Jakarta – Tak perlu waktu lama, hanya berselang tiga hari setelah babak belur dihajar 0-5 di Copa del Rey, Real Betis sukses melakukan aksi “pembersihan memori” yang impresif. Bertandang ke Stadion Metropolitano, Minggu (8/2), skuad asuhan Manuel Pellegrini ini berhasil mencuri poin penuh lewat kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Atletico Madrid. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Diego Simeone, mengingat anak asuhnya tampil tanpa imajinasi dan gagal membongkar pertahanan disiplin tim tamu sepanjang laga.
Baca juga: Atletico Madrid Pesta Gol Ke Gawang Real Betis
Kemenangan ini membawa Real Betis mendekat ke zona Eropa, hanya terpaut empat poin dari Espanyol di peringkat keenam. Sementara bagi Atletico Madrid, kekalahan ini membuat jarak mereka dengan Barcelona di puncak klasemen melebar menjadi 13 poin. Kondisi ini diprediksi akan membuat Diego Simeone mulai memprioritaskan ajang Copa del Rey sebagai peluang realistis meraih trofi musim ini, terutama setelah performa liga yang cenderung tidak konsisten
Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, Betis bermain lebih dalam untuk menutup ruang bagi rekrutan baru Atletico, Ademola Lookman. Meski Lookman sempat menebar ancaman di menit kesembilan, Betis tetap tenang dan mulai menguasai ritme permainan. Kebuntuan pecah pada menit ke-29. Pemain asal Brasil, Antony, melepaskan tembakan spekulasi dari jarak 25 meter. Bola yang tampak mudah itu justru menukik tajam ke pojok gawang dan gagal dihalau dengan sempurna oleh Jan Oblak.
Gol tunggal tersebut tidak hanya membungkam publik tuan rumah, tetapi juga menebalkan kepercayaan diri para pemain Los Verdiblancos. Atletico Madrid sebenarnya sempat mencetak gol balasan tepat sebelum jeda melalui Ademola Lookman, memanfaatkan umpan manis Marcos Llorente. Namun, selebrasi mereka terhenti setelah hakim garis menyatakan Lookman berada dalam posisi offside.
Memasuki babak kedua, Simeone bereaksi cepat dengan melakukan empat pergantian pemain, termasuk memasukkan Alex Baena untuk menambah daya dobrak. Namun, pertahanan Betis yang dipimpin Diego Llorente dan Natan tampil sangat disiplin. Drama VAR kembali terjadi pada 15 menit terakhir. Sebuah sundulan keras dari Diego Llorente kembali menggetarkan jala gawang Real Betis. Namun, setelah tinjauan VAR yang cukup lama, gol tersebut kembali dianulir karena offside. Frustrasi mulai menyelimuti seisi Metropolitano seiring kegagalan Atletico menciptakan peluang bersih. Hingga peluit panjang dibunyikan, Atletico gagal menemukan kreativitas untuk menyamakan kedudukan. Sebaliknya, Real Betis tampil sangat kolektif dan tidak mementingkan diri sendiri untuk mempertahankan keunggulan.
(Yp/timKB).
Sumber foto: facebook
Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda