Kita Adalah Pahlawan Bagi Diri Kita Sendiri, Selamat Hari Pahlawan

Dayana Kristyka 10/11/2022 4 min read
Kita Adalah Pahlawan Bagi Diri Kita Sendiri, Selamat Hari Pahlawan

Kita sangat mudah terpikat oleh tindakan heroik seorang pahlawan. Seorang pahlawan pasti seorang yang pemberani dan berhati mulia. Hampir dalam setiap cerita film pasti ada tokoh jagoan sebagai pahlawan. Dan dilukiskan di banyak film, pahlawan tersebut pasti melakukannya tanpa pamrih atas nama orang-orang tertindas. 

Apa definisi pahlawan menurut kita di jaman ini sekarang? Hal terbaik yang dapat kita pikirkan mungkin bahwa kepahlawanan adalah tindakan yang benar-benar mengambil risiko untuk membantu orang lain, dan tidak mengharapkan keuntungan.  

Pada dasarnya, kita semua dapat melakukan hal-hal yang dilakukan seorang pahlawan. Kita dapat menjadi pahlawan dalam versi kita, juga dalam cerita hidup kita sendiri. Kita memiliki potensi untuk melakukan tindakan heroik. 

Di lain sisi, banyak juga dari antara kita yang memilih untuk tidak melakukan tindakan kepahlawanan. Kita memilih untuk hanya menjadi penonton dan tidak mau campur tangan. Melihat teman atau keluarga yang kesusahan, melihat kejadian-kejadian memilukan di tempat kerja, atau hanya sekedar melihat pengemis di jalan. Bahkan tidak sedikit yang bertindak sebagai pahlawan, hanya untuk kepentingan konten atau butuh pengakuan.

Sebelum kita bisa melihat sisi kepahlawan pada setiap manusia. Mari kita memahami bagaimana program biologis manusia tentang tindakan kepahlawanan tersebut. Manusia pada dasarnya sudah terprogram secara biologis untuk menolong orang lain. Ada bagian otak manusia yang memproses kesenangan dan juga penghargaan. Ketika kita membantu orang lain, pasti kita merasa senang.

Biasanya, mereka yang pernah merasakan apa arti kesusahan dan tertindas, lebih mudah untuk melakukan tindakan heroik untuk menolong orang lain yang mengalami hal serupa.

Banyak hal yang sepertinya sepele bagi kita tapi sangat berarti bagi orang lain. Bukan hanya dalam hal tolong menolong, tapi mungkin dalam hal lain. Misalnya hanya sekedar memberi uang receh kepada pengemis atau pengamen, memberi tip kepada pelayan restoran atau sekedar mengambilkan benda yang jatuh. Kita yang buang sampah botol plastik, tetapi para pemulung yang merasa terbantu dengan sampah kita. 

Intinya disini adalah perbuatan baik yang kita lakukan adalah tindakan kepahlawanan. Kita tidak perlu menantang maut untuk menjadi seorang pahlawan. Bahwasanya kita sama dengan para pahlawan di film Marvel. Dan jagoan pasti selalu  menang.

Dari semua film kepahlawanan yang kita tonton, mungkin kita bisa menarik kesimpulan bahwa ada yang pesan tersembunyi dari film tersebut. Mungkin jika kita memperhatikan, ada banyak drama kecil di film tersebut yang mungkin kita alami. Ada karakteristik yang unik, ada keegoisan penjahat, perilaku buruk atau luka yang dirasakan, juga penderitaan. Mereka menunggu orang lain mengambil inisiatif. Mereka menunggu pahlawan super menyelamatkan mereka. Ini karena mereka melihat diri mereka sebagai pion di papan catur orang lain, terjebak dalam siklus mentalitas korban yang berkelanjutan, tidak dapat lagi memutuskan nasib mereka sendiri. Mereka merasa tidak berdaya, seperti bulu yang mengambang di angin, tertiup oleh angin ke manapun. Penonton kelompok orang ini hidup dalam ketakutan akan hal yang tidak diketahui. Mereka ragu untuk mengambil tindakan. Mereka lebih suka melihat dari jarak yang aman. Keamanan sangat penting bagi mereka. 

Superhero atau pahlawan super, di sisi lain, berdiri untuk sesuatu yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Mereka membela kebenaran dan keadilan, kebebasan dan kehormatan, integritas, kesopanan dan prinsip moral yang tinggi. Mereka adalah pembela pemberani yang lemah dan tidak bersalah. Pahlawan super jujur dalam kata dan motif. Mereka bersedia melakukan hal yang sangat mereka takuti karena itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Maka mereka berdiri melawan penjahat bahkan ketika kalah. Mereka banyak akal dan inovatif. Mereka mengatasi tantangan, tetapi tidak pernah menyerah ketika mereka gagal pada yang pertama atau kedua atau dua puluh detik. Kepahlawanan mereka lahir dari keyakinan mereka bahwa mereka dibutuhkan dalam pertarungan atau bahwa pertarungan itu berharga. Mereka tidak takut mati karena mereka percaya ada hal-hal yang lebih penting daripada pelestarian hidup mereka sendiri. 

Foto : Google

Kita juga dapat memperoleh kualitas superhero kita sendiri, dan kita dapat melakukannya tanpa gigitan laba-laba seperti Spiderman, cincin alien seperti Thor atau radiasi gamma seperti Hulk. Jadi kembali ke pertanyaan awal, aktor mana atau karakter apa dalam adegan film yang paling sering kita identifikasi? Mana yang tampaknya paling sering mencerminkan karakter kita? 

Kita ingin menjadi siapa? Pasti kita iingin menjadi pahlawan super. Yang memiliki kekuatan dan keyakinan, ketekunan dan komitmen, salah satu karakter yang membuat perbedaan dalam hidup. Kita masing-masing memiliki pahlawan super yang menunggu untuk dilepaskan di mana pun kita berada atau dengan siapa kita mengidentifikasi pada saat khusus ini dalam hidup kita. 

Ada superhero di dalam diri kita masing-masing. Adalah tugas kita untuk menemukan cara melepaskan kekuatan yang sudah ada di sana, mungkin tidak aktif, tetapi menunggu untuk ditemukan, dikembangkan, dan dilepaskan. 

Masing-masing kita terlahir unik dan memiliki keistimewaan tersendiri. Dan pastinya kita memiliki rasa batin yang kuat untuk menjadi yang terbaik, bukan hanya untuk orang lain, tapi untuk diri sendiri. Kepahlawanan tidak hanya ditunjukkan untuk orang lain. Kita dapat menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri, dan itu sudah ada di dalam kita. 

Menyadari bahwa kita adalah makhluk yang berevolusi dan bertransformasi. Kita pasti pernah menjadi korban keadaan, dan hal tersebut tidak menyurutkan kita untuk menjalani hidup. Kita harus terus melangkah dan melanjutkan hidup, setelah belajar dari banyak pengalaman. 

Hal-hal buruk yang pernah kita alami, menjadikan kita menjadi kuat. Kesalahan yang kita pernah lakukan, membuat kita sadar apa arti kebenaran. Sisi gelap kehidupan membuat kita mengerti apa arti terang. Sakit membuat kita sadar apa arti sehat. Rasa lapar membuat kita bersyukur akan rasa kenyang. Pertengkaran membuat kita mengerti apa arti perdamaian. Kebencian membuat kita belajar memaafkan.

Kita akan menjadi versi terbaik dari diri kita, dan menjadi pahlawan versi terbaik kita juga. Menjadi pahlawan kepada diri sendiri, membuat kita paham akan arti kehidupan yang kita jalani saat ini. Mensyukuri setiap aspek kehidupan yang membawa kita seperti kita di saat ini, dan bukan tidak mungkin kita akan terus bertransformasi menjadi pahlawan super yang sesungguhnya. Jadi tetaplah berjuang untuk diri sendiri, nantinya pasti akan berdampak kepada orang lain juga. Selamat Hari Pahlawan!

(DK-TimKB)

Sumber Foto : iStock

Loading next article...