Jakarta – Tak bisa dipungkiri bahwa Indonesia adalah negara terbesar di kawasan Asia Tenggara, dunia persepakbolaan Indonesiapun menjadi kompetisi terbesar (dari jumlah peserta dan penonton) di kawasan ini. Namun prestasi Indonesia belum pernah sekalipun menjadi juara di ajang piala AFF yang merupakan lambang supremasi tertinggi sepakbola kawasan Asia Tenggara tersebut. PAdahal timnas INdonesia selalu datang sebagai favorit juara di setiaap turnamen yang digelar.
Namun persaingan tidak sehat sering kali menimpa timnas Indonesia di ajang Piala AFF pada semua level umur. Indonesia terkesan hanya sebagai penggembira dan magnet bagi para penonton yang selalu memenuhi stadion setiap kali timnas Indonesia bermain. Hal terakhir terlihat saat dua raksasa kawasan Asia Tenggara tHiland dan Vietnam mempertontonkan sepakbola gajah untuk menyingkirkan Indonesia dari ajang Piala AFF U19.

PSSI pun langsung melayangkan protes dan menuntut adanya investigasi atas laga Thailand vs VIetnam tersebut, namun apa yang didapat? alih alih ditanggapi dengan cepat, protes Indonesia nampaknya hanya ditanggapi bak angin lalu. Hingga saat ini AFF belum secara resmi menjawab protes yang diajukan Indonesia. Melihat hal itu muncullah desakan agar Indonesia segera keluar dari AFF.
AFF dianggap seringkali melakukan tindakan tidak fair terhadap Indoneisa yang membuat frustasi tidak hanya para pemain namun juga fans sepakbola Indonesia. Hal ini menjadi kontra produktif dan membuat Indonesia hanya menghabiskan seluruh energinya dengan meratapi kekalahan dan kecurangan yang berkali kali terjadi.
Bila keluar dari AFF, maka Indonesia akan dapat melihat dunia lebih luas lagi. Dari empat wilayah yang bernaung di bawah AFC (Asia), maka yang paling tepat bila Indonesia bergabung dengan East Asian Football Federation (EAFF) yang berdiri sejak 2002. Ada 10 negara anggota EAFF yang berkompetisi memperebutkan Piala AFFnya EAFF. Yakni Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, China, Taiwan, Mongolia, Guam, Kepulauan Mariana Utara, Hong Kong dan Makau.
EAFF sendiri berdiri sejak 2002. Keberadaan Jepang, Korea Selatan, dan China di EAFF akan menguntungkan PSSI dan Timnas Indonesia karena bisa meningkatkan ranking FIFA. Karena jika menang melawan tiga raksasa Asia itu akan menambah poin ranking dunia Timnas Indonesia. Kalaupun kalah, Indonesia telah mencapai level yang lebih tinggi lagi ketimbang hanya berkutat dan dicurangi di ajang AFF.
(bP/teamKB)
Fototitle: okezone.com