bola tidak akan sama lagi setelah sang penyihir asal Rosario benar-benar menanggalkan nomor punggung 10 di level negara.
Rekan-rekan setim seperjuangan, termasuk skuad juara Piala Dunia 2022, dikabarkan turut hadir di stadion untuk mendampingi malam perpisahan tersebut. Bagi publik global, laga melawan Benin bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa, melainkan sebuah perayaan perpisahan bagi pemain terhebat dalam sejarah olahraga ini.
Berikut adalah rekapitulasi lengkap statistik karier internasional Lionel Messi bersama Tim Nasional Argentina, mulai dari debut bersejarah hingga pertandingan pamungkasnya:
- Jumlah Penampilan (Caps): 207 pertandingan
- Total Gol: 125 gol
- Total Assist: 68 assist
- Rata-rata Kontribusi Gol: Terlibat langsung dalam gol setiap 90 menit
Rincian Gol Berdasarkan Turnamen
- Piala Dunia: 21 gol (dari 34 penampilan di 6 edisi turnamen)
- Kualifikasi Piala Dunia: 36 gol
- Copa América: 14 gol
- Laga Persahabatan (Friendly): 54 gol
Pertandingan Pertama dan Terakhir
-
Pertandingan Pertama (Debut):
-
Lawan: Timnas Hungaria 🇭🇺 (17 Agustus 2005)
-
Catatan Unik: Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Messi langsung mendapatkan kartu merah kontroversial hanya beberapa detik setelah menginjakkan kaki di lapangan.
-
-
Pertandingan Terakhir (Final Match):
-
Lawan: Timnas Spanyol 🇪🇸 (di ajang puncak kompetisi internasional)
-
Catatan: Menjadi penutup dari perjalanan gemilang selama 21 tahun bersama La Albiceleste, di mana ia mengoleksi 4 gelar mayor (Copa América 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan Copa América 2024).
-
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda