10,000 Langkah Adalah Sebuah Mitos?

Boas Simanjuntak 13/08/2022 2 min read
10,000 Langkah Adalah Sebuah Mitos?

Sering kita dengar bahwa “Berjalan kaki 10,000 langkah setiap hari baik bagi kesehatan.” Pada kenyataannya, menjaga konsistensi untuk jumlah yang sama setiap hari adalah tidak mudah. Pada awalnya, program 10,000 langkah bukanlah sebuah saran kesehatan. Melainkan, merupakan sebuah bagian dari pemasaran pedometer(alat untuk menghitung langkah) sebuah perusahaan asal Jepang.

Pada kenyataannya, ketika pemasaran tersebut dijalankan, dasarnya adalah riset dari ‘The 7000 Steps Programme’ dari Australia. Tujuannya adalah untuk membuat banyak orang menggerakkan tubuhya dengan olahraga jalan kaki setiap hari. Profesor Corneel Vandelanotte, pemimpin riset 10.000 langkah, dari Universitas Central Queensland menyatakan bahwa, ia dan timnya penasaran apakah jumlah langkah dan kesehatan berhubungan satu sama lain.

Mengutip Reader’s Digest Australia edisi 2022, para peneliti tersebut ingin membuktikan bahwa kebiasaan menghitung 10,000 langkah yang telah tertanam dalam pikiran bisa membuat seseorang berlebihan menambah jumlah langkah saat merasa belum terpenuhi secara hitungan.

Foto: CBC Life

Penelitian dari Australia ini, kembali mengambil jumlah langkah ke angka 7000, yang mereka anggap lebih masuk akal. Studi lain yang muncul di bulan Maret 2022 oleh Universitas Massachusetts Amherst di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa jumlah yang mereka anjurkan untuk kesehatan adalah antara 6000 hingga 8000 langkah.

Doktor Amanda Pauluch, pemimpin riset di Amherst menegaskan jumlah 6000 hingga 8000 langkah bisa mengurangi risiko kematian bagi orang yang berusia di atas 60 tahun sebesar 54 persen. Tetapi, Amanda menambahkan bahwa lebih dari jumlah langkah yang mereka anjurkan tidak akan menambah dampak apa pun. 

Para ahli di Universitas Sydney, Australia bahkan menganggap jumlah 7500 langkah per hari cukup untuk mencegah risiko kematian. Menurut pemimpin penelitian, Profesor Melody Ding, semakin realistis dalam pencapaian jumlah langkah maka semakin besar pengaruhnya bagi kesehatan. Melody memberikan contoh, 2000 langkah menjadi 4000 langkah secara bertahap lebih efisien dibandingkan 7500 langkah menjadi 10,000 langkah.

Studi-studi tersebut menunjukkan pada kita bahwa jumlah langkah berdampak pada kesehatan bila pencapaian jumlah langkah dilakukan bertahap dan rutin, tentu disertai dengan istirahat yang cukup serta asupan makanan yang baik. Mulai dengan langkah yang perlahan hingga langkah yang moderat, pas dengan kebutuhan tubuh kita. 

Kita bisa mencoba tiga hal, agar jalan kaki menjadi aktivitas yang menyenangkan:

  1. Tandai sesuatu di jalur jalan kaki kita sebagai “Mencari harta karun.” Kita bisa jadikan sesuatu tersebut sebagai batas aktivitas jalan kaki. Cara mencarinya tentu dengan googling.
  2. Beri judul aktivitas jalan kaki kita sebagai bentuk mengucap syukur. 10-15 menit berjalan kaki dan tandai beberapa hal di sekitar kita yang membuat kita bersyukur.
  3. Lakukan tantangan memilih jalan. Hal ini bisa kita lakukan dengan teman jalan kaki kita. Coba putuskan, jalur mana yang akan kita ambil saat bertemu dengan arah kiri, lurus, atau kanan. Tetapi, sebaiknya googling dulu peta jalur kaki kita. Jangan sampai tersasar.

Jadi, kuncinya bukan pada banyaknya langkah yang ditempuh tetapi pada mewujudkan niat untuk terus berjalan. Tetap fokus, bahwa dengan olahraga jalan kaki bisa menjaga tubuh kita sehat.

(BS/timKB)

Sumber Foto: The NYT

Loading next article...