Mengenal Pusat Energi Dalam Tubuh Atau Sering Disebut Cakra (Bagian II)

Dayana Kristyka 19/11/2022 4 min read
Mengenal Pusat Energi Dalam Tubuh Atau Sering Disebut Cakra (Bagian II)

Cakra adalah pusat energi tubuh yang digunakan dalam berbagai teknik meditasi dan yoga. Cakra mendistribusikan aliran prana atau energi ke seluruh tubuh kita. Ada tujuh cakra yang ditempatkan di seluruh tubuh kita, mulai dari pangkal tulang belakang hingga ke ubun-ubun kepala.

Ketika kita mengalami penyumbatan atau ketidakseimbangan dalam cakra, maka pikiran, tubuh, dan jiwa akan terganggu. Penyeimbangan cakra adalah proses mengembalikan aliran energi atau prana yang harmonis dan seimbang ke seluruh tubuh.

Cakra Dasar (Muladhara)

Cakra dasar atau cakra akar (Muladhara) yang berarti penopang dasar dalam bahasa Sansekerta, terletak di dasar tulang belakang, meliputi sakrum, dasar panggul, dan tiga tulang belakang pertama. Cakra ini terkait dengan kelangsungan hidup (survival), stabilitas fisik, fondasi atau dasar hidup.

Atribut Cakra Akar

Warna : Merah

Elemen : Bumi

Fungsi : Grounding atau fondasi

Perkembangan : usia 0 hingga 2 tahun

Bagian tubuh : Pinggul, kaki, tulang, gigi, adrenal

Mengatur : Keselamatan dan keamanan fisik, perasaan aman di dalam tubuh, akar leluhur, DNA

Tanda-tanda cakra akar terganggu atau tersumbat : Masalah berat badan, sembelit, artritis degeneratif, ssteoporosis, kurangnya antusiasme dalam tujuan atau ambisi, ketidakamanan, kecemasan, dan ketakutan akan banyak hal.

Cakra Sakral (Svadhisthana)

Cakra sakral, atau disebut Svadhisthana, yang berarti manis dalam bahasa Sansekerta, terletak di perut bagian bawah (pertengahan antara pusar dan selangkangan). Pusat energi dari cakra ini terkait dengan seksualitas dan emosi.

Atribut Cakra Sakral

Warna : Oranye

Elemen: Air

Fungsi: Penciptaan, prokreasi

Perkembangan : usia 2 hingga 5 tahun

Bagian tubuh : Alat kelamin, rahim, ginjal, kandung kemih, sistem peredaran darah

Mengatur : Keinginan, kesenangan, seksualitas, kreativitas, emosi

Tanda-tanda cakra sakral yang tidak seimbang atau tersumbat : Masalah rahim atau organ reproduksi, kandung kemih atau ginjal, sakit pada pinggang bawah (low back pain), sifat lekas marah, seksualitas yang tertekan, kecemburuan, kurang inspirasi.

Cakra Solar Plexus (Manipura)

Cakra solar plexus, Manipura, berarti permata berkilau atau kota permata dalam bahasa Sanskerta, terletak di antara pusar dan diafragma dan dikaitkan dengan kekuatan pribadi (personal power).

Atribut Cakra Solar Plexus

Warna : Kuning

Elemen: Api

Fungsi : Kehendak, emosi, ketegasan

Perkembangan : usia 5 hingga 7 tahun

Bagian tubuh : Sistem pencernaan, pankreas, otot

Mengatur : Kekuatan pribadi (personal power), self esteem, emosi diri, kekuatan kehendak (will power)

Tanda-tanda cakra solar plexsus yang tidak seimbang atau tersumbat : Masalah pencernaan, kelemahan otot, diabetes, masalah hati, low self esteem, perfeksionis dan ego.

Foto : Vedic Feed

Cakra Jantung (Anahata)

Cakra jantung, Anahata, yang berarti tidak terluka dalam bahasa Sansekerta, terletak di tengah dada di sebelah jantung fisik dan dikaitkan dengan cinta.

Atribut Cakra Jantung

Warna : Hijau

Elemen : Udara

Fungsi : Kasih sayang, cinta

Perkembangan : usia 7 hingga 9 tahun

Bagian tubuh : Paru-paru, jantung, lengan, tangan

Mengatur : Mencintai dan dicintai, memberi dan menerima, kasih sayang

Tanda-tanda cakra jantung yang tidak seimbang : Asma, penyakit jantung atau penyakit paru-paru, tekanan darah tinggi, batas emosional yang buruk, takut akan penolakan (fear of rejection), sabotase diri (self sabotage).

Cakra Tenggorokan (Vishuddah)

Cakra tenggorokan, Vishuddah, yang berarti pemurnian dalam bahasa Sansekerta, terletak di tenggorokan dan berhubungan dengan komunikasi.

Atribut Cakra Tenggorokan

Warna : Biru

Elemen : Suara

Fungsi : Komunikasi, syukur

Perkembangan : usia 9 hingga 13 tahun

Bagian tubuh : Seluruh daerah tenggorokan, tiroid, leher, bahu

Mengatur : Mendengarkan dan didengarkan, ekspresi artistik yang halus, menciptakan realitas melalui kata-kata, menyuarakan kebutuhan diri

Tanda-tanda cakra tenggorokan tersumbat : Sakit tenggorokan, leher kaku, sering masuk angin, masalah tiroid, masalah pendengaran, takut untuk bicara, kebohongan yang berlebihan, inkonsistensi.

Cakra Mata Ketiga (Ajna)

Cakra mata ketiga, Ajna, yang berarti melihat dalam bahasa Sanskerta, terletak di antara alis sedikit di atas ketinggian mata dan dikaitkan dengan inspirasi, intuisi, penglihatan, dan pengetahuan diri.

Atribut Cakra Mata Ketiga

Warna : Nila/ungu

Elemen : Cahaya

Fungsi : Melihat, intuisi, kejelasan

Perkembangan : usia 14+ tahun

Bagian tubuh : Mata, kelenjar pineal, wajah

Mengatur : Wawasan, intuisi, pikiran

Tanda-tanda cakra mata ketiga tidak seimbang atau tersumbat : Sakit kepala/migrain, masalah mata, pusing, ketidakmampuan untuk fokus, kekecewaan, manipulasi.

Cakra Mahkota (Sahasrara)

Cakra mahkota, Sahasrara, yang berarti seribu kali lipat dalam bahasa Sansekerta, terletak di bagian paling atas kepala dan dikaitkan dengan kecerdasan, kebahagiaan, keterhubungan dengan dimensi yang lebih tinggi.

Atribut Cakra Mahkota

Warna : Violet

Elemen : Pikiran

Fungsi : Kebijaksanaan, informasi, kesadaran Ilahi

Perkembangan : Terbentuk melalui semua tahap kehidupan

Bagian tubuh : Pituitari, korteks serebral, sistem saraf pusat

Mengatur : Hubungan dengan semua kehidupan, kesadaran Ilahi, tujuan dan elemen getaran atau ranah kuantum getaran

Tanda-tanda chakra mahkota tersumbat : Ketidakseimbangan dan koordinasi yang buruk, frustrasi, merasa terasing, sikap masa bodo, ketidakmampuan untuk belajar, bingung dan depresi.

Mengenali efek fisik dan emosional dari cakra yang tersumbat adalah langkah pertama dalam memulihkan keseimbangan pada sistem cakra. Cakra yang tersumbat umumnya berhubungan dengan sensasi berat, macet atau tidak nyaman, termasuk kesemutan atau mati rasa dalam beberapa kasus. 

Dalam yoga atau meditasi, ada sesi dimana kita memindai (scan) tubuh dari kaki ke kepala (cakra pertama ke cakra ketujuh) dan kepala sampai ujung kaki (ketujuh ke pertama), memperhatikan apa pun yang terjadi. Rasa sakit atau ketidaknyamanan di area tertentu dari tubuh mungkin berkorelasi dengan energi hidup atau prana yang tidak mengalir atau berfungsi sebagaimana mestinya.

Setelah mengidentifikasi di mana ada rasa tidak nyaman, kita dapat mulai mengidentifikasi mengapa wilayah cakra itu membutuhkan perhatian dan apa yang mungkin membawa keseimbangan ke area tersebut.

Misalnya, jika pemindaian tubuh membawa kita ke cakra hati, perhatikan di mana dalam hidup mungkin ada ketidakseimbangan memberi dan menerima. Atau, jika fokus tertuju pada cakra tenggorokan, pikirkan semua cara kita berkomunikasi dengan orang lain menggunakan kata-kata kita. Jika kita sering mengalami sakit perut atau masalah pencernaan, cakra solar plexus mungkin meminta kita untuk melihat dinamika dalam hidup.

Menyadari pola-pola ini membuka pintu bagi kita untuk mengambil tindakan terhadap kesehatan kita, baik fisik juga mental, dan menemukan cara untuk mencintai serta memelihara diri sendiri. 

(DK-TimKB)

Sumber Foto : The HealthSite

Loading next article...