Jakarta – Eldrick Tont Woods, lebih dikenal sebagai Tiger Woods, lahir pada 30 Desember 1975 di Cypress, California, Amerika Serikat. Sebagai salah satu pegolf paling sukses dalam sejarah, Woods memiliki serangkaian prestasi yang membuatnya berada di puncak karirnya, termasuk memegang banyak rekor golf dan meraih berbagai gelar juara.
Pada usia yang sangat muda, Woods sudah menunjukkan talenta alaminya dalam golf. Setelah melalui karir di golf junior, perguruan tinggi, dan amatir yang luar biasa, Woods memutuskan untuk menjadi profesional pada 1996, ketika ia baru berusia 20 tahun. Pada akhir tahun pertamanya sebagai profesional, Woods telah berhasil memenangkan tiga PGA Tour, termasuk Kejuaraan Masters pertamanya pada 1997. Dalam turnamen tersebut, Woods mencatatkan rekor dengan memenangkannya dengan selisih 12 pukulan, sebuah penampilan yang memecahkan rekor sebelumnya.
Berkat prestasi-prestasi tersebut, Woods berhasil mencapai peringkat satu dunia untuk pertama kalinya pada Juni 1997, kurang dari setahun setelah menjadi profesional. Dia bertahan sebagai pegolf peringkat teratas di dunia dari Agustus 1999 hingga September 2004 selama 264 pekan, dan kembali mendominasi periode berikutnya pada Juni 2005 hingga Oktober 2010 selama 281 pekan. Selama waktu itu, dia berhasil memenangkan 13 kejuaraan golf utama.
Namun, karir Woods tidak selalu mulus. Pada Desember 2009, ia memutuskan untuk mengambil cuti dari golf profesional untuk menyelesaikan masalah penikahan dengan istrinya, Elin. Pasangan ini akhirnya bercerai, dan Woods baru kembali bermain golf profesional pada November 2011. Saat itu, dia harus memulai kembali dari peringkat 58 dunia. Meskipun begitu, dengan kerja keras dan determinasi yang kuat, Woods berhasil kembali menjadi nomor satu dunia pada Maret 2013 hingga Mei 2014.
Pada 2014, cedera serius menghalangi Woods untuk melanjutkan karirnya. Dia harus menjalani empat operasi punggung antara 2014 hingga 2017 dan hanya berkompetisi dalam satu turnamen antara Agustus 2015 hingga Januari 2018. Absennya dari kompetisi membuatnya harus keluar dari 1.000 pegolf top dunia.
Namun, Woods tidak menyerah. Dia kembali ke kompetisi reguler dan memperlihatkan kemajuan yang stabil. Dia berhasil memenangkan Championship Tour pada September 2018 dan gelar besar pertamanya dalam 11 tahun di Masters 2019. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa Woods masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tertinggi.
Selama karirnya, Woods telah memenangkan 15 kejuaraan golf utama profesional, hanya tertinggal dari Jack Nicklaus, yang memimpin dengan 18 gelar. Dia juga telah memenangkan 82 PGA Tour, sama seperti pencapaian Sam Snead. Woods adalah pegolf termuda yang mencapai karier Grand Slam, dan pegolf kedua setelah Nicklaus yang mencapai karier Grand Slam tiga kali.
Pada Mei 2019, Woods dianugerahi Presendential Medal of Freedom dan menjadi pegolf keempat yang menerima penghargaan tersebut. Meski demikian, pada 23 Februari 2021, Woods mengalami kecelakaan mobil yang serius dan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi stabil. Kecelakaan tersebut merupakan cobaan lain dalam hidup Woods, namun ia berhasil pulih dan kembali ke PGA Tour di Masters 2022.
Kisah hidup Tiger Woods adalah kisah tentang determinasi, ketabahan, dan kegigihan. Dari kemenangan pertama hingga cedera dan masalah pribadi, Woods selalu menunjukkan kemampuannya untuk bangkit kembali. Penghargaan dan prestasi yang ia raih adalah bukti nyata dari talenta, kerja keras, dan dedikasi yang ia miliki. Melalui semua tantangan dan kesuksesan, Tiger Woods tetap menjadi salah satu pegolf terhebat dalam sejarah.
(EA/timKB).
Sumber foto: bbc.com