Kita pasti saat ini merasa sadar bahwa kita hidup, kita sehat, kita bisa melakukan segala aktivitas dengan baik. Pengertian tentang sadar, artinya kita tahu, kita merasa, kita mengerti dan waras. Karena kita mengalaminya setiap saat akhirnya kesadaran itu sendiri kurang kita sadari.
Menurut Wikipedia, kesadaran yang paling sederhana adalah perasaan akan keberadaan internal dan eksternal. Kesadaran juga diidentikkan dengan pikiran.
Mengapa kesadaran itu penting untuk kita pahami? Hidup berkesadaran sangat membantu kita dalam mengolah emosi dan kesehatan mental kita. Untuk mencapai kesadaran yang penuh, kita perlu belajar sadar apa yang kita rasakan dan kita serap. Menyadari semua perilaku, keadaan, perasaan, pikiran yang selalu ada di setiap momen.

Kesadaran penuh adalah titik waras yang akan kita capai, melalui cara menyadari semuanya berulang-ulang. Misalnya ketika kita belajar nyetir mobil, awalnya kita harus mempelajari setiap fungsi dari pedal, persneling, dan tombol-tombol. Lama-lama kita hafal karena kita mengulanginya. Akhirnya kita sadari bahwa kita bisa setir mobil.
Akan tetapi, kesadaran tersebut akhirnya menjadi “auto pilot” di otak kita, dan secara otomatis menjadi kembali tidak kita sadari. Tugas kita adalah menjaga supaya titik kesadaran tersebut menjadi tetap. Kita menjadi tetap ‘eling’ dan berkesadaran penuh di setiap momennya.
Berkesadaran memang butuh waktu panjang untuk menjalani prosesnya. Jika kita sudah berlatih untuk hidup berkesadaran, banyak manfaat yang kita dapatkan. Kita bisa mengolah emosi dengan baik, menata pikiran, mengubah cara berpikir dan mental, lebih damai dan bahagia, serta tentu saja lebih sehat.
(DK-TimKB)
Sumber Foto : Knowles Training