Siapa Bisa Tandingi Mbappe Di La LIga Musim Ini?

Yahya Pahlevy 18/08/2026 3 min read
Siapa Bisa Tandingi Mbappe Di La LIga Musim Ini?

Jakarta – La Liga 2026/2027 kembali menghadirkan persaingan menarik di lini depan, dengan Kylian Mbappé sebagai kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar Pichichi. Penyerang Real Madrid itu telah menunjukkan adaptasi luar biasa sejak bergabung dari Paris Saint-Germain. Musim lalu, Mbappé menjadi pencetak gol terbanyak La Liga dengan 25 gol, sekaligus membuktikan bahwa dirinya bukan hanya bintang besar, tetapi juga mesin gol utama Los Blancos.

Salah satu pesaing terbesarnya datang dari Atlético Madrid, yakni Julián Álvarez. Penyerang Argentina tersebut memiliki gaya bermain yang berbeda dari Mbappé. Álvarez lebih aktif turun menjemput bola, melakukan pressing, dan bergerak mencari ruang. Pengalaman memenangkan Piala Dunia bersama Argentina serta kemampuannya bermain di beberapa posisi membuatnya menjadi salah satu kandidat serius untuk menantang Mbappé dalam perburuan Pichichi.

Dari Barcelona, Ferran Torres menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah era Robert Lewandowski berakhir. Torres memiliki kemampuan bermain sebagai winger maupun penyerang tengah dan mampu memberikan kontribusi gol secara konsisten. Selain Torres, Barcelona juga memiliki senjata luar biasa dalam diri Lamine Yamal. Meski bukan striker murni, pemain muda tersebut semakin berbahaya di depan gawang dan berpotensi menjadi salah satu pencetak gol terbanyak kompetisi.

Mbappé juga menghadapi persaingan dari rekan setimnya sendiri, Vinícius Júnior. Pemain Brasil tersebut memang lebih sering beroperasi sebagai winger kiri, tetapi kemampuan dribbling, kecepatan, dan pergerakannya membuatnya sangat produktif. Keberadaan Vinícius justru dapat menjadi keuntungan bagi Real Madrid karena lawan tidak mungkin hanya berkonsentrasi menghentikan Mbappé. Keduanya berpotensi menjadi duet paling berbahaya di La Liga.

Di luar tiga raksasa Spanyol, Vedat Muriqi merupakan nama yang tidak boleh diremehkan. Striker Mallorca tersebut tampil luar biasa pada musim sebelumnya dan mencetak 22 gol di La Liga, hanya berada di bawah Mbappé dalam daftar pencetak gol. Dengan postur kuat dan kemampuan duel udara yang sangat baik, Muriqi menjadi pusat serangan Mallorca sekaligus salah satu penantang paling serius dari luar klub elite.

Ante Budimir dari Osasuna juga layak masuk dalam daftar. Striker Kroasia tersebut mencetak 17 gol pada musim 2025/2026 dan menunjukkan konsistensi sebagai salah satu penyerang paling efektif di luar klub-klub papan atas. Sementara itu, Atlético Madrid memiliki opsi lain seperti Alexander Sørloth, yang menawarkan kekuatan fisik dan ancaman melalui bola-bola udara. Persaingan internal di lini depan Atlético pun dapat menjadi faktor menarik sepanjang musim.

Jika melihat peta persaingan, Mbappé masih pantas menjadi favorit utama. Namun, Álvarez, Vinícius, Yamal, Torres, Muriqi, Budimir, dan Sørloth memiliki karakter serta peluang masing-masing. Persaingan ini juga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi oleh kualitas lini tengah, jumlah peluang, penalti, kebugaran, hingga jadwal kompetisi Eropa dan internasional.

Pada akhirnya, Pichichi La Liga 2026/2027 berpotensi menjadi pertarungan antara superstar mapan dan generasi penyerang baru. Mbappé membawa kecepatan dan ketajaman, Álvarez menawarkan mobilitas serta pressing, sementara Yamal dan Vinícius mewakili ancaman dari sisi sayap. Di belakang mereka, Muriqi dan Budimir siap menjadi kuda hitam. Jika Mbappé ingin kembali menjadi raja gol Spanyol, ia harus menghadapi para penantang yang siap membuat perebutan Pichichi berlangsung hingga pekan-pekan terakhir.

(bP/timKB).

Sumber foto: google

Download aplikasi Kulit Bundar untuk membaca berita dan artikel lebih mudah di gadget anda

Loading next article...