Kulit Bundar

New Age of Sports Community

Mata Sehat Untuk Berolahraga


Saat kita melakukan aktivitas fisik, baik skala ringan atau berat, jarang memperhatikan kondisi mata. Patokan kita yang sederhana, saat mata tidak kelilipan, maka penglihatan dalam keadaan baik. Tetapi, kita patut berjaga akan kondisi mata agar tetap sehat. Apalagi saat ini, mata kita sering terpapar dengan gawai yang dipakai hampir seharian. Jerry Tsung, dokter mata, seperti dikutip dari Women’s Health UK, menjelaskan beberapa cara untuk menjaga mata tetap sehat, sehingga bisa menunjang aktivitas fisik kita berjalan baik.

Foto: AOA

Berikan waktu mata beristirahat saat makan siang

Rumus yang paling populer adalah 20-20-20, kita harus mengalihkan pandangan kita dari layer gawai setiap 20 menit, pada sesuatu dengan jarak 20 kaki (enam meter), selama 20 detik. Hal ini dilakukan untuk memulihkan mata dari kelelahan paparan terhadap gawai. Tetapi, jika rumus tersebut dianggap sulit untuk diterapkan, maka cobalah untuk menutup mata selama 10 menit, saat istirahat makan siang. Sambil mendengarkan musik yang menenangkan, akan menunjang hal tersebut. Mata akan merasa lelah saat digunakan terus menerus. Menutup mata untuk beristirahat sama seperti mengistirahatkan pikiran. Karena, ruang mata kita mirip dengan ruang kepala kita.

Berkeringat menjaga retina mata tetap sehat

Berolahraga mampu menjaga kesehatan mata. Berolahraga mampu mencegah penuaan sel yang merupakan awal bagi penuaan bagi mata, sebuah tanda yang bisa menyebabkan kehilangan penglihatan. Berolahraga bisa mencegah diabetes, yang merupakan perusak pembuluh darah yang menjadi bagian penunjang retina mata tetap sehat.

Jangan membawa gawai ke kamar tidur

Jauhkan gawai dari tempat tidur. Matikan suara notifikasi agar tidak menganggu siklus tidur bagi tubuh. Terjaga karena notifikasi pesan saat sudah di tempat tidur, akan berpengaruh buruk bagi mata, karena terus menerus menatap gawai. Hal tersebut akan mengacuhkan tubuh untuk beristirahat, padahal saat tidur adalah waktu yang baik bagi mata supaya kelembapannya tetap terjaga.

Cegah paparan cahaya ultraviolet (UV)

Pada saat di luar ruangan, cahaya UV berhubungan dengan hal-hal yang terkait dengan penuaan, seperti katarak dan penuaan pada mata, hal tersebut dapat bertambah buruk say memasuki usia 40an. Sedangkan, pada saat di dalam ruangan, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa kaca mata anti sinar biru pada gawai dibutuhkan dan mampu menolong mata lelah saat terus menerus melihat gawai. Kuncinya adalah, batasi pemakaian gawai.

Berikan nutrisi pada mata

Rangkaian Diet Mediterania mampu mencegah risiko penuaan mata hingga 41%. Diet Mediterania adalah jenis diet yang didominasi oleh sayur, biji-bijian, dan minyak zaitun. Diet tersebut dianggap mampu mencegah inflamasi yang berhubungan dengan infeksi pada tubuh dan bisa berkontribusi kepada penuaan mata. Mengkonsumsi alpukat saat sarapan dan makan siang bisa membantu kesehatan mata.

Basahi kelopak mata

Jangan lupakan kelopak mata. Kelopak mata mengandung minyak yang melumasi mata setiap saat. Setelah terpapar cahaya gawai, kelenjar pada mata akan memberikan reaksi pada bulu mata yang akan membuat berkedip. Jika ada air mata maka kondisi mata diuapi yang akan mencegah iritasi. Jika air mata tidak ada, coba taruh shampo bayi pada handuk, usap dengan lembut ke kelopak mata, dalam kondisi mata tertutup, basuh dengan air. Ini adalah salah satu cara untuk digital detox setelah seharian terpapar gawai.

(BS/timKB)

Sumber Foto: Irisvision