Hidup Berdamai Dengan Masa Lalu

Dayana Kristyka 12/09/2022 2 min read
Hidup Berdamai Dengan Masa Lalu

Semua kita pasti memiliki masa lalu, baik itu masa kecil ataupun masa-masa dimana kita pernah terpuruk. Masa-masa itu pasti memiliki kenangan tersendiri yang menjadi cerita pedih, malah bisa menjadi trauma berkepanjangan. Ketika kita melihat, merasa, mendengar sesuatu yang mengingatkan kita akan masa itu, emosi dan pikiran kita menjadi bergejolak. Ada suatu rasa yang bisa menyebabkan kita kembali sedih atau marah.

Hidup manusia tidak selalu mulus seperti jalan tol. Akan ada kerikil, air, dan batu besar yang mungkin menghadang. Masing-masing kita memiliki cerita berbeda tentang masa lalu. Dari cerita masa lalu, akhirnya berefek ke kehidupan kita sekarang, dan bisa membentuk karakter kita juga. Bagaimana kita memaknai kehidupan masa lalu kita?

Sebagian kita mungkin memilih untuk memaafkan keadaan itu, tapi hal yang sulit untuk melupakannya. Dan pada kenyataannya, ternyata kita tidak bisa memaafkan, hanya lari dari kenyataan atau mengalihkan perasaan dan pikiran dari masalah itu. Dengan kata lain, kita menimbun dan menekan jauh kenangan masa lalu ke dalam hati kita. Dan tanpa kita sadari, hal tersebut menimbulkan luka yang dalam. Jika kita sadar memperhatikan dengan jeli, hidup kita akan membentuk pola tertentu, membuat hidup kita terganggu dengan hal-hal yang hampir mirip dengan masalah di masa lalu kita. 

Foto : Her Way

Ketika hidup harus jalan terus, sementara kita masih menyimpan kenangan masalah masa lalu yang membuat kita sulit untuk maju, berdamailah dengan diri kita di masa lalu. Lakukan dengan kekuatan kehendak (will power), pejamkan mata, dan ijinkan diri kita untuk mengingatnya sekali lagi, rasakan lagi rasa pedihnya untuk terakhir kalinya, rasakan detak jantung yang bergejolak, napas yang mungkin menjadi tidak teratur. Lalu hembuskan semua rasa itu melalui napas, lakukanlah beberapa kali sampai terasa ringan. Haturkan permohonan maaf kepada orang-orang yang terlibat di dalamnya, ucapkan terima kasih kepada mereka karena telah memberikan pelajaran yang sangat berharga, katakanlah dengan cinta kasih. Lalu lihatlah diri kita di masa itu, peluklah dia dan katakanlah padanya bahwa semuanya baik-baik saja.

Berdamai dengan masa lalu akan terasa lebih mudah apabila kita melakukannya dengan cinta pada diri sendiri (self love). Jika kita memiliki cinta untuk diri kita sendiri, kita dapat lebih memaknai hidup yang kita jalani saat ini. Hidup adalah perjalanan, dan setiap kita memiliki perjalanan yang berbeda, jadi jalanilah hidup kita masing-masing dengan menjadikannya indah di setiap akhir cerita.

(DK-TimKB)

Sumber Foto : Her Way

Loading next article...