Jakarta – Panggung UEFA Nations League kembali menyita perhatian pencinta sepak bola dunia dengan suguhan pertandingan yang penuh kejutan dan intensitas tinggi. Berbagai laga seru tersaji di babak penyisihan grup yang mempertemukan tim-tim elite Benua Biru pada akhir pekan lalu. Atmosfer kompetitif langsung terasa sejak menit awal peluit dibunyikan oleh para pengadil lapangan di stadion masing-masing.
Salah satu sorotan utama tertuju pada lawatan Selecao das Quinas ke markas Tim Nasional Norwegia di Ullevaal Stadion, Oslo. Pertandingan antara Portugal dan Norwegia diprediksi sejak awal akan berjalan sengit mengingat deretan bintang papan atas yang menghiasi kedua skuad. Jual beli serangan langsung diperagakan oleh kedua kesebelasan demi mengamankan tiga poin penting di fase grup.
Portugal yang bertindak sebagai tim tamu berhasil mengambil inisiatif permainan lebih dulu melalui kreativitas lini tengah mereka. Keunggulan tim tamu akhirnya lahir pada menit ke-17 ketika Joao Felix sukses mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut berawal dari skema serangan rapi yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh lini pertahanan tuan rumah.
Tertinggal satu gol membuat Norwegia meningkatkan tempo permainan untuk mengejar ketertinggalan di hadapan pendukung sendiri. Penyerang tajam Erling Haaland menjadi motor utama lini serang Skandinavia tersebut dalam menebar ancaman ke jantung pertahanan Portugal. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu pun bertahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan langsung melonjak drastis dengan kejutan-kejutan cepat dari kedua kubu. Norwegia langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-51 lewat aksi gemilang Erling Haaland yang memanfaatkan celah di lini belakang Portugal. Gol penyeimbang ini sempat membangkitkan semangat juang publik tuan rumah di stadion.
Namun, kegembiraan pendukung Norwegia tidak bertahan lama karena Portugal langsung merespons dengan cepat. Hanya berselang tiga menit, tepatnya pada menit ke-54, Goncalo Ramos kembali membawa Portugal memimpin lewat penyelesaian akhir yang dingin. Skor 2-1 ini memaksa Norwegia bekerja lebih keras di sisa waktu pertandingan babak kedua.
Meskipun terus menggempur lini pertahanan Portugal melalui berbagai skema serangan, Norwegia gagal mencetak gol penyeimbang tambahan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap tidak berubah untuk kemenangan penting Selecao das Quinas di kandang lawan.
Beralih ke pertandingan lain yang tidak kalah dramatis, kejutan besar terjadi di WWK Arena, Augsburg, ketika Jerman menjamu Yunani. Pertandingan Grup B UEFA Nations League ini menjadi mimpi buruk bagi Die Mannschaft yang tampil di depan pendukung sendiri. Dominasi penguasaan bola yang dipegang oleh Jerman ternyata tidak sejalan dengan efektivitas di lini depan.
Sejak menit pertama, skuad asuhan tuan rumah berupaya mengurung pertahanan Yunani yang tampil sangat disiplin dan rapat. Peluang demi peluang diciptakan oleh pemain-pemain muda berbakat Jerman, namun penampilan gemilang kiper Konstantinos Tzolakis menjadi tembok tebal. Skor kacamata 0-0 pun menutup jalannya pertandingan paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Yunani mulai berani keluar menyerang melalui skema serangan balik cepat yang merepotkan barisan pertahanan Jerman. Petaka bagi tuan rumah akhirnya hadir pada menit ke-73 melalui aksi inspiratif gelandang bertahan Dimitrios Kourbelis. Sepakan terarah Kourbelis yang sempat mengalami sedikit pembelokan sukses merobek jala gawang Jerman dan mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Jerman langsung merespons dengan memasukkan beberapa pemain penyerang tambahan untuk meningkatkan daya gedor. Akan tetapi, rapatnya lini pertahanan Yunani membuat frustrasi lini depan tuan rumah hingga menit-menit akhir pertandingan. Disiplin tinggi yang ditunjukkan skuad Yunani mampu mempertahankan keunggulan tipis tersebut.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Yunani sukses mempertahankan kemenangan historis 1-0 atas Jerman di kandang lawan. Hasil minor ini menjadi bahan evaluasi besar bagi kubu Jerman, sementara Yunani merayakan kemenangan monumental yang mendongkrak kepercayaan diri mereka di ajang UEFA Nations League musim ini.
(EA/timKB)
Sumber foto: google
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda