Profil Petarung UFC: Edward Herman

Piter Rudai 15/04/2023 2 min read
Profil Petarung UFC: Edward Herman

Jakarta – Jelang digelarnya rangkaian laga di UFC Fight Night yang akan digelar di T-Mobile Center di Kansas City, Missouri Amerika Serikat, Minggu 15 April 2023 WIB. Kulit Bundar akan menyajikan profil para petarung yang berlaga dalam laga tersebut. Diharapkan dengan mengenal profil para petarung yang akan tampil dapat memberikan informasi untuk memilih petarung yang akan anda jagokan dalam laga tersebut.

Edward Benson Herman, atau yang dikenal dengan nama panggilan Short Fuse merupakan petarung MMA asal Amerika Serikat yang lahir pada tanggal 2 Oktober 1980 di Irving, Texas. Saat ini, ia bersaing di kelas Light heavyweight dan telah memegang sabuk hitam dalam Brazilian Jiu Jitsu. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang kejuaraan dan prestasi yang telah dicapai oleh Herman serta perjalanan kariernya dalam MMA.

Herman memulai kariernya sebagai petarung pada tahun 2002 dan membuat debut profesionalnya di dunia MMA pada tanggal 10 Mei 2003, dengan mengalahkan Ryan Pope pada acara Xtreme Ring Wars 2. Sejak saat itu, Herman terus memperoleh prestasi dan meraih gelar juara di beberapa ajang kompetisi MMA. Herman juga telah berkompetisi di beberapa promotor MMA ternama seperti Strikeforce, UFC, SportFight, Pancrase, Shark Fights, dan lain-lain.

Foto: youtube

Pada tahun 2006, Herman berpartisipasi dalam ajang The Ultimate Fighter 3 Middleweight, sebuah acara televisi realitas untuk menemukan petarung terbaik di dunia. Meskipun ia tidak berhasil menjadi juara dalam ajang tersebut, namun ia berhasil meraih posisi runner-up dan membawa namanya terkenal di seluruh dunia MMA.

Herman juga telah meraih beberapa penghargaan dalam pertandingannya seperti Fight of the Night, Knockout of the Night, dan Submission of the Night. Ia berhasil meraih penghargaan Fight of the Night sebanyak dua kali saat melawan Kendall Grove dan Trevor Smith. Selain itu, ia juga berhasil meraih penghargaan Knockout of the Night saat melawan Joe Doerksen, dan Submission of the Night sebanyak dua kali saat melawan Chris Price dan Scott Smith. Pada pertandingan melawan Tim Boetsch, Herman juga berhasil meraih penghargaan Performance of the Night.

Herman memiliki gaya bertarung Freestyle dan teknik grappling favoritnya adalah dominasi fisik, sedangkan teknik striking favoritnya adalah siku (elbow). Selain itu, ia juga memegang sabuk hitam dalam Brazilian Jiu Jitsu dan terkenal dengan teknik grapplingnya yang mumpuni, terutama dalam penggunaan D’Arce Choke.

Pada tanggal 7 Agustus 2021, Herman menjalani pertandingan terakhirnya di ajang UFC 265, di mana ia menghadapi Alonzo Menifield. Namun, Herman harus menelan kekalahan dalam pertandingan tersebut.

Dalam karier MMA-nya, Herman telah memenangkan 26 pertandingan dan mengalami 15 kekalahan. Ia juga pernah meraih gelar juara di ajang kompetisi SportFight Light Heavyweight Championship.

Demikianlah profil singkat tentang Edward Benson Herman, petarung MMA berbakat yang telah mengukir sejarah dalam pertandingannya. Ia terus membuktikan kemampuannya dalam dunia MMA dan menjadi inspirasi bagi para petarung lainnya.

(PR/timKB)

Sumber foto: cagesidepress.com

Loading next article...